Rasa Yang Sama, Di Orang Yang Beda

Rasa Yang Sama, Di Orang Yang Beda
Jordan Bertemu Dengan Carla


__ADS_3

Jordan adalah salah satu orang yang di tugaskan oleh Fira untuk menjadi bagian dari tim yang akan bertugas untuk pembuatan beberapa album photo serta video dari seorang Carla. Jordan yang ahli dalam melakukan photography, di tugaskan oleh Fira untuk menjadi photographer pribadi seorang Carla. Keputusan dari Fira ini tidak di ketahui oleh seorang Carla, sehingga dia tidak tahu Jordan akan menjadi photographer dari seorang Carla.


Carla yang mendapat pesan dari Fira untuk bertemu dengan seorang photographer, langsung di sanggupi Carla. Carla yang berpikir photographer itu bukanlah seorang Jordan. Sebab itu Carla begitu antusias untuk bertemu dengan photographer yang akan memotret setiap kemolekan dari tubuh seorang Carla. Ini akan menjadi bagian yang cukup penting dalam hidup Carla. Berdiskusi dengan seorang photographer adalah bagian penting ketika menginginkan sebuah hasil jepretan kamera yang indah serta memiliki suasana yang menarik.


Sebuah kafe di pilih oleh Jordan. Carla membalas penuh antusias setiap pesan yang di kirim oleh Jordan. Dia pun begitu senang dengan sikap santun yang di tunjukkan oleh Jordan dalam pesan tersebut. Hingga Carla tidak pernah menyangka orang santun yang dia puji adalah seorang Jordan yang merupakan pria yang menggoda dirinya tempo hari yang lalu itu.


Carla sudah begitu cantik untuk menemui Jordan. Dia mengenakan sebuah kaos yang di balut dengan sebuah rok mini. Sepatu hak tinggi juga di kenakan oleh Carla. Dia semakin terlihat begitu cantik. Seorang Jordan tentu akan menyukai penampilan Carla yang begitu cantik tersebut. Mungkin saja Carla akan menjadi santapan manis dari seorang Jordan yang di kenal sebagai seorang pria yang genit. Dia adalah sosok pria mata keranjang. Jordan kerap menggoda perempuan cantik yang dia temui. Apalagi sosok Carla yang cantik dan mempesona, sudah pasti akan menjadi santapan manis seorang Jordan.


Carla pun tiba di kafe itu lebih dulu. Dia sudah di pesankan sebuah meja khusus. Sehingga Carla tidak harus mencari meja yang cocok untuk melakukan banyak obrolan dengan seorang Jordan.


Tak berselang lama, Jordan yang di tunggu datang. Sontak Carla yang merasa terkejut dengan kedatangan seorang Jordan, langsung terlihat begitu kesal dengan sosok pria plontos tersebut. Carla meminta Jordan untuk pergi dari hadapannya. Dia benar-benar tak nyaman dengan keberadaan dari Jordan tersebut. Sehingga Carla meminta Jordan untuk segera pergi.

__ADS_1


Bukannya pergi, Jordan justru malah duduk di hadapan seorang Carla. Dia meminta Carla untuk tenang, tidak harus marah dengan kedatangan dari dirinya. Lagi pula Jordan pun tidak ingin berbuat jahat pada seorang Carla. Dia hanya ingin mengobrol perihal photographer saja.


Begitu Jordan mengatakan jika dirinya akan menjadi photographer seorang Carla. Sontak Carla terkejut dengan pengakuan dari seorang Jordan. Dia kaget, mengapa Jordan yang akan menjadi photographer baginya.


Sebagai bentuk protes pada seorang Fira. Carla langsung menelpon seorang Fira, dia mengatakan jika dirinya tidak senang dengan keberadaan dari seorang Jordan yang terkenal genit. Carla meminta Fira untuk mengganti sosok photographer yang akan memotret molek tubuh Carla dengan lensa kamera. Mungkin saja orang itu akan jauh lebih mengenal seorang Carla. Tapi bukan seorang Jordan yang terkenal sebagai seorang pria mata keranjang.


