Rasa Yang Sama, Di Orang Yang Beda

Rasa Yang Sama, Di Orang Yang Beda
Keberangkatan Carla Dan Ishaq Ke Belanda


__ADS_3

Ada satu kata yang Carla ingat saat pertama kali dia putus dengan cinta pertamanya. Saat itu Carla begitu mencintai cinta pertamanya tersebut. Hingga rasanya sulit bagi Carla untuk dapat melupakan cintanya tersebut.


Untung saat itu Carla bertemu dengan teman sekelasnya yang di kenal cerdas. Dia mengatakan pada Carla, cara terbaik untuk bisa menghilangkan seseorang dari pikiran kita adalah. Menghilang sejenak, sampai kita merasa tidak akan merasakan hal yang sama lagi. Hal yang buat kita merasa nyaman dengan keberadaan orang yang pernah singgah di hati kita.


Carla pun bisa pergi sejenak untuk menepikan hatinya yang masih cukup sulit untuk melepaskan cintanya pada seorang Firman. Cinta yang masih cukup kuat yang di miliki oleh Carla pada seorang Firman. Mungkin Carla bisa melupakan Firman dengan menjauh dari dirinya. Sehingga Carla akan terbiasa tanpa Firman di hatinya.


Carla yang berangkat ke Belanda seorang diri, merasa sudah siap melakukan liburan sekaligus bekerja tersebut. Carla siap melupakan semua tentang Firman yang tersisa di Indonesia. Kini Carla hanya fokus membangun kebahagiaan dirinya di Belanda. Menemukan kebahagiaan baru yang akan Carla ciptakan di Belanda.


Carla pun sudah siap untuk keberangkatan dari dirinya menuju Amsterdam Belanda. Dia sudah yakin dengan kepergian Dati dirinya akan membuat Carla semakin kuat dan hebat lagi. Tidak ada lagi Firman yang akan menggangu Carla. Hanya ada dirinya dan kebahagiaan yang akan di capai oleh seorang Carla di masa mendatang.

__ADS_1


Tak berbeda dengan Carla, Ishaq dan Sandra juga akan berangkat menuju Amsterdam dengan pesawat yang sama dengan Carla. Sama-sama menggunakan kelas bisnis. Ishaq terlihat sudah tidak sabar untuk merasakan sensasi liburan, sekaligus bekerja di negeri kincir angin. Ini akan menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi seorang Ishaq untuk bisa ke Belanda. Sebab Liverpool yang merupakan klub favorit Ishaq akan bertanding ke salah satu kendang klub Belanda. Hingga Ishaq berpeluang melihat pertandingan Liverpool yang akan menjalani partai tandang tersebut.


Kebahagiaan besar paling di rasakan oleh seorang Sandra. Dia akan pergi bersama dengan Ishaq yang merupakan pria yang di jodohkan dengan dirinya. Menghabiskan waktu bersama Ishaq berdua di Belanda, adalah sebuah hal yang tak akan bisa di lupakan oleh seorang Sandra. Ada banyak hal yang akan di lakukan oleh Sandra selama di Belanda, salah satunya tentu adalah pergi belanja bersama dengan Ishaq.


Sandra sudah mencari beberapa tempat belanja yang mungkin saja akan di datangi oleh dirinya saat bersama dengan Ishaq. Beberapa tempat belanja itu adalah tempat belanja langganan para artis papan atas dalam menghabiskan waktu belanja mereka. Sehingga sudah bisa di pastikan, toko itu menjual barang-barang mewah yang menjadi kebutuhan bagi para sosialita kelas wahid.


Ishaq terlihat begitu tidak nyaman dengan keberadaan dari Sandra. Apalagi Sandra yang terlihat seperti perangko. Dia tidak ingin jauh dari seorang Ishaq. Hingga Sandra berusaha untuk terus dekat dengan Ishaq. Walaupun apa yang Sandra lakukan membuat Ishaq sama sekali terlihat tidak nyaman. Hingga Ishaq kerap meminta Sandra untuk tidak terlalu berdekatan dengan dirinya.


Sebuah pengumuman pun di sampaikan oleh pihak bandara akan keberangkatan tujuan Amsterdam Belanda. Semua orang yang akan pergi ke negeri kincir angin Belanda itu, sudah tidak sabar untuk segera menaiki pesawat. Begitu juga dengan Sandra yang terus meletakkan tangannya di tangan Ishaq. Sehingga Ishaq begitu kesulitan untuk menarik koper miliknya. Mengingat Ishaq membawa banyak peralatan untuk dirinya selama berada di Belanda.

__ADS_1


Ishaq pun terlihat begitu bersemangat untuk segera masuk ke dalam pesawat. Walaupun Ishaq kurang nyaman dengan keberadaan dari seorang Sandra yang terus menempel pada Ishaq. Namun Ishaq tetap antusias untuk dapat menumpangi pesawat yang akan membawa dirinya menuju Belanda.


Tak hanya Ishaq dan Sandra saja yang begitu bahagia. Carla juga turut bahagia dengan perjalanan menuju Belanda tertentu. Dia tak sabar untuk melakukan pemotretan di beberapa tempat yang menjadi land mark negeri kincir angin tersebut. Beberapa tempat sudah siap di jamah oleh Carla oleh dirinya.


Carla juga sudah tidak sabar untuk bertemu dengan keluarga besarnya yang ada di Belanda. Keluarga yang berasal dari ayahnya tersebut, sudah hampir beberapa tahun terakhir ini tidak Carla kunjungi. Hingga ada perasaan rindu dari seorang Carla yang harus di balaskan pada keluarga dari pihak ayahnya tersebut.


Tidak seperti Ishaq yang membawa peralatan dan perlengkapan yang cukup banyak. Carla hanya membawa sedikit perlengkapan saja. Semua baju dan make up yang akan di kenakan oleh Carla, sudah di siapkan oleh pihak Fita. Sehingga Carla hanya perlu membawa pakaian untuk dirinya tinggal di Belanda saja nantinya.


Carla sudah tidak sabar untuk menginjakan kakinya di Belanda. Bertemu dengan keluarganya adalah sebuah kado terindah di perjalanan yang akan di lakukan oleh Carla. Dua pun sudah mengirimkan sebuah pesan pada neneknya di Belanda. Carla mengatakan jika dirinya begitu senang untuk masak di rumah neneknya.

__ADS_1


Semasa tinggal di Belanda, Carla memang gemar memasak makanan khas Belanda bersama dengan neneknya. Makanan itu di antaranya adalah


__ADS_2