Revenge Of The Princess (Revisi)

Revenge Of The Princess (Revisi)
12


__ADS_3

Setelah mengambil hadiah dari kemenangan nya Zania langsung menuju ke paviliun yang di berikan sebagai hadiah, Zania dan Lumi memindahkan seluruh barang barang mereka ke paviliun yang telah resmi menjadi milik mereka.


Mata Zania dan Lumi berbinar ketika melihat paviliun itu yah paviliun Lavender namanya. Paviliun yang banyak sekali ditumbuhi bunga lavender yang wanginya sangat menenangkan ditambah dengan bunga bunga indah lain nya menampilkan sebuah paviliun indah nan megah serta sejuk dan alami.


Mereka langsung memasuki paviliun tersebut dan meletakkan barang barang mereka di kamar masing-masing.


"Wahh ini indah sekali sangat sejuk dan wangi"Ucap Zania sembari memandang pemandangan bunga lavender dari atas balkon kamarnya.


"Nanti malam aku akan berdandan cantik hehehe sudah lama aku tak memakai gaun dan make up mereka pasti akan terpesona nanti"Ucap Zania yang masih berada di balkon.


Disaat ia sedang asik asik memandang hamparan bunga lavender matanya tertuju pada beberapa pelayan yang sedang berbicara alias menggunjing ia pun menajamkan pendengarannya.


"Hei kalian tau orang yang baru saja masuk tadi dia itu hanya rakyat biasa mengapa ia bisa tinggal disini"Tanya pelayan 1


"Aku dengar dia memenangkan pertandingan melawan putri bangsawan makanya dia bisa tinggal disini karena paviliun ini sebagai hadiah nya."Ucap pelayan 2


"Tapi kan paviliun ini sengaja di buat oleh putra mahkota untuk calon permaisuri nya nanti"Ucap pelayan 3


"Iya setau ku seperti itu"Ucap pelayan 1


"Mungkin dia akan menjadi permaisurinya putra mahkota !"Ucap pelayan 2


"Ahh kalau begitu ini sangat menyebalkan masa kita harus melayani rakyat biasa yang mungkin derajat kita lebih tinggi dari pada dia"Ucap pelayan 3


"Iya aku setuju.aku tak mau melayaninya" Ucap pelayan dua setuju dengan pendapat pelayan 3


"Sudah sudah nanti kalau dia dengar kita bisa di adukan dengan yang mulia Raja"Ucap pelayan 1 menyudahi pembicaraan.


Sedangkan Zania yang mendengarkan percakapan mereka hanya tersenyum smirk


"Hehehe kalian ingin bermain rupanya yah baiklah kalian adalah orang yang beruntung bisa mendapatkan ukuran cantik dari tangan ku"Ucap Zania sembari masuk ke kamar.


Di dalam kamar Zania terus berfikir tentang perkataan pelayan tadi,yang mengatakan paviliun ini khusus untuk calon permaisuri putra mahkota, tapi mengapa di jadikan hadiah pertandingan apa jangan jangan??


"Ahh sudahlah mana mungkin sebaiknya aku mandi dan bersiap siap hadiah istimewa aku akan datang"Ucap Zania sembari pergi ke kamar mandi.


***


kediaman Nathan


Nathan sedang duduk di balkon meminum teh ditemani oleh Lucy adiknya mereka asik berbincang bincang mengenai hari pernikahan Nathan.


"Kakak aku sangat bahagia sebentar lagi kakak akan menikah dan aku mempunyai teman baru"Ucap Lucy antusias, Nathan yang melihat adiknya begitu antusias tersenyum hangat.

__ADS_1


"Kakak apa kakak yakin dia mau menikah dengan kakak"Tanya Lucy sembari melirik Nathan.


"Kenapa bertanya seperti itu ?"Tanya Nathan


"Hmm aku tidak tau sih hanya saja sepertinya dia akan menolak kakak,karena kakak buruk rupa dan menyeramkan"Goda Lucy sembari tersenyum


"Meski dia menolak ku, dia akan tetap menikah dengan ku karena tak ada yang berani membantah Raja"ucap Nathan tersenyum menyeringai.


"Wahh kakak sepertinya sangat terobsesi yah dengan perempuan itu, apa kakak pernah melihat wajahnya."ucap Lucy sembari tersenyum


"Belum ia selalu menutup wajahnya.."ucap Nathan


"Hmm mungkin kah dia juga buruk rupa sama seperti kakak, hahahaha kalau kalian menikah akan menjadi pasangan buruk rupa"ucap Lucy sembari tertawa.


"Yah yah pergi sana bersiap siaplah. berdandan yang cantik acara tidak lama lagi akan di mulai katakan pada ayah aku akan terlambat."ucap Nathan mengusir halus adiknya.


"Iya iya, tak perlu berdandan pun aku sudah cantik tak sama seperti kakak, si buruk rupa hahaha"ucap Lucy tertawa sambil berlari keluar dari kamar Nathan, Nathan yang melihat adiknya berlari hanya bisa menggelengkan kepalanya .adiknya itu memang konyol.


