
Melihat pesan yang di sampaikan oleh seekor Sandra melalui handphone seorang Ishaq. Carla terlihat begitu bahagia saat Ishaq mengajak dirinya untuk makan siang bersama. Ini adalah kesempatan yang cukup baik untuk seorang Carla. Hingga Carla tentu saja menerima tawaran yang di berikan oleh Ishaq tersebut.
Carla pun siap datang ke restoran yang akan menjadi tempat pertemuan antara dirinya dengan Ishaq menggunakan sebuah pakaian yang begitu cantik. Dia mengenakan sebuah dress pendek berwarna biru muda. Kemudian di padukan dengan sebuah bandu berwarna senada. Carla terlihat begitu mempesona. Dia berharap penampilan dari dirinya akan membuat seorang Ishaq terperangah melihat dirinya.
Carla tak lupa mengoleskan sebuah gincu di bibirnya. Dia membayangkan apa yang akan Ishaq katakan nantinya. Mungkin sesuatu yang manis akan di katakan oleh Ishaq pada dirinya. Hingga Carla tak sabar untuk menunggu momen yang akan membuat dirinya begitu bahagia.
Semua khayalan dari seorang Carla tiba-tiba sirna begitu saja, saat Robben masuk ke dalam kamar. Dia mengejutkan seorang Carla. Hingga Carla hampir sama melewati batas bibirnya. Carla yang kesal pun langsung memarahi Robben yang masuk ke dalam kamar Carla tanpa mengetuk pintu terlebih dahulu.
__ADS_1
"Mau ke mana tuan putri kita ini?" tanya Robben dengan wajah tengilnya.
"Enggak, aku cuman ingin makan siang saja. Memang gak boleh kalau makan siang harus dandan seperti ini." jawab Carla sedikit ketus.
"Emang makan siang sama siapa sih?" tanya Robben kembali.
Robben terus menggoda Carla yang sedang jatuh cinta kembali. Namun Robben mengingatkan Carla untuk tidak langsung jatuh cinta pada seorang Ishaq. Dia harus bisa lebih dewasa lagi, sebab Carla memiliki pengalaman yang cukup buruk. Itu yang menjadi perhatian seorang Robben. Dia tidak mau Carla kembali sakit hati oleh seorang pria.
__ADS_1
Carla pun mengerti apa yang di maksud oleh seorang Robben. Namun bagi Carla sosok Ishaq adalah sosok pria yang berbeda. Itu yang membuat seorang Carla begitu terpesona akan seorang Ishaq. Hingga Carla bisa melupakan seorang Firman yang telah menyakiti dirinya.
Robben pun mengerti apa yang Carla rasakan saat ini. Namun Robben tetap meminta seorang Carla untuk tetap hati-hati dengan apa yang akan terjadi pada dirinya. Dia harus lebih dewasa lagi dalam menyikapi semuanya. Tidak boleh terlalu gegabah dalam membuka hati. Dia harus belajar dari pengalaman sebelumnya yang begitu buruk untuk dirinya.
Carla pun senang dengan Robben yang begitu perhatian besar pada dirinya. Carla tak akan lupa dengan apa yang telah di berikan oleh seorang Robben. Mungkin Carla akan sangat bahagia ketika memiliki sepupu sebaik Robben. Carla sangat bersyukur akan Robben yang menaruh perhatian yang begitu besar pada dirinya.
Carla pun memeluk Robben dengan begitu eratnya. Dia mengatakan jika dirinya tidak tahu akan seperti apa tanpa seorang Robben. Pria yang terlihat cuek, namun menaruh perhatian yang cukup besar pada Carla secara diam-diam.
__ADS_1
Robben pun melakukan itu, sebab Carla adalah sepupu yang selama ini begitu baik pada seorang Robben. Dia baik, itu yang membuat Robben pun baik terhadap Carla.