
Melihat sosok perempuan yang berada di samping seorang Ishaq. Sandra masih cukup penasaran dengan sosok perempuan itu. Dia tak sabar untuk bertanya secara langsung perihal sosok perempuan yang ada di samping seorang Ishaq. Mungkin dengan bertanya pada seorang Ishaq, dia akan tahu sosok perempuan tersebut.
Sandra pun langsung menunggu kepulangan dari seorang Ishaq di depan kamar hotel Ishaq. Ini akan akan menjadi momen yang tepat bagi seorang Sandra untuk tahu yang sebenarnya dari sosok perempuan itu. Dia penasaran dengan perempuan yang terlihat begitu akrab dengan Ishaq. Sandra tidak ingin perempuan itu bisa merebut hati seorang Ishaq lebih dulu. Tentu ini akan menjadi sebuah ujian baru bagi seorang Sandra, jika ada sosok perempuan lain yang mencoba mendekati seorang Ishaq.
Sandra sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Ishaq. Mungkin dia akan melakukan sedikit interogasi pada seorang Ishaq. Sandra harus tahu sosok perempuan itu. Dia tidak boleh melewatkan untuk tahu lebih lanjut perihal perempuan yang bersama Ishaq di mobil.
Sandra terlihat mulai bosan dengan apa yang terjadi. Hampir setengah jam menunggu kepulangan dari seorang Ishaq, namun Sandra tak kunjung bertemu dengan Ishaq. Hingga Sandra sempat berpikir Ishaq tidak akan datang ke hotel tersebut. Mengingat Ishaq yang kunjung datang untuk kembali ke hotel.
Sandra semakin jenuh, saat jam berputar dengan begitu cepatnya. Namun Ishaq yang di tunggu tak urung menampakkan batang hidungnya sama sekali di hadapan seorang Sandra. Itu yang membuat Sandra merasa begitu kesal dengan Ishaq yang tak kunjung datang untuk menemui dirinya.
Sandra terlihat semakin bosan. Dia mondar mandir di depan kamar hotel Ishaq yang terkunci dengan begitu rapatnya. Mungkin jika pintu kamar hotel Ishaq tidak terkunci, Sandra bisa masuk ke dalam kamar Ishaq . Sehingga untuk membunuh rasa bosannya tersebut, Sandra bisa sambil rebahan di atas kasur Ishaq. Namun Sandra terpaksa harus menunggu di luar kamar hotel seorang Ishaq.
__ADS_1
Sandra yang sedari tadi mondar-mandir di depan kamar Ishaq. Akhirnya dia pun di tegur oleh seorang petugas hotel. Mereka yang melihat keberadaan dari Sandra di CCTV hotel. Langsung datang untuk bertanya perihal maksud dan tujuan seorang Sandra yang berada di depan kamar seorang Ishaq.
Dua orang petugas hotel langsung melakukan interogasi terhadap Sandra. Keduanya begitu penasaran dengan apa yang sebenarnya terjadi pada seorang Sandra. Ini menjadi hal yang cukup aneh, Sandra berada di depan kamar hotel pengunjung lain selama beberapa jam terakhir.
"Selamat sore. Boleh saya tahu, apa keperluan anda berada di depan kamar hotel pengunjung lain?" tanya petugas hotel dengan wajah penasaran.
Sandra terkejut dengan pertanyaan dari petugas hotel tersebut. Dia yang merasa tindakan dari seorang Sandra yang biasa saja. Tidak harus mendapatkan interogasi seperti itu. Ini adalah bagian dari tak terduga dari apa yang di lakukan oleh seorang Sandra. Dia tak menduga jika Sandra akan mendapatkan perlakuan seperti itu dari petugas hotel.
"Untuk apa kalian bertanya seperti itu. Saya pun pengunjung di hotel ini. Jadi saya berhak untuk berada di sini." jawab Sandra dengan wajah sinisnya.
"Ini kamar hotel pacar saya. Saya sedang menunggu dia di sini. Jadi apa salahnya saya menunggu dia depan kamar hotelnya!" Sandra dengan begitu tegasnya.
__ADS_1
Dua orang petugas itu sempat tidak mempercayai apa yang di sebutkan oleh Sandra. Hingga keduanya meminta sebuah bukti pada seorang Sandra. Bukti ini mungkin akan menjadi hal yang kuat untuk Sandra membuktikan ucapannya adalah suatu hal yang benar. Dia tidak berbohong atas apa yang telah dia ucapkan.
Merasa tertantang dengan apa yang di tanyakan oleh kedua petugas tersebut. Sandra pun langsung memperlihatkan dua tiket yang di miliki oleh dirinya dan Ishaq. Beberapa bukti lainnya juga Sandra perlihatkan. Sehingga bukti itu cukup untuk membungkam dua petugas yang begitu masih kurang percaya dengan apa yang di sampaikan oleh seorang Sandra.
Melihat bukti yang Sandra perlihatkan. Kedua petugas hotel itu akhirnya percaya pada Sandra. Tidak ada lagi pertanyaan terhadap Sandra. Dia percaya dengan apa yang Sandra sampaikan. Dia tidak berbohong, Sandra memang salah satu penghuni hotel tersebut. Begitu juga dengan kamar Ishaq, yang Sandra akui sebagai pasangannya.
Dua petugas itu langsung meminta maaf pada Sandra. Namun Sandra merasa apa yang di lakukan oleh dua petugas itu sebagai tindakan yang tidak baik. Hingga Sandra pun mengancam akan melaporkan kedua petugas hotel tersebut pada pihak manajemen hotel.
Kedua petugas hotel itu cukup ketakutan dengan apa yang di sampaikan oleh seorang Sandra. Keduanya tidak ingi kejadian ini di ketahui oleh pihak manajemen. Hingga kedua petugas itu memohon dengan sangat, Sandra tidak akan melaporkan keduanya pada manajemen hotel. Mengingat Sandra adalah salah satu pengunjung hotel yang memesan kamar mewah.
Melihat rasa takut dari kedua petugas yang melakukan interogasi terhadap dirinya. Ini menjadi kesempatan yang baik bagi seorang Sandra untuk membuat keuntungan ada di tangannya. Namun Sandra masih bingung, apa yang harus dia lakukan untuk membuat dirinya untung dengan peristiwa yang ada. Dia harus mencari cara untuk membuat dirinya di untungkan dengan apa yang ada.
__ADS_1
Akhirnya Sandra pun memilih untuk meminta kunci lain dari kamar seorang Ishaq. Itu pun jika kedua petugas itu tidak ingin Sandra melaporkan kedua petugas itu ke pihak manajemen. Jika tidak, Sandra sudah pasti akan membawa kejadian memalukan ini pada pihak manajemen hotel. Sudah di pastikan keduanya akan mendapatkan hukuman atas apa yang telah di lakukan terhadap Sandra.
Akhirnya keduanya menuruti perintah dari seorang Sandra. Keduanya langsung kembali ke ruangan kerja mereka. Tujuannya tentu untuk mengambil kunci dari kamar Ishaq. Kunci lain yang bisa di masuki ke kamar Ishaq. Sandra terlihat begitu bahagia saat kedua petugas itu memenuhi keinginan dari dirinya. Dia berjanji tidak akan melaporkan apa yang telah terjadi tersebut.