
"Ayo cepat, kita harus mencari tempat baru untuk membangun sebuah desa"
Ucap Kepala desa kepada warga desanya yang terusir dari desa mereka sendiri.
Dan kebetulan sekali Ryu dan teman temannya juga melewati jalan yang sama dengan jalan yang dilintasi oleh segerombolan warga desa yang terusir dari desanya sendiri.
terlihat segerombolan warga yang hanya berjalan kaki dengan membawa barang barang dan anak anak mereka yang masih kecil, tanpa berbicara satu katapun Yuki langsung turun dan mendatangi segerombolan warga desa itu "Hey Yuki mau kemana kau?" Tanya Ryu yang melihat Yuki turun dari kereta kuda.
Yuki mendekat kesegerombolan warga desa dan bertanya "Maaf! kalau boleh aku tahu kalian hendak kemana?"
Kepala desa menjawab "Kami ingin mencari sebuah lahan untuk membangun desa baru"
Ryu memberhentikan kereta kuda dan mereka semua turun dan mendekat kearah warga desa "hah Yuki kau tahu? dengan begini kau sudah memperlambat perjalanan kita"
Yuki malah balik memarahi Ryu dengan berkata "Hei Ryu sebaiknya kau diam dulu! bukannya sudah menjadi tugas kita untuk membantu orang orang yang kesusahan?" Tanya Yuki kepada Ryu
Ryu menjawab dengan kata kata santainya "Itu tugasmu bukan tugasku, tugasku hanya untuk membasmi iblis dari muka bumi ini, kau tahu itu kan!"
__ADS_1
Perdebatan antara Ryu dan Yuki terus berlanjut hingga Kepala desa berkata "Iya aku tahu itu tapi, apa kau tidak punya rasa kemanusiaan?" Tanya Yuki dengan nada tinggi.
Kepala desa kemudian memotong pembicaraan mereka berdua sambil berkata "Hey pemuda berambut putih! kau bilang tugas mu hanya untuk membasmi iblis! kalau begitu kau harus membantu kami untuk melawan iblis yang mengambil desa kami!"
Mendengar perkataan Kepala desa, Ryu langsung menanyakan nama dari iblis yang mengambil paksa desa mereka "Kalau boleh aku tahu siapa nama iblis yang merebut desa kalian?"
tanya Ryu kepada Kepala desa.
kepala desa menjawab sambil mengusap dagunya yang dipenuhi dengan janggut "Oh namanya Kasin"
Yang lain sedang berbincang sedangkan Shain,Erin,dan Airi hanya bersantai dibawah sebuah pohon "Apa yang mereka bicarakan?" Tanya Airi yang sedang bersantai.
Ryu yang mengetahui tentang Iblis yang bernama kasin itu berkata "Kasin? bukannya dia hanya seorang iblis yang lemah!"
Kepala desa termasuk Yuki langsung kaget dengan perkataan yang dilontarkan dari mulut Ryu, bagaimana tidak mereka bingung kenapa yuki bisa tahu kalau Kasin hanyalah iblis yang lemah "Hey, bagaimana kau bisa tahu? (Itu tidak penting, jawab Ryu) iya memang dia iblis yang lemah, bahkan kami bisa saja mengalahkannya, tapi yang membuat itu menjadi sulit adalah seorang wanita yang dijuluki sebagai pendekar kipas merah" Ucap Kepala desa
Ryu sedikit mengkerutkan dahinya setelah mendengar nama Pendekar Kipas merah yang mengingatkannya dengan seseorang dimasa lalu yang ia kenal "Pendekar Kipas merah, tidak! itu tidak mungkin, mana mungkin dia masih hidup!" Batin Ryu yang sedang memikirkan seseorang dari masa lalunya.
__ADS_1
~Desa Hakaga~
Diam diam mereka masuk kedesa Hakaga yaitu desa dimana warga desa yang diusir itu tinggal sebelumnya, dengan menyamar menggunakan jubah berwarna hitam dan pakaian yang bisa digunakan sebagai alat penyamaran mereka masuk kedalam Desa Hakaga dengan berhati hati.
Mereka berjalan secarah terpisah agar tidak dicurigai oleh para iblis disekitar mereka, namun itu tak membuat pandangan para iblis tidak tertuju pada mereka.
"Astaga, Aku khuwatir kita akan ketahuan" gugup Erin yang melihat pandangan para iblis tertuju pada mereka.
~Kantor kepala desa Hakagi~
"Tuan sepertinya ada pengganggu yang datang" Ucap Wanita yang dijuluki pendekar Kipas Merah.
Kasin menjawab sambil duduk dimeja Kepala desa Hakagi "Kalau begitu, habisi mereka dan jangan berikan ampun sama sekali, tunjukan kalau iblislah yang berkuasa didunia ini"
~Bersambung~
Visual Ryu
__ADS_1