
Padahal Ryu sudah menceritakan kisahnya panjang lebar bahkan sampai matahari terbit, tapi ternyata mereka tertidur saat Ryu sedang mengisahkan cerita masa lalu nya "Hey apa kalian tidak mendengarkan kisah ku ( tak ada jawaban, menengok kebelakang ) apa mereka tertidur! hah..."
~Fugaku ( Tempat manusia setengah dewa tinggal dulu)~
Sambil menggosok matanya Yuki bertanya "Ah apa kita sudah sampai?"
Shain kemudian terkejut melihat puing puing bangunan yang sudah hancur yang di kenal dengan Fugaku "Eh... tempat ini kan, bukanya ini...Fugaku?"
Ryu menjawab "Benar ini Fugaku tempat Ras manusia setengah dewa tinggal ratusan tahun yang lalu"
Airi dan Erin yang sudah pergi terlebih dulu kebangunan itu memanggil mereka untuk datang kemari "Hey kalian cepatlah kesini, kalian harus melihat ini, kau juga guru"
Mereka langsung datang ketempat Airi dan Erin yang memanggil mereka
Terlihat sebuah permata berwarna merah besar yang tertancap didinding bangunan itu, Ryu yang penasaran perlahan memegangnya "Benda ini... seperti menarik ku untuk menyentuhnya"
__ADS_1
Tiba tiba keanehan langsung terjadi kesadaran Ryu langsung berpindah kealam lain setelah menyentuh permata itu "Ah...dimana aku?"
Ryu melihat sekelilingnya yang hanya di penuhi dengan kabut, tapi seorang pria muncul dari balik kabut dan berkata pada Ryu " lAkhirnya kau datang Zhong li"
Ryu yang kebingungan dengan perkataan Pria yang memanggilnya dengan sebutan Zhong li bertanya " Siapa kau l? siapa Zhong li? dimana aku?"
Pria itu berkata "Tanyakan satu persatu, baiklah aku lau shen, kau berada di alam para arwah"
Pertanyaan Ryu yaitu Siapa Zhong li membuat Ryu balik melancarkan pertanyaan yang sama pada pria yang bernama lau shen itu "Kau belum menjawab satu pertanyaan ku Siapa Zhong li? "
Pria itu berkata "Kau akan menemukan jawabanya di gerbang arwah perempuan yang bernama An li"
Lau shen menlancarkan alasannya kepada Ryu "Aku tidak berhak untuk memberitahukannya kepadamu, lagi pula jika kau datang kepadanya kau akan tahu jawaban lengkap darinya, tapi jika kau hendak kesana kau harus siap melawan penjaga gerbangnya"
Setelah mendengar itu Ryu berniat untuk pergi kegerbang arwah perempuan bernama An li, demi mencari jawaban dari pertanyaan nya itu "Merepotkan, tapi aku penasaran dengan jawabannya jadi aku akan pergi, hei pak Lau shen aku pergi!"
__ADS_1
Ryu kemudian pergi menuju gerbang perempuan bernama An li, sementara Lau shen itu tersenyum kecil sambil memperlihatkan mata kanan yang sama dengan mata kanan milik Ryu yang di sebut Mata Raga "Semoga berhasil, Zhong li"
~Pintu Gerbang An li~
Ryu sampai di pintu Gerbang An li, tapi Ryu tidak melihat satu pun penjaga atau makhluk yang menjaga pintu gerbang itu "Pria pembohong! di mana penjaganya?"
Tapi tiba tiba ada mahkluk yang tak terlihat menyerang Ryu, tanpa bisa dilihat oleh Ryu "Hwaaa...k, ah...dari mana itu? kenapa aku tak bisa melihatnya?"
Ryu terus menerus menerima serangan dari mahkluk yang tak terlihat oleh matanya itu
"Ah... kalau begini terus aku tidak akan bisa masuk ke gerbang itu dan bertemu dengan perempuan bernama An li!"
Ditengah keadaan terpojok itu, entah kenapa Mata Raga berwarna emas dengan pola berupa garis yang beratus ratus tahun tidak kembali aktif tiba tiba mata kanan Ryu yang bernama Raga itu aktif, dan membuat Ryu bisa melihat sosok yang menyerang "Apa ini? ah... jadi itu! kalian berdua yang menyerang ku, eh.. bagaimana aku bisa melihatnya, ha.. itu tidak penting, yang penting sekarang aku bisa melihat kalian dan itu artinya aku bisa menyerang kalian berdua mahkluk jelek!"
Ryu masih belum sadar kalau dia bisa melihat kedua mahkluk itu berkat mata Raga nya yang bangkit, dengan menggunakan pedang Naga Suci, Ryu bersiap menyerang kedua mahkluk itu, yang sudah bisa di lihat olehnya
__ADS_1
"Aku akan memberikan hadia untuk kalian dengan Pedang ku ini, bersiaplah!"
~Bersambung~