
"Hakare apa masih jauh?"
Tanya Ryu sambil terus berlari, untuk cepat sampai kemarkas damyo.
Hakare menjawab
"Sepertinya kita sudah dekat"
Hingga mereka sampai disebuah hutan lebat dan gelap, namun tidak terdapat sebuah bangunan atau sebuah tempat hunian di hutan itu, hakare yang bingung berkata "Ah.. bagaimana bisa, aku ingat sekali, hari itu aku melihat markas damyo muncul tepat disini?"
Ryu kemudian bertanya kepada Hakare "Muncul ? kau bilang markas damyo muncul"
Hakare kemudian menceritakan apa yang saat itu ia lihat dihutan "Malam itu aku pergi berburu, aku tak sengaja melihat sebuah markas yang tiba tiba muncul dihutan ini, markas itu adalah markas damyo, aku melihat damyo keluar bersama iblis bertopeng, setelah melihat itu tentu saja aku langsung lari aku tidak akan menyia nyiakan nyawa ku hanya untuk melihat mereka"
Setelah mendengar cerita dari Hakare Ryu mengaktifkan mata Raga miliknya dan benar saja dengan menggunakan mata raga Ryu bisa melihat dimana letak Markas Damyo berada "Jadi markasnya dari tadi berada dihadapanku ya, kau cukup cerdik Damyo"
setelah berhasil melihat letak markas Damyo berada, Ryu dengan hati hati memasuki markas damyo, Karena mata normal tidak bisa melihat benda ilusi, Dimata Hakare, Ryu seakan akan menghilang lenyap ditelan bumi " Eh.. Ryu.. kau pergi kemana? Ryu? "
~ Markas Damyo ~
__ADS_1
Ryu menyelinap masuk kedalam Markas damyo dengan hati hati, tapi sayang salah satu anak buah damyo melihatnya, saat Ryu hendak beranjak dari tempat ia bersembunyi "Hei siapa disana?" Tanya salah satu iblis
Ryu langsung kabur tanpa menjawab pertanya dari salah satu iblis itu "Gawat! ini artinya... kabur! "
Sontak iblis iblis itu berpikir Ryu adalah penyusup dan langsung mengejarnya dengan beberapa pasukan iblis "Hey berhenti, hey kau! panggil yang lainnya tangkap dia!"
Ryu terus berlari berusaha kabur dari kejaran para iblis, hingga langkahnya terhenti saat semua jalan telah di tutup oleh gerombolan iblis yang siap menangkapnya "Hu.... ( menghela napas)"
"SERANG!"
Para Iblis langsung berlari kearah Ryu bersama dengan senjata ditangan mereka, sepertinya Ryu tak akan punya pilihan lain selain menghadapi para iblis itu, Dan benar saja Ryu mengeluarkan pedangnya yaitu pedang naga suci kemudian menebaskannya kepada salah satu iblis.
Mendengar perkataan Ryu, membuat para iblis disekitarnya terpancing amarahnya "Brengsek... bunuh dia!"
Dengan mengayunkan pedangnya sambil memutarkan tubuhnya, Ryu membuat tubuh para iblis itu terbagi dalam berbagai bagian menggunakan pedangnya "Huh habis sudah"
Para iblis sudah tubang tak bersisa, hanya dengan tebasan Pedang naga suci, Dan akhirnya orang yang ditunggu tunggu Ryu datang juga. kedatangan nya dimulai dengan suara tepuk tangan yang begitu keras "Pok pok pok"
Suaranya bergema hingga membuat Ryu tak sadar kalau tangannya bergetar, akibat mendengar suara tepuk tangan itu "apa ini?aku tidak mungkin takut kan?ah ini aura membunuh yang begitu kuat"
__ADS_1
Dari kegelapan muncul seorang pria beraura iblis yang begitu kuat yang terpancar dari dirinya dan dia adalah "Damyo!" ucap Ryu sambil mengkerutkan dahinya .
Tanpa basa basi Ryu dengan kecepatan kilatnya, melancarkan serangan kepada damyo dengan aura naga putih di tubuhnya, tapi serangan yang dilancarkan Ryu dapat dengan mudahnya dihentikan oleh Damyo
"Kau...katakan! dimana Teman temanku? aku sudah tahu bahwa Keadaan desa yang makmur hanyalah ilusi semata dan penduduk nya adalah iblis yang menyamar sebagai manusia, aku mengetahuinya dari Hakare dihutan, jadi beritahu aku dimana kau menyekap penduduk desa dan teman temanku?" Tanya Ryu
~ waktu Ryu dan Hakare berada dihutan ~
Saat Hakare menceritakan penjelasannya kepada Ryu "Aku adalah satu satunya orang yang tidak tertangkap oleh segerombolan iblis, Ryu yang kau dan mata ku ini lihat tentang desa itu hanyalah sebuah ilusi keadaan desa yang makmur itu hanyalah ilusi dan warga desa adalah iblis yang menyamar"
Sebelum menjawab pertanyaan Ryu Damyo terlebih dahulu melempar tubuh Ryu kedinding hingga membuat dinding sampai retak karena tubuh Ryu menghantamnya begitu keras "Lemah! oh maaf kau menunggu jawabanku ya, mereka berada di penjara bawah tanah, bersama dengan penduduk desa Akaragi" Jawab Damyo.
Ryu kembali bangkit dan menggunakan Jurus yang hanya dikuasai oleh pemilik kekuatan Naga Putih yang dulu dikuasai oleh Fan shen
Yaitu DRAYU.
"Baiklah Damyo, kau yang memulainya kan" Ucap Ryu yang diselimuti dengan aura Naga Putih yang begitu kuat dengan jubah berlambang Naga yang terbuat dari aura Naga Putih.
~ Bersambung ~
__ADS_1