
Dengan wajah panik, Firman mendatangi kediaman seorang Carla. Dia mengetuk pintu Carla dengan begitu kerasnya. Memanggil nama seorang Carla. Namun Carla tak ada sahutan Carla dari dalam. itu yang membuat seorang Firman semakin khawatir. Dia terlihat begitu panik dengan situasi tersebut.
Firman terus menggedor pintu apartemen Carla. Suara rintihan memanggil nama seorang Carla, juga Firman lakukan dengan begitu keras. Suara itu pun terdengar oleh tetangga samping Carla. Dia keluar untuk melihat seseorang yang terus menggedor pintu apartemen Carla dengan begitu kerasnya.
Tetangga Carla yang merupakan seorang perempuan muda. Mulai berjalan menghampiri Firman yang terlihat tak berdaya di depan pintu apartemen Carla. Firman terlihat payah. Mengingat Carla yang tak kunjung membuka pintu kamarnya.
"Maaf Mas, mau cari siapa yah?" tanya perempuan muda tersebut.
__ADS_1
Firman terlihat begitu antusias saat ada seseorang yang menghampiri dirinya. Dengan segera dia mulai menanyakan keberadaan dari Carla pada tetangganya tersebut. Mungkin dia tahu tempat keberadaan dari seorang Carla. Sehingga Firman bisa dengan mudah menemukan seorang Carla.
"Apa kamu tahu Carla di mana?" tanya Firman dengan wajah penuh harap.
"Beberapa hari yang lalu aku lihat dia keluar apartemen dengan sebuah koper besar. Tapi aku tidak tahu dia hendak pergi ke mana. Mungkin dia pindah dari apartemen ini. Tapi aku kurang tahu juga." jawab perempuan tersebut.
Firman terlihat begitu terpukul dengan kepindahan dari seorang dari apartemen. Dia mendekat ke arah pintu apartemen dari Carla. Dia memukul berulang kali pintu apartemen dari Carla tersebut. Mengatakan jika dirinya begitu menyesali atas semua yang telah di lakukan oleh dirinya. Jika waktu dapat di ulang. Mungkin Firman ingin memperbaiki semuanya. Tentu memperbaiki apa yang selama ini telah di lakukan oleh Firman terhadap Carla. Itu akan menjadi bagian paling penting dari penebusan dosa seorang Firman.
__ADS_1
Firman duduk di depan pintu apartemen Carla. Dia terus menyalahkan dirinya sendiri. Andai Firman menolak untuk melakukan hubungan badan dengan Agatha saat itu. Mungkin Firman tidak akan kehilangan kepercayaan dari seorang Carla. Itu yang coba kembali di ingat oleh seorang Firman.
Tetangga Carla itu pun merasa iba melihat seorang Firman yang begitu merasa bersalah. Dia merasa kasihan dengan apa yang di tunjukkan oleh seorang Firman. Dia begitu bersedih atas apa yang terjadi pada Firman. Sepertinya Firman begitu mencintai seorang Carla. Sehingga dia nampak belum siap kehilangan Carla yang memutuskan pergi tanpa memberikan kabar pada seorang Firman.
Wanita itu meminta Firman untuk bisa lebih ikhlas lagi. Mungkin dengan begitu Firman akan jauh lebih baik lagi. Tidak ada kesedihan yang mungkin akan terjadi pada dirinya. Sehingga Firman akan menerima semuanya dengan ikhlas serta lapang dada.
Firman mengaku tidak akan pernah bisa melepaskan seorang Carla. Dia masih mencintai seorang Carla. Sehingga tidak akan mudah bagi seorang Firman untuk kehilangan sosok Carla. Itu akan sangat sulit bagi seorang Firman untuk kehilangan Carla.
__ADS_1