Revenge Of The Princess (Revisi)

Revenge Of The Princess (Revisi)
20


__ADS_3

Setelah melewati pagi yang indah, Zania kembali duduk di taman, ia merasa sangat bosan.


Zania terus saja melamun, entah apa yang ada dalam pikirannya sekarang, hanya Zania, Tuhan dan Author yang tau.


Tanpa ia sadari Nathan kini tengah berjalan mendekat kearahnya. Nathan yang melihat Zania sedang melamun tersenyum geli. Ia mengingat kejadian di kamar mandi yang sangat menyenangkan.


Nathan pun mendekat, terpaan angin sepoi-sepoi meniup rambut Nathan hingga membuat rambutnya menjadi berantakan, tapi itu malah membuat Nathan menjadi semakin tampan dan seksi.


"Zania!"teriak Nathan dari kejauhan sambil terus berjalan mendekat, senyuman manisnya pun tak kunjung pudar.


Zania yang mendengar namanya di panggil langsung menoleh mendapati Nathan yang tengah berjalan mendekat dengan senyuman manis dan tampan.


Pipi Zania memerah seketika. Mata mereka bertemu menunjukan rasa mereka masing-masing lewat sorot mata yang berbeda.


Entah mengapa sorot mata Nathan yang begitu hangat membuat hati Zania berbunga-bunga.


"Nia, aku merindukanmu!"


Cup


🎵Kimi no toriko ni natte shimaeba kitto...


Kono natsu wa jūjitsu suru no motto...


Mou modoru nakutatte wasurenaide...


Demo kimochi wo tsutaete shimaeba


itsuka...


Kono yume wa samete shimae darou na...


Aoi kage ga yureru machikato..🎵


🎵"Summertime' Kimi no toriko -  Cinnamons x evening cinema"🎵( bagi yang wibu pasti tau lagunya ◉‿◉)


Blush..


Zania yang mendapatkan kecupan tiba tiba membuat pipinya memerah dan matanya membulat.


Aku pasti sudah gila.


Nathan yang melihat pipi Zania memerah tersenyum geli. Istrinya ini memang sangat menggemaskan.


"Nia! Nia! Zaniaaaaaa!" Teriak Nathan mengagetkan Zania dari lamunannya.


"I iya ada apa"Tanya Zania


"Ayo kita pergi!"

__ADS_1


"kemana?"


"Sesuai janjiku aku akan mengajakmu ketempat yang indah hari ini, eh bukan hari ini saja, tapi kapan pun kau mau aku akan mengajakmu ketempat yang paling indah di dunia."ucap Nathan sembari tersenyum hangat membuat jantung Zania berdetak kencang.


"Baiklah"Ucap Zania semangat 45


"Ayo!!" Ucap Nathan semangat dan langsung menggendong Zania ala bridal style lalu mengecup lembut bibir Zania.


🎵Kimi no toriko ni natte shimaeba kitto...


Kono natsu wa jūjitsu suru no motto...


Mou modoru nakutatte wasurenaide...🎵


🎵"Summertime' Kimi no toriko -  Cinnamons x evening cinema"🎵(Bagi yang wibu pasti tau lagunya 。◕‿◕。)


Ah lagi lagi dan lagi, aku sudah mulai gila. Seseorang tolong aku!!!


"Nathan tak perlu seperti ini aku bukan wanita lumpuh, ini berlebihan"Ucap Zania malu.


"Tak apa, aku menyukainya. Biarlah seperti ini, aku bahkan akan selalu menggendong mu walau tulang ku sudah bengkok dan rambutku sudah memutih"Ucap Nathan sembari tersenyum hangat.


Zania yang mendengar perkataan Nathan senang bukan main. Ia bahkan sampai menggigit leher Nathan saking gemasnya.


Nathan yang mendapat gigitan kecil di leher nya hanya bisa tersenyum manis, ia tahu Zania sekarang sedang malu malu kambing.


***


"Kau suka?"


"Iya aku sangat suka, ini sangat indah, terimakasih" Ucap Zania reflek memeluk Nathan.


Nathan yang mendapatkan pelukan dari Zania begitu senang, ia pun membalas pelukan itu dengan hangat.


"Kau tau Nia, ini tak gratis!"Ucap Nathan sembari tersenyum jahil.


