Rasa Yang Sama, Di Orang Yang Beda

Rasa Yang Sama, Di Orang Yang Beda
Sandra Menemui Carla


__ADS_3

Beberapa semprotan parfum menjadi bagian terakhir dari dari penampilan seorang Sandra. Beberapa semprotan di rasa cukup bagi Sandra untuk membuat dirinya harum seharian. Sandra terlihat begitu buru-buru saat akan keluar dari dalam kamar hotelnya. Hingga Sandra pun tidak sadar, jika dia telah melewatkan satu bagian penting lainnya.


Bagian itu adalah dompet kecil Sandra yang akan di gunakan oleh Sandra untuk membawa uang serta kartu atm-nya. Tentu dengan dompet itu Sandra akan mudah dalam melakukan transaksi pembayaran. Beda jika Sandra tidak membawa dompet sama sekali. Mungkin saja Sandra akan merasa kebingungan untuk membayar semua ongkos maupun biaya makan yang akan di belinya.


Sandra yang tidak menyadari dompetnya ketinggalan di dalam kamar hotel. Dengan wajah sumringah mulai meninggalkan kamar hotelnya. Dia bertemu dengan Ishaq yang baru saja mengambil makan siangnya. Ishaq sebenarnya mengajak Sandra makan bersama dengan dirinya. Namun Sandra yang sudah di tunggu oleh Carla, menolak tawaran dari Ishaq tersebut. Sandra pun segera pergi meninggalkan Ishaq.


Ishaq senang dengan penolakan dari seorang Sandra. Dia berpikir mungkin Sandra sudah tidak lagi tertarik pada seorang Ishaq. Sehingga dia begitu kaget saat Sandra menolak ajakan dari seorang Ishaq untuk makan bersama di dalam kamarnya.


Sandra pun bersiap untuk datang ke tempat yang akan di jadikan lokasi pertemuan dirinya dengan seorang Carla. Dia terlihat sudah sabar untuk mengatakan jika Ishaq adalah orang yang di jodohkan dengan dirinya. Sehingga Sandra meminta seorang Carla untuk menjauhi seorang Ishaq.


Sepanjang perjalanan menuju kafe itu, Sandra benar-benar menahan emosi untuk tidak memaki seorang Carla. Sandra sendiri memiliki sikap yang kurang baik. Dia suka dengan keributan, mungkin saja pertemuan dengan Carla akan menjadi pertengkaran yang cukup sengit dengan seorang Sandra. Mengingat ada sosok Ishaq yang di akan menjadi pria yang di ributkan oleh keduanya.


Sandra akhirnya tiba di tempat pertemuan itu. Dia mulai merogoh tas yang di bawanya. Mungkin Carla menaruh dompet itu di tas tersebut. Hingga dia bisa langsung membayar ongkos taksi yang di pesan oleh dirinya.


Namun dompet Sandra yang tertinggal di kamar hotel. Tentu tidak bisa di temukan di dalam tas yang di bawa oleh dirinya. Sandra sontak panik berat dengan apa yang terjadi pada dirinya. Dia pun tak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada dirinya. Ini akan menjadi hari yang buruk saat dia melupakan dompet tersebut.


Untuk membuat semuanya terlihat baik-baik saja. Carla meminta pada sopir taksi tersebut untuk memutar balik lagi. Dia akan kembali ke kamar hotelnya. Sempat di tolak oleh sopir taksi itu, namun dengan sedikit rayuan dari seorang Sandra. Akhirnya sopir taksi itu pun bersedia untuk memutar balik arah mobilnya menuju hotel.

__ADS_1


Namun Sandra khawatir Carla akan pergi dari kafe tersebut. Mengingat dia terlalu lama menunggu Sandra yang tak kunjung datang menemuinya. Sandra takut hal itu akan terjadi. Hingga pertemuan yang sudah di rencanakan itu pun akhirnya akan batal terlaksana.


Begitu sudah tiba di depan hotelnya. Sandra mulai berlari menuju kamar hotelnya. Dia terlihat panik, sebab bisa saja Carla pergi meninggalkan seorang Sandra. Mengingat Sandra yang tak kunjung datang ke kafe tersebut. Dia pun mungkin saja akan pergi meninggalkan seorang Sandra sendirian di dalam kafe.


Sandra menaiki lift hotel menuju kamarnya. Begitu lift hotel sudah menuju tempat kamarnya. Dengan segera Sandra bergegas menuju kamar hotelnya. Namun saat Sandra akan masuk ke dalam kamarnya. Ishaq langsung menahan lengannya. Wajah Ishaq terlihat begitu marah dengan apa yang ada pada Sandra. Sandra pun di buat bingung dengan sikap aneh yang di tunjukkan oleh Ishaq pada dirinya.


"Mengapa kamu menatap aku seperti itu?" tanya Sandra dengan wajah bingung.


"Harusnya aku yang bertanya pada kamu. Mengapa kamu mengajak Carla bertemu dengan aku di kafe. Padahal aku tidak pernah mengirimkan pesan itu. Sekarang dia sedang menunggu aku di kafe." ujar Ishaq dengan wajah kesalnya.


