
Kirana sibuk dengan poselnya. Ia terus mengotak aktik ponselnya lalu tiba- tiba ponselnya berdering. Ia menjauh dari ibunya dan menjawab telfon itu.
📱"Kenapa kakak lama sekali menelfon ku?" ucap Kirana berbisik pada orang di balik ponselnya.
📱"Maafkan aku, sekarang aku sedang mengawasi Reichel dan juga Matthew mereka lagi menemui seseorang" ucap nya
📱"Siapa yang mereka temui? Apa kamu yakin Reichel tidak tau kalau kamu ngikutin dia? Terus orang yang kamu maksud siapa?" tanya Kirana
📱"Saya tidak tau, mungkin saja ini ada hubunganya dengan pembunuhan Ayah" ucap nya
📱" Ada hubungan dengan pembunuhan Ayah? Jadi maksud kakak itu mungkin orang yang membunuh ayah? Tapi kakak harus cari tau" ucap Kirana
📱"Kakak sudah dapat alamatanya, biar nanti ku urus dia kamu hati-hati dengan Abigail disana" ucap Aron
📱"Kakak tenang aja, aku akan berhati-hati kakak ikutin aja mereka dulu" ucap Kirana
Abigail tidak mengerti dengan percakapan mereka. Tapi dia ingat hari ini Reichel dengan Matthew pergi bertemu orang penting mungkin ada hubunganya dengan rencana Aron ini.
Abigail mengambil ponsel nya lalu menelfon Reichel. Ia mematika ponsel nya lalu mengirimkan Reichel pesan.
...💌...
^^^Apapun yang kalian rencanakan tolong tetap hati-hati, ada seseorang yang sedang mengintai kalian dan tolong rubah apapun rencana yang sudah kalian buat untuk mengelabui dia. Aku takut ini rencana jahat Aron lagi untuk membuat kamu kalah lagi. Mas tolong jaga diri Mas ya.^^^
***Abigail❤️***
Reichel melihat pesan dari Abgail langsung mengubah rencananya dan melihat sekeliling dan mendapati seorang disana yang memang benar lagi mengintai mereka. Ia mengubah rencananya dan menyuruh Matthew dirinya dan juga lelaki itu semobil dan yang menjadi pengeco adalah anak buah nya.
Matthew dan pria tua itu menaiki mobil yang lain dan membawah pria itu pinda ketempat yang lebih aman dan di jaga oleh orang kepercayaan Reichel disana.
Aron yang sedari tadi mengikuti mobil itu terus berjalan dan mengikuti mereka msmbawah orang itu kedalam rumah kosong dan mengikat orang itu didalam sana lalu mereka pergi. Aron yang bersembunyi dari mereka pergi kedalam setelah mereka pergi.
Ia melihat seorang yang diikat diatas meja dan tertawa.
"Hahahhahaha dasar orang-orang bodoh, bisa nya kalian meninggalkan orang kepercayaan kalian dengan tidak mencurigai ku sama sekali hahhhha" sombongnya
Lalu ia membuka penutup kepala dari orang itu. Betapa kagetnya ternyata itu adalah orang suruhanya untuk mengintai Reichel. Selangkah lagi Reichel lebih cepat darinya.
"Reichel !!!!! " teriak Aron
__ADS_1
"Tidak akan ku biarkan kamu lolos sekali lagi. Aku akan membalas penghinaan ini ingat itu" ucap nya
Aron mengambil pistol lalu menembak anak buanya itu.
"Kamu tidak berguna, jadi kamu harus mati" ia pergi dari sana.
Ponsel nya berdering nama Reichel tertera disana.
Dritttttt......
📱"Halo kakak ku" ucap Reichel
📱" Reichel !!! Beraninya kau menelfon ku bajingan" marah Aron
📱"Santai-santai kakak ku sayang ini belum seberapa. Haya mengingatkan jangan sekali melibatkan Kirana jika tidak mendengarku maka aku akan membunuh mu" ancam Reichel
📱"Silakan saja, justru Kirana akan terus membencimu sampai saat ini apa kamu tau dia sudah membantu ku untuk menyingkirkan mu tapi tetap saja kau masih hidup sampai saat ini saya muakk" ucap Aron
Mendengar itu Reichel mencoba untuk biasa saja agar Aron semakin tersudutkan.
📱"Aku sudah tau, itulah kenapa aku yang menghantar Abigail karena aku tau semuanya" ucap Reichel mencoba membuat Aron semakin marah
Matthew menyusul Reichel dan tiba disana tepat waktu.