"Apa??Jadi semua ini kau lakukan bukan dari dalam hati mu melainkan kau menginginkan imbalan" Ucap Zania dengan nada kecewa nya.


"Semua ini aku lakukan atas dasar keinginan hati ku karena aku mencintaimu" Ucap Nathan sembari tersenyum.


"Tapi tadi kau bilang tak gratis"Ucap Zania cemberut


"Yah, ini tak gratis kau harus membayar nya nanti "Ucap Nathan sembari tersenyum, lalu ia mengajak Zania untuk duduk di ayunan.


"Dengan apa aku harus membayar nya, aku tak punya uang" Ucap Zania masih kesal, kalau tak ikhlas untuk apa ia di ajak kesini, kalau tau begini lebih baik tak usah.


"Yah, aku tak minta uang atau apa pun. Yang ku minta adalah kau harus belajar untuk menerimaku dan mencintai aku seperti aku yang mencintaimu dan menerimamu, itu saja sudah sangat berharga untukku. Apa kau bisa" Ucap Nathan dengan nada hangat.


Zania yang mendengar permintaan Nathan ingin rasanya ia menangis. Tak perlu di minta pun Zania memang sudah jatuh cinta pada Nathan. Zania pun reflek memeluk Nathan dan mengecup bibir Nathan.

__ADS_1


"Tak perlu kau minta pun aku memang sudah jatuh cinta pada mu, dan aku juga akan menerimamu apa pun yang akan terjadi di masa depan." Ucap Zania yang membuat Nathan terkejut. Tak disangka ternyata secepat ini ia mendapatkan jawaban dari cintanya. Ia pikir cintanya hanya bertepuk sebelah kaki saja, ternyata cintanya di balas oleh Zania.(✿ ♡‿♡)


"Terimakasih"Ucap Nathan sembari mencium kepala Zania. setelah itu mereka pun berpelukan lama, menuangkan rasa cinta yang cukup dalam, sedalam danau Toba :D


Dalam pelukan hangat itu Nathan berbisik pada zania membuat Zania menjadi geli.


"Nia, kapan suami mu ini mendapatkan jatah?" Bisik Nathan dengan nada menggoda.


Zania yang mendengar itu, menjadi malu pipinya kembali memerah. Ia tak mungkin menolak lambat laun Nathan juga akan mendapatkan nya.


"Terserah pada mu saja"ucap Zania sembari mempererat pelukannya.


"Oh benarkah? bagaimana kalau sekarang, disini" Nathan


"Sekarang? disini? aku tak mau"Zania


"Tapi katamu tadi terserah, yah suamimu ini sudah tak bisa menahannya lagi, bisa bisa suamimu ini mencari istri kedua karena tak mendapatkan jatah dari istri pertama" Ucap Nathan pura pura ngambek.


"Jadi kau ingin menikah lagi hah"Teriak Zania kesal.


"Hahahaha pastilah enggak, mana berani aku" Ucap Nathan sembari tertawa melihat tingkah menggemaskan Zania. Zania hanya mendengus kesal, Nathan itu suka sekali menggodanya. Tapi ia suka.


"Baiklah, aku hanya bercanda jadi jangan marah yah.nanti cepat tua" Ucap Nathan sembari mencolek pipi Zania.


"Baiklah istri ku tercinta, kapan suamimu tersayang ini bisa mendapatkan jatah" Tanya Nathan.


"Terserah kau saja" Jawab Zania dengan pipi yang memerah.


"Oh baiklah nanti malam aku akan membuat mu tak bisa tidur nyenyak "Ucap Nathan sembari tersenyum mesum.


"Dasar mesum!"


"Biarlah, toh mesumnya sama kamu" Ucap Nathan sembari memeluk Zania.


"Aku mencintaimu Nia" Ucap Nathan sembari mencium pipi Zania lembut


"Aku juga mencintaimu Nathan"


SEMOGA TAK ADA PELAKORRRR NANTI


***


Yup apakah Nathan bakalan dapat jatah pertamanya?


penasaran dengan kelanjutan nya...


simak kelanjutan nya pada bab selanjutnya


jangan lupa vote dan tinggalkan jejak kaki yah.

__ADS_1


Terimakasih..


tbc


__ADS_2