Fira ingin menghemat pengeluaran, tentu tidak ingin mengganti photographer yang hendak dia pilih. Bagi seorang Fira, keberadaan dari Jordan sangat membantunya. Sebab photo yang di d hasilkan oleh Jordan sangat baik. Itu yang buat Fira begitu suka dengan hasil dari jepretan kamera seorang Jordan.


Jordan pun mulai menunjukkan sikap kurang sopan dari dirinya pada seorang Carla. Dia menatap Carla dengan tatapan penuh syahwat. Dengan cara mengigit bagian bawah bibirnya, Jordan terlihat begitu bernafsu untuk menatap Carla.


Namun Jordan yang merupakan pria hidung belang, tak memperdulikan sama sekali perasaan dari Fita. Dia justru sangat bersyukur bisa bertemu dengan Carla di Belanda. Dia bisa bebas dari seorang Fita yang selama ini selalu mengikuti dirinya. Itu yang buat seorang Jordan merasa kurang nyaman.

__ADS_1


Jordan terus merayu seorang Carla. Tangan nakal seorang Jordan berusaha menyentuh tangan Nania yang tergeletak di atas meja. Dia begitu bernafsu untuk bisa menyentuh tangan Nania yang begitu lembut.


Carla yang menyadari tangan Jordan yang hendak menyentuh tangannya. Seketika langsung menarik tangannya yang tergeletak di atas meja. Carla terlihat begitu benci dengan apa yang di lakukan oleh Jordan. Dia terus mengambil kesempatan untuk mendekati seorang Nania. Padahal pertemuan itu seharusnya menjadi pertemuan antara Jordan dan Carla dalam membahas perihal photo shot yang akan di lakukan oleh Carla. Namun Jordan justru melakukan tindakan yang lain. Dia justru tertarik untuk melakukan tindakan yang kotor terhadap Carla.


"Aku pikir aku akan pergi, jika kamu terus menggoda seperti itu. Aku kurang nyaman dengan apa yang kamu lakukan." ujar Carla dengan tegasnya.


"Maafkan aku Carla. Tapi aku sangat mengagumi kecantikan kamu. Kamu seperti setangkai mawar yang indah. Itu cukup menggambarkan kamu yang begitu sempurna." balas Jordan dengan wajah mesumnya.


Carla yang sudah tidak tahan dengan ucapan dari seorang Jordan yang semakin tidak nyambung. Akhirnya Carla pun bersiap untuk pergi meninggalkan seorang Jordan. Dia rasa pertemuan ini sama sekali tidak memiliki manfaat. Ini justru menjadi ajang bagi seorang Jordan untuk merayu seorang Carla yang begitu di kagumi oleh Jordan.


Jordan yang sadar akan Carla yang hendak pergi dari hadapannya. Seketika menyiapkan strategi yang cukup baik. Dia langsung mengancam Carla. Mungkin Carla akan di kenakan penalti oleh Fita, sebab Carla menolak untuk melakukan briefing bersama dengan Jordan. Padahal briefing tentu penting bagi seorang Carla.

__ADS_1


Ancaman dari seorang Jordan, seketika membuat nyali dari Carla menciut. Dia pun akhirnya menuruti permintaan dari seorang Jordan untuk tetap bersama dengan dirinya. Mungkin Carla akan menghabiskan sedikit waktunya lagi untuk bisa bertemu dengan Jordan. Sehingga dia tidak akan mendapatkan penalti seperti ancaman dari seorang Jordan.


Carla pun tetap berada di meja makan. Dia tetap menjadi objek fantasi liar seorang Jordan. Walaupun Carla sama sekali tidak nyaman dengan tatapan liar seorang Jordan yang begitu kurang sopan terhadap dirinya.


__ADS_2