
Mendapatkan saran yang baik dari Amel, Carla pun akhirnya menerima tawaran dari seorang Fita untuk melakukan syuting iklan produk perusahaan miliknya. Dengan pakaian yang santai nan elegan, Carla begitu terlihat cantik. Sehingga banyak staf di kantor Fita yang tertarik pada kecantikan seorang Carla.
Salah seorang yang tertarik pada Carla adalah pacar Fita itu sendiri. Dia begitu mengagumi kecantikan Carla saat bertemu dengan Carla di lobi kantor. Carla yang mencari ruangan Fita, bertanya pada pacar bernama Jordan itu. Bukannya segera mengantar Carla ke ruangan Fita. Jordan justru malah mengajak Carla berkenalan.
Jordan menghampiri Carla yang terlihat bingung mencari ruang kerja Fita. Hingga Jordan yang melintas di lobi, langsung mendatangi Carla yang terlihat masih cukup bingung tersebut.
"Hai." sapa Jordan mengejutkan Carla.
"Hai." jawab Carla dengan begitu terkejutnya.
"Kamu mencari apa?" tanya Jordan.
"Aku sedang mencari ruang kerja Fita Andriani. Apakah kamu tahu ruang kerja dia?"
Jordan tidak langsung menjawab pertanyaan dari Carla. Dia justru memperhatikan Carla dengan begitu seksama. Hingga Carla sempat tidak nyaman dengan apa yang di lakukan oleh Jordan pada dirinya. Carla pun terlihat begitu kurang nyaman dengan tatapan dari Jordan. Carla merapikan bagian tubuhnya yang tidak sepenuhnya tertutup oleh bajunya tersebut. Melihat ekspresi Jordan yang begitu bernafsu melihat dirinya.
__ADS_1
"Kamu mau ngapain cari dia. Kenapa kamu tidak cari aku saja." ucap Jordan menggoda Carla.
"Anda bisa lebih sopan pada saya. Jujur saja saya kurang nyaman dengan sikap anda yang seperti ini. Apakah anda tida bisa lebih sopan lagi?" pinta Carla dengan tegasnya.
Jordan pun tertawa dengan semua ucapan dari Carla tersebut. Jordan menganggap semua perempuan bisa dia beli. Sehingga Carla tidak harus menolak ajakan dari Jordan tersebut. Carla tidak minta Jordan untuk tidak pura-pura menolak ajakan dari Jordan. sebab bagi Jordan, perempuan seperti Carla hampir sama. Mereka bisa di beli dengan uang, sebab uang bisa merendahkan harga diri mereka.
Pemikiran kotor dari Jordan langsung di tepia oleh Carla. Dia meminta Jordan untuk tidak menyamakan semua perempuan sama dengan beberapa perempuan lainnya. Tidak semua perempuan melakukan hal yang sama seperti yang ada di pikiran kotor seorang Jordan. Carla mengingatkan akan sosok perempuan yang lebih mulia di banding pria.
Pertengkaran yang tiada ujung antara Carla dengan Jordan, akhirnya segera berakhir. Fita datang ke lobi, setelah mendapat informasi dari salah satu stafnya akan kedatangan dari Carla. Jordan yang sedari awal memiliki pandangan kotor pada Carla. Terlihat cupu saat Fita datang menghampiri dirinya. Dia pun sangat tidak berdaya dengan kedatangan dari Fita tersebut.
Fita lantas memperkenalkan Jordan pada Carla. Jordan adalah pacar Fita, dia begitu mencintai seorang Jordan. Sehingga Fita ingin segera menikah dengan Jordan yang menurut Fita adalah sosok pria idaman.
Carla yang tahu betul sifat asli seorang Jordan. Merasa apa yang di pilih oleh Fita adalah kesalahan yang cukup besar. Dia menerima seorang pria yang tidak memiliki etika sama sekali. Sehingga Fita dalam ancaman besar, jika menikah dengan seorang Jordan.
