Revenge Of The Princess (Revisi)

Revenge Of The Princess (Revisi)
11


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana pertandingan beladiri dan sihir di laksanakan pertandingan yang mengikutsertakan para para putri bangsawan yang hebat banyak masyarakat berbondong bondong memasuki area tempat penonton mereka sangat lah semangat untuk menyaksikan pertandingan ini yah acara ini di buka untuk umum jadi siapa saja boleh mengikutinya dan juga boleh hanya menonton.


Pertandingan ini hanya di khususkan untuk para putri di umur 17-21 selebihnya tak bisa mengikuti. Dengan alasan raja diamond ingin melihat generasi generasi muda mana yang hebat.


Di lain sisi Zania kini tengah bersiap siap ia memakai pakaian seperti seorang Intel.


Yah ia memakai celana hitam, jaket hitam, masker hitam,topi hitam dan sepatu hitam tak lupa pula ia mengikat rambutnya, sedangkan Lumi yang tak bisa memakai celana memilih memakai baju nya yang dulu agar mudah bergaul dengan masyarakat tak lupa pula dengan penyamarannya ia memakai kain penutup muka supaya ia tak dikenali oleh anggota kerajaan Belian jika mereka melihatnya.


Setelah selesai mereka bergegas menuju tempat pertandingan dengan semangat 45.


"Nia berjanjilah agar kau tak terluka"Ucap Lumi sembari menatap lekat mata adiknya.


"Yah aku berjanji kakak tenang saja jangan lupa berteriak untuk menyemangati ku" Ucap zania sembari tersenyum.


"Hmm baiklah aku akan berteriak sekencangnya dan mengatakan semangat adikku yang cantik, kau pasti bisa mengalahkannya"Ucap Lumi sembari memberi semangat.


Setelah lama berjalan mereka sampai ke tempat tujuan mereka sebelum duduk Zania pergi mengambil nomor undian selesai mengambilnya ia melihat kertas undiannya, disitu tertera bahwa ia adalah peserta terakhir Zania yang melihat nomor urutnya hanya tersenyum sinis.


"*H*mm mentang mentang aku rakyat biasa mereka memberi aku nomor urut terakhir. hehehe baiklah kalau begitu akan ditunjukkan pertunjukkan menarik di akhir pertarungan nanti"Batin Nia tersenyum licik


Sebenarnya no urut Zania di tentukan bukan karena status sosialnya, melainkan memang sudah di rencanakan seseorang dan orang tersebut kini sedang menatap Zania dari sebuah gedung sambil menyeringai.


***


Seluruh anggota kerajaan kini telah berkumpul dan menduduki kursi masing masing begitu juga raja diamond, permaisuri dan putri Lucy mereka sudah duduk ditempat masing-masing.raja diamond pun memberikan sedikit kata kata penyambutan dan langsung membuka acara, serangkaian acara pembukaan telah selesai dan kini memasuki acara yang di tunggu-tunggu.


Pertandingan pun di mulai satu persatu putri bangsawan maju dan mulai bertanding menyisakan pemenang pemenang baru dan tiba saat nya Nesya maju ke depan melawan putri dari kerajaan angin bernama Meira.


Pertarungan pun dimulai mereka sama sama unggul dalam kekuatan sihir maupun beladiri namun karena Meira sudah sangat kelelahan karena melawan putri putri bangsawan sebelum nya iapun menjadi tidak fokus hingga serangan Nesya berhasil mengenainya dan kalah kini tinggal satu kali pertarungan lagi dia pasti akan jadi pemenang apalagi yang ia lawan hanyalah rakyat biasa pasti sangatlah mudah untuk mengalahkannya.

__ADS_1


Semua orang terdiam kini tinggal satu babak lagi yaitu Nesya melawan rakyat biasa ini pasti sangat membosankan karena pastinya Nesya dengan muda mengalahkan rakyat biasa itu pikir orang orang.


Kini saatnya giliran Zania ia pun segera berjalan ke area pertandingan dengan sebuah pedang biasa yang sering di gunakan para prajurit mereka yang melihat Zania hanya bisa tertawa bagaimana bisa ia melawan Nesya hanya dengan pedang seperti itu.


Setelah sampai di area panitia langsung meniup trompet tanda pertarungan di mulai, Nesya menyeringai puas ia pasti dengan mudah mengalahkan sampah yang ada di hadapannya.


