Rasa Yang Sama, Di Orang Yang Beda

Rasa Yang Sama, Di Orang Yang Beda
Robben Mengajak Carla Ke Stadion


__ADS_3

Robben sudah melakukan peregangan di depan rumah neneknya. Dia terlihat begitu menikmati peregangan yang di lakukan olehnya. Satu persatu bagian tubuhnya mulai di lenturkan oleh Robben. Hingga dua terlihat begitu menikmati pagi ini. Apalagi Robben akan lari pagi bersama dengan seorang Carla, sepupu jauhnya.


Carla yang di tunggu oleh Robben pun akhirnya datang. Dengan sebuah kaos bertangan pendek. Carla terlihat begitu cantik saat memadukan dengan sebuah celana training panjang berwarna hitam dengan strip putih. Handuk kecil yang di taruh Carla di bagian pundaknya, juga semakin membuat Carla terlihat begitu cantik. Robben pun langsung memuji kecantikan dari Carla yang memang terlihat begitu natural.


Carla yang tahu seorang Robben adalah biaya kelas kakap. Tidak terbuai dengan gombalan yang di ucapkan oleh sepupunya tersebut. Dia merasa apa yang di sampaikan oleh Robben adalah hanya buaian dari Robben yang memang sering di ucapkan pada perempuan lain. Itu yang Carla rasakan.

__ADS_1


Rumah nenek Carla yang tidak terlalu jauh dari stadion, membuat Carla hanya perlu berjalan kaki untuk sampai di sana. Dia pun begitu menikmati perjalanan menuju stadion. Apalagi di samping Carla ada seorang Robben yang tak henti terus melontarkan canda pada seorang Carla. Sehingga Carla begitu tak kuasa saat harus menahan tawa dengan lawakan yang di lakukan oleh Robben.


Sehari di Belanda, rasanya Carla sudah mulai bisa melupakan semua kenangan dirinya bersama dengan Firman. Carla pun menjadi lebih menikmati setiap suasana yang ada di Belanda. Hingga dia terlihat begitu asyik merasakan suasana Belanda yang begitu segar dan memanjakan mata.


Tiba di stadion, Carla kembali ingat saat pertama kali dia datang ke stadion. Dia ingat banget dengan siapa Carla pertama kali datang ke stadion. Tentunya dengan ayah Carla. Ayah Carla yang membuat Carla menyukai sepakbola. Berkatnya pula, Carla menjadi salah satu presenter olahraga paling sukses di Indonesia. Dia yang melatih kemampuan bicara seorang Carla. Dia juga membuat Carla menjadi seorang yang penuh percaya diri dengan kemampuannya. Tidak ada yang bisa membuat seorang Carla lebih percaya diri, selain Carla ayahnya sendiri.

__ADS_1


Carla begitu menikmati momen saat dia menatap stadion dengan wajah yang penuh kebahagiaan. Dia merasa apa yang dia miliki adalah sebuah kebahagiaan tersendiri bagi seorang Carla. Hingga Carla tidak akan melupakan momen yang paling indah dalam hidupnya tersebut.


Carla pun merasa apa yang di rasakan oleh dirinya saat ini. Hampir sama ketika dia datang ke stadion untuk pertama kalinya. Bagaimana saat itu Carla hanya seorang remaja yang tidak paham dengan sebuah sepakbola. Namun berkat apa yang di kenalkan oleh ayahnya, Carla pun menjadi suka pada sepakbola. Dia menikmati sepakbola seperti dirinya menikmati hidupnya.


Carla pun berharap untuk selalu menjadi bagian dalam sepakbola. Bagian yang tak terpisahkan. Entah sebagai seorang presenter, atau mungkin kekasih dari salah seorang pesepakbola ternama. Bisa juga memiliki pasangan yang sama-sama menggilai sepakbola seperti dirinya. Itu yang selalu Carla harapkan. Dia bisa menikmati semua itu sebagai bagian tak terpisahkan dalam hidupnya.

__ADS_1


__ADS_2