"Bagaimana?" tanya Reichel
"Semuanya sudah aman" jawab Matthew
"Ok kita pulang" jawab Reichel
Karena keadaanya mulai tidak aman untuk melindungi Anna juga Reichel mengajak Matthew dan Anna untuk tinggal bersama di rumah Reichel. Matthew sedikit kawatir dengan Kirana.
"Lu tenang saja, urusan Kirana biar gue yang tanganin" ucap nya
Matthew pulang untuk menjelaskan semuanya pada Anna dan pergi tinggal di rumah Reichel bersama Abigail.
Mereka tiba disana dan Reichel memberikan kamar di atas untuk Matthew dan Anna agar dekat dengan mereka. Kirana yang melihat Matthew dan Anna sekamar curiga bahwa mereka sudah menikah.
"Kak Matt kok sekamar sama dia" ucap Kirana
__ADS_1
"*Eh sebenarnya------"
"Mereka sudah menikah dan kakak sengaja nyuru mereka tingg disini biar Anna aman bersama kalian mengingat Aron akan menyakiti siapa saja yang berada dekat dengan ku jadi biarkan mereka disini dulu sampai situasi aman*" Reichel membantu Matthew menjelaskan pada Kirana
"Jadi selama ini kalian sudah menikah? Bahkan Kirana tidak tau sama sekali kalian semua jahat" ucap Kirana lalu berlari kekamarnya
"*Kirana, bukan maksud kakak gitu tapi----"
"Mas, biar Aku yang bicara pada Kirana*" ucap Abigail
Abigali menyusul Kirana kekamarnya. Sebelum itu Ia menyalahkan ponselnya lalu menelfon Reichel Ia takut sesuatu akan terjadi dan dirinya yang akan dalam bahaya. Reichel mengangkatnya saat Abigail mulai bicara dengan Kirana.
"Kirana" Panggila Abigail
"Ngapain kamu disini? Mau ngetawain akukan? Jujur saja pasti kamu tertawa karena aku kalah saat ini kan?" ucapan Kirana membuat Reichel yang mendengar kebingungan
"Bukan begitu Ki, kamu harus mengerti Matthew dan Anna itu saling mencintai dan kamu tau kan dari kecil Matthew mengangap kamu itu adik nya. Dia ngak mau memberi tahu kamu karena dia takut kamu kecewa karena dia tau kamu menyukai dia makanya dia diam-diam menikah dengan Anna. Tidak baik memaksakan kehendak kita pada orang lain, kamu masih kecil dan masa depan mu masih panjang kamu akan mendapatkan Pria yang sangat memyayangi kamu suatu saat nanti percaya sama aku" ucap Abigail menenangkan Kirana
"Halah kamu sama Anna itu sama, merebut apa yang aku dan kak Rachel punya jadi gampang ngomong seperti itu kan. Lihat saja aku akan membalas kalian semua aku akan membuat kalian menderita selamanya. Aku akan tinggal dengan kak Aron dan membuat kalian membalas rasa sakit hati ku ini" ucap Kirana Abigail tak ingin Reichel mendengar lagi kata-kata yang keluar dari mulut Kirana Dia mematikan ponselnya.
Kirana membereskan pakianya lalu keluar dari kamar dan menujuh lantai bawah.
"Kirana kamu mau kemana?" tanya Abigail
"Aku mau pergi, bukanya kak Abi ngak sukah sama aku ya jadi kak abi ngusir aku dari sini" ucap Kirana agar Abigail di marahi Reichel
Abigali seakan tidak percaya dengan Kirana yang begitu liciknya.
"Mas, aku tidak mengusir Kirana Mas sumpah" ucap Abigail
"Kamu mau kemana?" tanya Reichel
"Ke rumah Kak Aron saja" jawab Kirana
"Baiklah, semua vasilitas yang kakak berikan tinggalkan semuanya disini" ucap Reichel yang membuat Kirana semakin membencinya
"Rei apa yang kamu lakukan Nak," tanya Ibunya
"Dia tidak lagi tinggal dirumah ini kan? Jadi untuk apa vasilitas itu dia bawah" ucap Reichel
__ADS_1
Kirana meninggalkan semua pemberian Reichel diatas meja. Beberapa Atm dan kunci mobil disana. Kirana menyuruh sopir Aron menjemputnya untuk kerumah Aron.