Tapi itu bukan urusan dari seorang Carla, terpenting hari ini Carla bisa menyampaikan dengan pasti tujuan dirinya datang ke kantor seorang Fita. Tujuan Carla tentu untuk menyetujui permintaan Fita untuk menjadi bintang iklan pada produk kosmetik terbarunya. Carla mengaku antusias untuk menjalani proses syuting yang akan berlangsung di Belanda tersebut. Tepatnya di kota Amsterdam.
__ADS_1
Fita terlihat begitu senang saat mengetahui Carla menerima permintaan dari dirinya. Fita pun langsung mengajak Carla menuju ruang kerjanya. Sebelum pergi menuju ruang kerjanya, Fita menyempatkan diri untuk menggoda pacar genitnya tersebut. Tak kalah genit dari Jordan, Fita pun menunjukkan sikap layaknya seorang perempuan birahi. Dia begitu antusias untuk memegang tangan seorang Jordan. Bahkan mengecup kening seorang Jordan pun di lakukan oleh Fita dengan begitu genitnya. Carla rasa, Fita dan Jordan memang berjodoh, keduanya sama-sama penuh birahi. Jadi keduanya cocok menjadi sepasang kekasih.
Tiba di dalam ruang kerjanya, Fita langsung mempersilakan Carla untuk di duduk di hadapannya. Carla pun mendapat berbagai pertanyaan dari seorang Fita. Pertanyaan yang di lontarkan oleh Fita, tentunya adalah pertanyaan seputar rencana dari Carla yang akan menjadi bintang iklan dari produk miliknya. Sehingga Carla dengan penuh percaya diri menjawab setiap pertanyaan yang di sampaikan oleh seorang Fita para dirinya.
Carla pun menjelaskan alasan di balik dirinya yang menerima tawaran dari Fita tersebut. Ada keluarga seorang Carla di sana, begitu juga dengan alasan personal yang tentunya tidak bisa Carla jelaskan secara panjang lebar. Carla hanya mengatakan jika dirinya begitu bahagia bisa mendapatkan tawaran dari Fita untuk menjadi bintang iklan produknya.
Di depan pintu ruang kerja Fita, Jordan mendengarkan setiap obrolan yang terjadi antara Carla dan Fita. Jordan yang tertarik pada Carla, mulai memikirkan sebuah rencana yang bisa di gunakan oleh Jordan untuk mendekati Carla. Dia begitu bahagia saat mengetahui Carla akan pergi ke Belanda untuk menjadi bintang iklan produk dari Fita. Sehingga Jordan memiliki kesempatan untuk bisa berdekatan dengan Carla di Belanda sama.
Dengan minatnya Carla untuk menjadi model bintang iklan dari Fita. Secara otomatis, Fita pun siap membuatkan kontrak kerja untuk Carla. Di kontrak itu, beberapa poin di jelaskan dengan begitu detail oleh Fita. Dengan begitu, di kemudian hari tidak akan ada kesalahpahaman antara perusahaan Fita dengan Carla.
Sebelum Carla menandatangani semua berkas itu. Dia membaca semua berkas itu, ketika Carla kurang paham dengan isi kontrak itu. Carla langsung bertanya pada Fita. Ini penting, sebab dengan begini Carla tidak akan mengalami permasalahan yang akan membuat salah satu pihak di rugikan.
Fita adalah sosok perempuan cerdas. Walaupun dia sedikit cabul seperti pacarnya yang bernama Jordan. Tapi dalam hal bisnis, Fita merupakan sosok perempuan yang cukup hebat. Dia memiliki kemampuan dalam mengelola bisnis sebaik mungkin. Dia juga menunjukkan sikap yang begitu koorperatif pada seorang Carla. Sehingga Carla bisa mendapatkan informasi dengan begitu jelas dari seorang Fita.
Semua dokumen tersebut sudah di pelajari dengan baik oleh Carla. Dia pun sudah yakin untuk segera menandatangani dokumen tersebut. Sehingga kontrak antara Carla dengan perusahaan milik Fita pun akan segera rampung.
__ADS_1
Sebagai bagian akhir dari kontrak itu, Fita menjabat tangan Carla dengan begitu eratnya. Itu adalah bagian terpenting dalam sebuah bisnis. Ini akan menjadi sebuah kerjasama yang paling apik antara Carla dengan perusahaan Fita.