Ishaq menarik tangan Sandra. Dia berniat untuk memberitahu yang sebenarnya pada seorang Carla. Sandra mencoba melepaskan tangan Ishaq dari tangannya. Namun kuatnya genggaman tangan Ishaq, tak mampu Sandra bendung. Hingga dia pun harus ikut dengan Ishaq menuju kafe tersebut.


Mengendarai sebuah mobil yang di sewanya. Ishaq terus menunjukkan ekspresi wajah marah pada seorang Sandra. Bagaimana tidak, Sandra secara diam-diam menggunakan handphone milik Ishaq untuk menghubungi seorang Sandra. Padahal apa yang di lakukan oleh Sandra adalah tindakan yang sangat tidak baik. Sandra mengambil handphone Ishaq secara diam-diam, padahal itu tindakan yang tidak sopan sama sekali. Tapi Sandra melakukan itu atas dasar penasaran dengan sosok Carla.


Semua alasan dari Sandra tidak tidak di terima oleh seorang Ishaq. Dia tetap meminta Sandra untuk bertemu dengan Carla. Ishaq ingin Sandra menjelaskan semua dari maksud dirinya mengajak seorang Carla bertemu di sebuah kafe atas nama Ishaq.


Tiba di dalam kafe, Ishaq langsung mencari keberadaan dari seorang Carla. Begitu dia menemukan tempat Carla duduk, dengan begitu kasarnya. Ishaq langsung menarik tangan Sandra menuju tempat duduk seorang Carla.

__ADS_1


Carla terkejut dengan kedatangan dari Ishaq dan Sandra. Apalagi ada sosok Sandra yang terlihat asing bagi seorang Carla. Dia pun mulai mempertanyakan keberadaan dari seorang Sandra pada Ishaq. Siapa perempuan yang terlihat begitu malu-malu tersebut.


Ishaq meminta Sandra menjelaskan semuanya. Namun Sandra yang terlihat begitu malu-malu, terlihat tak mampu mengatakan sepatah kata pun. Dia masih cukup malu untuk mengatakan yang sebenarnya terjadi. Hingga Ishaq pun akhirnya yang menjelaskan semuanya pada seorang Carla.


"Jadi sebenarnya yang meminta kamu untuk bertemu di hari ini adalah Sandra. Dia datang ke kamar hotel aku, kemudian dia mengambil handphone. Terus mengirim pesan untuk pertemuan ini. Maafkan aku Carla." ujar Ishaq dengan begitu tegasnya.


Carla terkejut dengan pengakuan dari seorang Ishaq. Dia tak mengerti dengan maksud dari seorang Sandra. Apa yang sebenarnya di inginkan oleh Sandra, sehingga dia melakukan aksi tersebut. Padahal Carla dan Sandra sama sekali tidak mengenal satu sama lain.


Dengan pandangan yang terus mengarah ke arah bawah, Sandra menjelaskan semuanya pada seorang Carla. Dirinya begitu penasaran dengan sosok Carla yang tiba-tiba begitu dekat dengan seorang Ishaq. Hingga Sandra ingin tahu akan sosok Carla yang menurutnya sama sekali tidak layak untuk dekat dengan seorang Ishaq.


Sontak Ishaq merasa apa yang di katakan oleh seorang Sandra adalah kesalahan besar. Dia mengatakan jika Carla tidak layak dekat dengan seorang Ishaq. Padahal Ishaq sendiri tidak merasakan hal yang sama dengan seorang Sandra. Sehingga Ishaq merasa Carla seperti seorang yang sedang mabuk berat. Bahaya bagi seorang Ishaq jika membiarkan seorang Sandra untuk ada di dekat dirinya. Bisa saja Sandra akan membuat lingkup pertemanan dari seorang Ishaq mengecil dengan sendirinya.


Carla mencoba meredam amarah Ishaq. Dia mengelus dada Ishaq dengan begitu lembutnya. Ishaq teringat momen yang sama dengan apa yang di lakukan oleh Arin saat membuat Ishaq tenang. Dia mengelus dada Ishaq dengan begitu lembut. Sebelum mengatakan banyak hal kebaikan pada seorang Ishaq. Itu benar-benar hampir sama dengan apa yang di lakukan oleh Arin.


Sentuhan lembut yang di berikan oleh seorang Carla. Perlahan membuat seorang Ishaq bisa tenang. Dia menatap wajah Carla yang terlihat memiliki senyuman yang sama dengan Karin. Carla seperti photo copy dari seorang Karin. Bagai pinang di belah dua. Keduanya memiliki senyum serta tindakan yang sangat mirip. Itu yang buat seorang Ishaq merasa sosok Carla mampu menggantikan sosok seorang Arin.


Ishaq bisa tenang dengan apa yang di lakukan oleh Carla. Dia menatap wajah Carla dengan wajah yang lebih santai. Carla seolah ingin mengatakan, jik dirinya begitu bahagia dengan apa yang terjadi. Kini Ishaq sudah bisa sedikit tenang dengan apa yang terjadi di hari ini. Ishaq harus lebih tenang untuk membuat dirinya semakin terlihat baik lagi.

__ADS_1


__ADS_2