
Ishaq sengaja datang untuk mengantar seorang Carla menuju ke tempat pemotretan. Ini adalah janji Ishaq di malam kemarin. Hingga Ishaq harus bisa mengantar seorang Carla menuju ke tempat pemotretan yang akan berlangsung di depan stadion di kota Amsterdam.
Carla sudah tampil cantik dengan sebuah dress pendek selututnya. Dia hanya tinggal menunggu kedatangan dari seorang Ishaq yang berjanji untuk datang menjemput dirinya. Carla pun tak sabar untuk menunggu Ishaq datang ke rumah neneknya tersebut.
Suara klakson mobil Ishaq sudah terdengar. Itu artinya Ishaq sudah berada di depan rumah neneknya. Carla pun sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan seorang Ishaq. Mungkin ini akan menjadi pertemuan ke sekian kalinya. Namun Carla tetap merasa pertemuan ini menjadi pertemuan yang cukup menyenangkan bagi dirinya. Hingga Carla sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan seorang Ishaq.
Ishaq sendiri juga begitu menantikan pertemuan dengan seorang Carla. Dia mungkin sedang jatuh cinta pada seorang Carla. Ada banyak hal yang membuat Ishaq begitu mengagumi sosok Carla. Hingga Ishaq tak ragu untuk memuji seorang Carla yang menurut Ishaq begitu cantik.
__ADS_1
Ishaq pun terlihat begitu tak sabar untuk bertemu dengan Carla. Dia tak henti merapikan rambutnya. Mungkin dengan posisi rambut yang baik. Ishaq bisa terlihat lebih sempurna lagi di mata seorang Carla. Itu yang coba di tunjukkan oleh seorang Ishaq pada seorang Carla.
Ishaq terlihat malu-malu saat Carla tanpa sengaja melihat dirinya yang begitu genit di depan kaca spion. Ishaq tak henti merapikan rambutnya yang sedikit basah tersebut. Hingga dia harus membuat rambutnya itu menjadi lebih baik lagi. Apalagi rambut Ishaq tidak menggunakan minyak rambut. Hingga Ishaq tidak bisa menata sebaik mungkin rambutnya tersebut.
"Aku pikir kamu masih di dalam, makanya aku sedang merapikan terlebih dahulu rambutku." ujar Ishaq malu-malu.
Carla yang tampil dengan begitu cantiknya. Terlihat begitu mempesona seorang Ishaq. Hingga Ishaq pun terlihat begitu mengagumi penampilan dari seorang Carla yang tampil luar biasa.
__ADS_1
"Apa aku tidak salah mendarat di hari ini?" tanya Ishaq.
"Maksud?"
"Yakinkan aku, jika aku masih di bumi. Soalnya aku bertemu dengan seorang bidadari cantik di hari ini." ujar Ishaq.
Carla hanya membalas dengan sebuah senyuman manis. Ini menjadi sebuah senyuman yang penuh arti bagi seorang Ishaq. Dia melihat bagaimana Ishaq bisa terlihat begitu bersemangat untuk mengantar dirinya. Itu yang membuat Carla melihat ada sisi lain dari seorang Ishaq. Carla melihat Ishaq begitu baik. Hingga Carla mulai merasa ada sedikit rasa nyaman saat berada di samping seorang Ishaq. Carla berharap itu akan terus terjadi. Dia akan terus merasa nyaman berada di samping seorang Ishaq. Hingga Carla akan semakin bisa lebih baik lagi dalam menyusun hari-harinya.
__ADS_1
Hal yang sama di rasakan oleh seorang Ishaq. Dia mulai berpikir untuk lebih baik lagi. Ishaq mulai merasakan sesuatu yang beda, jauh di banding seorang Sandra yang sama sekali tidak memiliki kesamaan dengan sosok Arin. Padahal Ishaq mencari sosok perempuan pengganti Arin. Hingga orang itu harus tak jauh beda dari seorang Arin.