
Makan siang adalah jadwal yang paling enak untuk mencicipi sebuah kudapan khas Belanda yang di kenal banyak orang sebagai makanan khas kincir angin. Sudah tentu makanan itu bernama Patatje Oorlog (Kentang Goreng Perang). Mungkin nama ini sudah tidak asing bagi sebagian orang yang pernah melakukan liburan ke Belanda.
Ishaq yang mendapatkan rekomendasi dari temannya, tertarik untuk menikmati kudapan tersebut ketika waktu makan siang tiba. Ishaq pun segera mendatangi sebuah restoran yang memang menjual hidangan khas Belanda tersebut. Hingga Ishaq sudah tidak sabar untuk mencicipi hidangan lezat tersebut.
Sandra yang terus mengikuti Ishaq dari belakang, justru tertarik mencicipi lezatnya Macaroni Schotel. Dia sudah memimpikan akan menikmati hidangan khas Belanda tersebut, ketika dirinya datang ke Belanda. Macaroni schotel sendiri adalah hidangan khas Belanda yang bahan pembuatannya berasal dari bahan makaroni saja. Namun yang membedakan macaroni ini dengan macaroni lain, wadah dari macaroni ini memiliki bentuk yang khas. Sehingga penyajian dari macaroni ini terlihat begitu menyegarkan mata.
Tak hanya memesan dua menu saja, Ishaq dan Sandra juga memesan menu lainnya. Diantaranya adalah Croquettes, Erwtensoep dan beberapa minuman yang menyegarkan. Ishaq pun terlihat tidak sabar untuk segera mencicipi hidangan khas Belanda yang dia pesan.
Tak hanya Ishaq saja yang mendatangi restoran yang menyediakan makanan khas Belanda itu. Namun Carla bersama Robben juga memilih restoran yang sama dengan Ishaq. Mereka yang baru saja menyelesaikan syuting pembuatan video terbaru dari Robben, merasa lapar. Hingga keduanya langsung pergi ke restoran itu untuk membalas rasa lapar yang menyerang perut keduanya.
Sama dengan yang di pesan oleh seorang Ishaq. Carla juga memesan menu makan siang yang berupa Patatje Oorlog. Dia juga begitu penasaran dengan makanan yang dahulu sering di masakan oleh neneknya untuk makan siang Carla. Tak heran Carla begitu penasaran dengan rasa dari makanan tersebut.
__ADS_1
Sementara Robben lebih memilih untuk menyantap hidangan ringan yakni Croquettes yang memiliki kemiripan dengan kroket di Indonesia. Bagi Robben hidangan itu cukup untuk mengganjal perutnya yang terasa lapar. Kedua pun memesan menu minuman yang sama. Mereka memilih jus jeruk sebagai menu minuman yang di pesan oleh keduanya. Mereka pun sudah tidak sabar untuk menyantap menu makanan yang mereka pesan.
Ishaq yang memesan terlebih dahulu daripada Carla dan Robben. Tentu lebih dulu mendapatkan makanan yang di pesannya. Sehingga Ishaq sudah tidak sabar untuk menyantap makanan miliknya tersebut. Ishaq pun sudah tidak sabar untuk menyantap menu makanannya.
Tak hanya Ishaq yang begitu antusias, Sandra juga terlihat begitu senang dengan tampilan dari menu yang di pesan olehnya. Penampilan menu itu begitu indah, sehingga sangat di sayangkan bagi Sandra untuk di lewatkan. Sandra pun mulai memotret menu yang di pesan. Beberapa kali kamera handphone dari seorang Sandra memotret menu yang ada di hadapannya.
Berbeda dengan Sandra yang lebih memilih memotret dan mengunggah di sosial media miliknya. Ishaq yang merasa bahagia dengan semua menu yang terhidang di meja makannya. Langsung berdoa dengan begitu khusuk sebelum menyantap menu makanan tersebut. Melihat Ishaq yang begitu khusyuk membaca doa, Sandra seketika terpukul. Dia seharusnya bisa mencontoh seorang Ishaq yang begitu bersyukur dengan semua makanan yang ada di hadapannya. Sehingga dia melakukan doa dengan begitu khusyuknya. Tidak seperti Sandra yang justru malah mengunggah ke kanal sosial media miliknya. Sandra menyadari kesalahannya, sehingga dia langsung menghapus dengan segera photo yang dia unggah. Sandra pun langsung berdoa seperti apa yang di lakukan oleh Ishaq.
Ishaq sengaja tak langsung menyantap makanannya. Dia menunggu Sandra untuk menyelesaikan doanya tersebut. Hingga Ishaq bisa makan bersama dengan Sandra. Keduanya akan makan secara bersamaan.
"Kamu belum makan?" tanya Sandra.
__ADS_1
"Aku menunggu kamu menyelesaikan doanya. Aku pikir semuanya akan lebih menyenangkan saat kita makan bersama." jawab Ishaq dengan wajah sumringah.
Akhirnya Sandra dan Ishaq pun mulai menyantap makanan mereka masing-masing. Sandra begitu menikmati makanan yang di pesan oleh dirinya. Begitu juga dengan Ishaq yang terlihat sangat menyukai makanan tersebut. Mungkin ini akan menjadi salah satu menu makanan yang akan Ishaq beli di setiap hari ini. Makanan yang Ishaq pesan begitu lezat di rasakan oleh Ishaq.
Dua meja dari meja Ishaq, pelayan itu datang menghampiri meja Carla dan Robben. Dia mengantarkan pesanan Carla dan Robben yang tidak terlalu banyak. Carla dan Robben pun begitu bersemangat untuk menyantap menu makanan yang mereka pesan. Keduanya sama-sama sudah tidak sabar untuk menyantap menu makan siang tersebut.
Carla berdoa terlebih dahulu, sementara Robben yang mengaku seorang yang tidak bertuhan. Memilih langsung menyantap menu makanan yang di pesan oleh dirinya. Dia pun terlihat begitu menyukai menu makanan itu. Hingga Robben tak henti mengunyah makanan tersebut.
Carla yang dahulu sering datang ke restoran ini. Mulai bernostalgia dengan apa yang di lakukannya kembali. Dia ingat betul bagaimana dia dan kedua orangtuanya sering makan di restoran ini. Hingga banyak kenangan manis yang Carla torehkan di restoran ini. kenangan yang rasanya akan sangat sulit untuk Carla lupakan begitu saja.
Robben juga tak ingin ketinggalan dalam hal kenangan. Dia memiliki kenangan yang cukup banyak di restoran.
__ADS_1