
Tawaran itu cukup menggiurkan bagi seorang Carla. Tapi dia juga harus penuh pertimbangan untuk menerima tawaran tersebut. Carla tidak ingin salah langkah untuk kedepannya. Hingga Carla harus menentukan sebaik mungkin pilihan yang akan di pilih oleh Carla. Dia pun terlihat bimbang untuk memilih pilihan yang akan di pilih olehnya.
Carla tidak bisa menentukan semuanya sendiri. Dia butuh berdiskusi dengan adik atau ibunya. Sehingga Carla bisa menentukan apakah dia akan menerima tawaran itu, atau menolak tawaran menggiurkan tersebut. Dia tidak bisa menentukan semuanya begitu saja.
Carla mengundang adiknya yang bernama Amel. Sama seperti Carla yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai seorang selebgram. Amel datang ke apartemen Carla dengan pakaian super modis. Hingga tetangga di dekat apartemen Carla begitu antusias melihat Amel yang berparas tak kalah cantik dari seorang Carla.
Amel pun masuk kedalam apartemen Carla tanpa permisi terlebih dahulu. Dia seperti sudah menganggap apartemen dari Carla itu sebagai apartemen miliknya. Sehingga tidak ada rasa canggung bagi seorang Amel untuk masuk kedalam apartemen Carla tanpa permisi terlebih dahulu.
Carla yang tak menduga Amel akan datang dengan cepat. Sempat terkejut saat Amel datang ke dapur Carla. Apalagi saat itu Carla sedang memasak mie instan. Hingga Carla hampir saja menumpahkan air yang ada di panci, tempat dia memasak air.
"Kenapa kamu tidak mengetuk pintu terlebih dahulu Amel. Itu benar-benar membuat aku kaget tahu." ujar Carla menggerutu.
__ADS_1
Amel seolah tidak peduli dengan semua yang terjadi. Dia tetap bersikap apartemen milik Carla itu sebagai miliknya sendiri. Teguran dari Carla di biarkan begitu saja. Padahal Carla menegur Amel dengan begitu kerasnya. Apalagi Amel akan memberikan saran untuk Carla, sehingga Amel menganggap itu hal yang normal.
Amel juga memakan mie instan yang di masak oleh Carla. Sebenarnya sikap slengean yang di tunjukkan oleh Amel. Di sebabkan oleh trauma dari seorang Amel yang harus kehilangan cintanya pada seorang pria bernama Erick. Dia meninggalkan Amel dengan alasan Amel yang terlalu feminim. Hingga untuk membuat Erick kembali cinta pada dirinya, Amel berubah sifatnya. Menjadi seorang perempuan slengean. Tapi dasarnya Erick yang tidak mencintai Amel, ketika Amel sudah mengubah sikapnya. Erick tetap tidak menerima cinta Amel kembali. Dia memilih perempuan lainnya.
Carla yang sebenarnya sudah siap menyantap mie instan yang di buat olehnya. Terpaksa harus membuat mie instan lainnya. Sementara Amel begitu menikmati mie instan yang di buat oleh Carla. Dengan lahap, Amel pun memakan mie milik Carla tersebut. Carla yang sudah lapar, terpaksa harus menunggu hingga 5 menit untuk menunggu mie instan barunya kembali matang.
Amel terlihat tidak begitu peduli dengan Carla yang terlihat begitu lapar melihat Amel yang sedang menyantap mie instan itu. Sehingga ketika Carla meminta sedikit mie instan yang di makan oleh Amel. Dia langsung menarik mie instan tersebut, hingga Carla hanya bisa menggigit jari dengan apa yang di lakukan oleh Amel tersebut.
Menyadari sikap Amel yang memang slengean dan terkesan urak-urakan. Carla tak mempersoalkan dengan apa yang terjadi. Dia justru terlihat begitu antusias dengan keberadaan dari Amel di apartemen miliknya tersebut. Apalagi Carla ingin meminta saran pada seorang Amel. Dia pun semakin bahagia dengan keberadaan dari Amel di apartemen miliknya.
Carla begitu kesal dengan mie instan yang di masak oleh dirinya. Tapi Carla yang begitu lapar tetap memakan mie instan miliknya yang telah beyek tersebut. Semangkuk mie instan yang di buat oleh Carla tersebut menjadi terlihat seperti bubur. Namun Carla tetap percaya diri untuk menyantap mie instan miliknya tersebut. Dia rasa mie instan itu tetap terlihat lezat, sekalipun sudah tidak nampak selezat mie instan yang Carla pertama buat.
__ADS_1
Amel hanya bisa tertawa dengan apa yang di buat oleh Carla. Dia menertawakan Carla yang memakan mie instan yang beyek. Padahal Carla bisa memesan makanan lain lewat ojek online. Hanya saja Carla terlalu tidak sabar dengan semua itu. Hingga Carla pun melewatkan untuk memakan makanan lezat lainnya. Makanan yang lebih lezat pastinya.
Carla tetap lahap menyantap mie instan beyek miliknya. Di tambah dengan sambal pedas yang di miliki oleh Carla. Mie instan itu tetap terasa lezat, walaupun tidak sekenyal milik Amel. Carla tetap menikmati mie instan itu sebagaimana mestinya.
"Loe mau apa emang suruh gue datang ke apartemen loe?" tanya Amel mengambil minum milik Carla.
Carla terdiam sejenak. Dia menelan terlebih dahulu mie yang sedang di kunyah olehnya. Walaupun beyek, tapi Carla tetap sedikit kesulitan untuk mengunyah mie instan buatannya tersebut. Hingga Carla harus kerja keras untuk menelan mie instan tersebut.
"Jadi, ada seorang yang menawarkan gue untuk jadi bintang iklan produknya. Iklan produk itu kira-kira akan berlangsung satu minggu penuh. Tapi mood gue masih cukup buruk, gue takut semuanya tidak berjalan dengan baik." ucap Carla dengan begitu jelasnya.
"Menurut gue seharusnya loe ambil saja, mungkin itu baik buat loe. Lumayan juga, loe bisa kerja sambil liburan. Daripada di sini loe terus ingat sama mantan loe yang bajingan itu. Mending loe ambil itu pekerjaan, loe tambah satu minggu lagi di sana. Mungkin loe akan bisa lupa dengan cowok bajingan itu." ucap Amel semakin tegas.
__ADS_1
Carla pun terlihat yakin dengan saran yang Amel berikan. Saran yang cukup baik bagi seorang Carla. Apalagi Amel juga meminta Carla untuk mengambil satu minggu tambahan untuk liburan di Belanda. Itu tentu ide yang cukup baik bagi Carla untuk bisa melupakan seorang Firman.
Akhirnya Carla pun bersedia untuk menerima tawaran dari Fira. Mungkin besok atau lusa Carla akan datang ke kantor Fira untuk menerima tawaran yang di ajukan pada dirinya. Tawaran yang cukup menarik bagi seorang Carla. Mungkin dengan cara itu, Carla benar-benar bisa melupakan seorang Firman yang telah membuat Carla terluka dengan segala tindak tanduknya.