Ryu Si Pendekar Naga Putih

Ryu Si Pendekar Naga Putih
Chapter 21 Penyelamatan Raja Darka


__ADS_3

Akhirnya Ryu mengetahui alasan mereka mendapatkan surat permintaan tolong dari Kerajaan Aquan.


Arka, yaitu anak dari raja darka, meminta pertolongan kepada Ryu dan teman temannya agar mereka mau menyelamatkan ayahnya, yaitu raja Darka.


Setelah mendengar penjelasan dari Arka, Ryu dan teman temannya setuju untuk menyelamatkan raja Darka.


Akhirnya Ryu, Yuki, Airi, Shain dan Erin Pergi ke tempat dimana para iblis menyekap Raja darka, bersama dengan para prajurit yang di utus Arkan untuk membantu Ryu dan teman temanya.


Erin bertanya


"Kira kira seperti apa musuh kita nanti?"


Kemudian Ryu menjawab


"Aku juga tidak tahu, walaupun begitu jangan meremehkan musuh kita nanti, Erin, Yuki berhati hati lah, berusaha lah melawan jika kalian bisa dan jika tidak sanggup lari lah"


Yuki berkata


"Aku tidak akan lari!"


Ryu berkata kepada Yuki


"Terserah kau saja, paling kau hanya akan merepotkan ku"


Kemudian tiba lah mereka di pintu gerbang berbentuk tengkorak yang merupakan pintu masuk ke dalam markas Iblis bawah laut yang dipimpin oleh iblis bernama ciao.

__ADS_1


Para perajurit dan Ryu yang sudah sampai di gerbang tengkorak itu mulai waspada, jika sampai ada serangan yang di lancarkan oleh ciao kepada mereka " jangan sampai lengah, memang tidak ada penjaga di pintu gerbang ini tapi bisa saja mereka sudah bersiap untuk menyerang kita di dalam sana"


Perlahan, mereka melangkah masuk kedalam Gerbang itu dan sampai mereka masuk pun tidak ada satu penjaga pun yang ada di tempat itu.


Ryu dan para penjaga mulai merasa aneh, dengan markas ciao, yang tak ada satu pun yang menjaga di setiap ruangan, sampai pada suatu ketika beberapa prajurit terkena serangan yang tidak mereka ketahui pelaku penyeranganya, sontak mereka langsung mengeluarkan senjata mereka, dan memperhatikan kesekitar mereka.


"Semuanya hati hati...mereka sudah mulai menyerang, hey kalian keluarlah!"


Kemudian salah satu prajurit berkata


"Hahahaha.... ternyata dari tadi kalian tidak sadar padahal sejak awal kami sudah berada di dekat kalian"


Ryu dan Teman teman menjadi bingung karena ucapan salah satu prajurit itu "Apa maksudmu, ah...jangan jangan?"


Sampai Shain menyadari sesuatu "Aku mengerti kenapa di sepanjang jalan tidak ada penjaga satu pun, maupun iblis yang mengintai, karena prajurit itu...adalah musuh kita yang kita tunggu tunggu"


"Akhirnya kalian sadar, ini adalah anak buahku dan iniliah aku...ciao para, para penjaga yang kalian temui di gerbang Kerajaan Aquan adalah salah satu dari kami, saat tau kalian sudah datang untuk menyelamatkan raja darka, mereka langsung mengabarkannya kepada ku dan saat kalian hendak kemari kami menyamar menjadi salah satu prajurit dan sengaja membiarkan Markas tanpa penjaga!"


Ryu kemudian berkata setelah mengetahui jati diri para prajurit yang sebenarnya "Akhirnya kalian muncul"


"Ha.. melawan pendekar naga putih, menarik, bagaimana ayo mulai"


"Yuki, Erin ingat bertarung atau lari"


Pertarungan kemudian dimulai dari Ryu yang menyerang terlebih dahulu untuk menghadapi ciao dengan pedang naga suci.

__ADS_1


Sedangkan Shain, Airi, Yuki, dan Erin berusaha menghadapi Para pasukan Ciao.


"Kali ini aku tidak akan lari"


Pertarungan sengit terjadi diantara Ryu dan Ciao


"Rasakan ini Pendekar naga putih, Pusaran air iblis"


menerima serangan itu seketika Ryu langsung tersedot kedalam pusaran air itu, tetapi Ciao langsung terkejut melihat Ryu yang tiba tiba berada di belakangnya "Ha... kau tidak akan bisa keluar dari pusaran air miliku"


"Benarkah ( kemudian menendang Ciao hingga terpental menghantamkarang)."


"apa? hwuaakakkakakk"


Ryu langsung menerjang Ciao dengan tendangannya, akan tetapi Ciao berhasil menghindari Terjangan Ryu .


Ciao kemudian melancarkan serangan kearah Ryu "Cakar laut "


Serangan itu langsung ditahan Ryu dengan Serangan dari tebasan Pedang Naga Suci "Chi...Tebasan cahaya suci"


Serangan Mereka saling bertabrakan yang menimbulkan gelombang dasyat disekitar mereka "Mati lah..."


"Maaf tapi aku tidak akan mati semudah itu graaaaaaahhhhh..."


Ryu dengan sekuat tenaga berusaha menghancurkan seranngan yang di lancarkan Ciao.

__ADS_1


"Ayolah...masih kurang...lebih kuat...lebih kuat lagi!"


~Bersambung~


__ADS_2