***


paviliun Lavender


Zania telah siap berdandan ia memakai gaun berwarna putih yang cantik panjang gaun menutup kakinya hingga menyapu lantai dengan lengan pendek, rambutnya yang lurus sampai pinggang dan ujung rambut yang bergelombang berwarna abu-abu muda bercampur biru langit di biarkan tergerai cantik, ia memakai polesan make up yang elegan sehingga menambah kesan cantik nan manis.


"Nia apa ini kau"tanya Lumi dengan wajah terkejutnya


"Iya kakak ini aku, wah kakak cantik sekali"ucap Zania sembari menatap Lumi yang masih menganggap.


"Kau cantik sekali Nia sangat cantik"ucap Lumi sembari tersenyum manis.


"Kakak juga sangat cantik"ucap Zania membalas senyuman Lumi


"Nia, apa kita tak memakai penutup wajah??" tanya Lumi


"Tidak kakak"jawab Zania sembari memakai high heels nya


"Kau yakin, di sana masih ada keluarga kerajaan Belian pasti mereka akan mengenalimu"ucap Lumi khawatir


"Kakak tenang saja kita akan memakai sihir penyamaran sehingga mereka tak akan mengenali kita, meski mereka pernah melihat kita"ucap Zania sembari mengeluarkan sihirnya.


"Ohh baiklah."ucap Lumi sembari tersenyum sekarang ia tak perlu khawatir lagi


"Ya sudah ayo kita pergi aku sudah tidak sabar untuk mendapatkan hadiah istimewa."ucap Zania sembari berjalan dan di ikuti oleh Lumi.

__ADS_1


Mereka menaiki kereta kuda yang sudah dikirim dari kerajaan.


"Nia menurut mu apa hadiah istimewa nya"tanya Lumi di dalam kereta


"entah lah."ucap Zania.


Setelah beberapa menit berada di kereta kuda itu mereka pun akhirnya sampai, Zania turun dan di ikuti Lumi semua orang terpaku melihat penampilan Zania yang begitu cantik.


Mereka berbisik bisik siapa wanita cantik itu pakaian apa yang di pakainya,dan lain lain.


Zania dan Lumi memasuki ruangan khusus menunggu yang telah di sediakan sebelum acara di mulai.


Setelah beberapa menit menunggu acara pun di mulai,semua kandidat istana dan tamu undangan sudah memasuki ruangan dan duduk ditempat masing masing.


Raja Ronald dan permaisuri nya pun sudah memasuki ruangan dan duduk ditempat masing-masing.di ikuti putri Lucy yang cantik nan anggun.


Zania yang masih di ruangan tunggu hanya tersenyum manis ia akan keluar ketika namanya telah di panggil.


Acara pun di mulai pidato dari raja Ronald pun sudah selesai..kini saatnya memanggil sang juara.


Ketika nama Zania di panggil Zania pun langsung berdiri dan menuju ruangan.


"Pemenang dari pertandingan beladiri dan sihir.Zania Alexander memasuki ruangan"Suara pengawal membuat mereka mengarahkan pandangan pada pintu terutama raja Hiugo ia sangat terkejut ketika mendengar nama tersebut apalagi selir dan anak pertamanya Nesya mereka sangat terkejut dengan nama yang baru saja di ucap kan meskipun berbeda nama belakang mereka sangat penasaran dengan wajah wanita tersebut.


Zania tiba di pintu dan memasuki ruangan dengan anggunnya semua mata terpesona pada kecantikannya, pada gaunnya, cara berjalannya,senyumannya,matanya, rambutnya ,dan lain lain yang ada pada zania.


Maria si selir dan Nesya pun menghela nafas lega ternyata bukan Zania si sampah pikir mereka tapi tetap saja Nesya kesal dan marah, perempuan itu lebih cantik dari pada dia dan juga bisa mengalahkannya ia tak bisa membiarkan ini ia harus balas dendam.


"Salam hormat kepada yang mulia Raja beserta keluarga semoga yang mulia Raja dan keluarga selalu di berkati."ucap Zania memberi salam sembari menunduk dan tersenyum manis dan di angguki oleh Ronald.


"Baiklah aku Raja Ronald akan mengumumkan kepada seluruh anggota kerajaan bahwasanya aku menyatakan Zania Alexander sebagai pemenang dari pertandingan dan berhak mendapatkan hadiah istimewa"ucap Ronald sembari tersenyum.


Mereka yang melihat Raja Ronald tersenyum sangat kaget karena mereka sama sekali tak pernah melihat senyuman dari raja yang terkenal kekejamannya itu hal itu membuat mereka penasaran apa sebenarnya hadiah istimewa tersebut begitu juga dengan Zania ia sudah tak sabar untuk menerimanya.


**yup.. penasaran dengan kelanjutan nya...


simak kelanjutan nya pada bab selanjutnya...


jangan lupa vote dan tinggalkan jejak yah...


Agar author makin semangat untuk update setiap bab nya...


typo bertebaran dimana-mana harap tenang dan bijak dalam berkomentar**..

__ADS_1


tbc


__ADS_2