Ia segera menyerang Zania dengan kekuatan penuh agar pertandingan ini segera berakhir dan dia akan memenangkan hadiahnya.


Nesya menyerang Zania dengan pedangnya yang hanya di tangkis oleh Zania Tampa berniat untuk menyerang.Nesya terus menyerang namun tak satupun serangan pedang Nesya mengenai Zania.


Nesya menjadi kesal dengan semua itu akhirnya menggunakan sihirnya.


Nesya menyerang Zania dengan kekuatan apinya dan Zania?? Ia hanya diam saja sampai api mendekat padannya ia langsung menangkis api itu dan apa yang terjadi???


Api nya padam ketika Zania menahannya menggunakan pedang biasa itu mereka yang melihat kejadian itu terkejut termaksud raja Ronald, ia pikir ini akan jadi pertandingan yang membosankan, tapi nyatanya ini sangat seru ia begitu antusias melihat pertandingan tersebut begitu juga dengan Nathan yang menyaksikan pertandingan di atas sebuah gedung tersenyum puas.


"Wah master, gadis itu sangat hebat bisa memadamkan api milik putri Nesya hanya dengan sekali tangkis itu pun dengan pedang biasa."Ucap Vian dengan nada takjub sedangkan Nathan hanya tersenyum menyeringai.


Setelah mengumpulkan kekuatannya Nesya langsung menyerang zania berharap Zania mati di lahap apinya.


Ia mengarahkan apinya menuju Zania semua orang menganggap bagaimana tidak disaat api besar melaju ke arah Zania, Zania hanya berdiri tanpa melakukan apa apa.


Nesya yang melihat apinya sudah mulai dekat dengan Zania menyeringai puas, pasti orang itu akan langsung mati, begitu pikir Nesya.


Saat api mendekat pada zania baru lah ia sedikit bergerak dengan memajukan telunjuk jarinya lalu ketika api menyentuh jari Zania, api tersebut berbalik arah menuju Nesya.


Nesya yang melihat serangan yang ia berikan menuju arah nya panik bagaiman bisa???Begitu pikirnya ia segera berlari menghindar ketika api dengan cepat kearahnya.


Terjadilah ledakan dahsyat yang mengakibatkan Nesya terpental hingga mengeluarkan darah dari mulutnya dan pingsan. Orang orang yang melihat itu pun sangatlah terkejut, bagaimana tidak dengan sentuhan telunjuk jari saja serangan hebat Nesya dapat berputar arah.

__ADS_1


Putri Nesya yang terkenal hebat terkalahkan oleh rakyat biasa yang sedari tadi hanya berdiri santai.


Raja Ronald yang melihat kejadian tersebut menyeringai puas, akhirnya ia menemuka seseorang yang pantas untuk anaknya., tak sia sia ia menyetujui untuk mengikut sertakan rakyat biasa.


Raja Hiugo yang melihat putrinya terluka panik dan menyuruh tabib untuk segera mengobatinya.


Sedangkan Zania yang melihat kepanikan Hiugo hanya tersenyum menyeringai.


Setelah pertarungan Zania akhirnya diumumkan sebagai pemenang


dan mendapat kan hadiah sesuai perjanjian hanya saja hadiah yang di berikan hanyalah hadiah 50 buah emas batang dan sebuah paviliun indah dan mewah di bagian barat kerajaan diamond.untuk hadiah spesial akan di berikan nanti malam sebagai acara perayaan kemenangan.


Zania yang mendengar kan itu tersenyum puas akhirnya ia menjadi kaya ditambah dengan hadiah istimewa yang akan ia terima nanti malam.


Ia pun bergegas pergi ke paviliun yang diberikan sebagai hadiah ia akan berdandan dengan cantik nanti malam.


Sementara Nathan tersenyum sangat puas melihat Zania menang.


"Akhirnya kau akan menjadi milik ku Nia."Ucap Nathan sembari tersenyum melihat kearah Zania.


penasaran dengan kelanjutannya..


yuk simak kelanjutan nya pada bab selanjutnya..


Jangan lupa vote dan tinggalkan jejak yah agar author makin semangat untuk update nya...


typo bertebaran dimana-mana harap tenang dan bijak dalam berkomentar...


terimakasih

__ADS_1


tbc


__ADS_2