Rasa Yang Sama, Di Orang Yang Beda

Rasa Yang Sama, Di Orang Yang Beda
Pulang Bareng


__ADS_3

Asyik mengobrol banyak perihal sepakbola. Tanpa di sadari, waktu sudah hampir menuju sore. Ini merupakan waktu yang harus di persiapkan oleh seorang Carla yang akan melakukan pemotretan bersama dengan seorang Jordan. Carla harus bisa terlihat sudah cantik saat Jordan akan melakukan sesi pemotretan bersama dengan dirinya.


Ini menjadi ujian tersendiri bagi seorang Carla. Sebab Jordan adalah pria mesum yang tentu kurang di sukai oleh seorang Carla. Jordan juga merupakan laki-laki yang begitu tertarik sangat kuat terhadap Carla. Itu yang harus di waspadai oleh Carla. Dia harus berhati-hati dengan sikap Jordan yang manis, namun bisa menjadi ancaman tersendiri untuk dirinya.


Carla melihat jamnya, namun Berry dan Robben terlihat begitu asyik mengobrol. Keduanya adalah sosok yang begitu menggilai sepakbola. Sehingga kedua orang itu tak henti membahas perihal sepakbola yang tak ada ujungnya.

__ADS_1


Sampai keduanya akhirnya memutuskan untuk membuat sebuah channel di salah aplikasi. Di mana channel mereka akan benar-benar berfokus pada perkembangan sepakbola yang ada di Eropa. Ini sangat menarik, sebab Robben adalah seorang yang ahli dalam membuat sebuah video. Sementara Berry adalah pengkritik yang handal. Kombinasi yang tentunya akan begitu baik ketika bersatu dalam membuat sebuah channel yang membahas perihal olahraga.


Semakin lama, Carla semakin bosan dengan obrolan dari Berry dan Robben. Begitu juga dengan seorang Ishaq. Sekali pun dia juga menyukai sepakbola. Namun pembahasan yang terlalu mendetail, rasanya itu cukup membosankan. Sehingga Ishaq terlihat semakin bosan dengan obrolan itu.


Carla menyambut baik tawaran dari seorang Ishaq. Baginya ini adalah kesempatan yang cukup baik untuk bisa mengetahui lebih jauh perihal Ishaq. Mungkin Carla bisa mengenal sosok Ishaq yang begitu menyukai sepakbola. Carla menyukai seorang pria yang suka dengan sepakbola. Ini akan menjadi nilai tambah dari seorang Ishaq di mata Carla.

__ADS_1


Ishaq meminjam mobil Berry untuk membawa seorang Carla menuju Jordan. Walaupun Ishaq tidak mengetahui jalan di kota Amsterdam. Ishaq masih bisa menggunakan peta di salah satu aplikasi di handphone miliknya. Sehingga Ishaq tidak harus khawatir dengan semua itu. Dia akan mengantar seorang Carla menuju lokasi dengan selamat sampai tujuan.


Ishaq mempersilakan Carla berjalan terlebih dahulu di depan dirinya. Sementara Ishaq mengikuti Carla di belakangnya. Ishaq begitu terlihat menyukai sosok Carla yang terlihat begitu cerdas. Di tambah Carla yang menyukai sepakbola menjadi sebuah hal yang tentunya menambah kekaguman seorang Ishaq pada Carla. Dia pun mulai berpikir untuk mengobrol lebih jauh dengan Carla di dalam mobil.


Sebelum keduanya masuk ke dalam mobil. Baik Carla maupun Ishaq terlihat sama-sama menikmati kebersamaan mereka. Kedua begitu senang dengan apa yang terjadi di hari ini. Ishaq mengaku senang telah berkunjung ke salah satu stadion yang ada di kota Amsterdam. Stadion milik klub kecil itu membuat Ishaq tertarik untuk semakin jauh lagi dalam menelusuri seluruh sepakbola yang ada di kota Amsterdam. Ishaq hanya mengira Amsterdam adalah Ajax semata. Tidak ada klub lain yang ada di kota tersebut. Hanya ada Ajax dengan segudang prestasinya yang terus membanggakan bagi kota Amsterdam.

__ADS_1


__ADS_2