Ryu Si Pendekar Naga Putih

Ryu Si Pendekar Naga Putih
Chapter 22 Pertarungan bawah laut


__ADS_3

Serangan yang di timbulkan oleh Ciao dan Ryu membuat gelombang besar di laut, bahkan gelombang itu sempat di rasakan oleh para warga Kerajaan Aquan "ah... apa yang terjadi ya?/wah ada apa sebenarnya ini?"


Sementara itu Yuki berusaha menghadapi anggota Ciao dengan bantuan Teman temannya


"eh...mati kau...rasakan ini"


Kemudian salah satu anggota ciao hendak menusuk yuki dari belakang secara diam diam, tetapi berhasil di hentikan oleh Erin yang memukul kepala orang itu menggunakan sebongkah batu hingga tak sadarkan diri "huh.. rasakan itu beraninya menyerang dari belakang, kak yuki kau baik baik saja?"


"Ya aku baik baik saja"


Sedangkan Shain menghadapi anggota Ciao itu dengan kekuatan iblis miliknya


"*Tusukan tanduk ibli*s "


"Whaakkkkakaa.../heaaakk"


Walaupun sudah di serang berkali kali hingga babak belur merek terus menerus menyerang


"Akkk... kita tidak boleh mengecewakan Tuan ciao, ayo serang!"


"Ya...ayo..."


dan Airi menggunakan kemampuan berpedangnya untuk menghadapi anggota ciao "Kilatan cahaya biru"


Para anggota ciao yang menyerang Airi menerima luka tebasan dari Pedang Airi itu.


Sementara Ryu bertarung satu lawan satu melawan Ciao.


"Kau lumayan hebat, Pendekar Naga Putih"

__ADS_1


Ryu berkata


"Kau juga... ciao, tapi aku tak akan kalah darimu"


"Hah... percaya diri sekali"


Ciao berlari sambil mengeluarkan senjata berupa cambuk, yang di arahkannya kepada Ryu, yang menggunakan Pedang Naga Suci.


"Ayo hadapilah serangan cambuk ku ini!"


Ryu menangkis serangan demi serangan yang di lancarkan Ciao, dengan Pedang Naga Suci miliknya.


Sesekali mereka berdua keluar dari Air dan bertarung di udara sebelum kembali kedalam air.


"Hah...hah.... Bagaimana Ciao...masih ingin di lanjutkan?"


"Te..tentu ...saja!"


Hingga pada satu ketika Ciao berhasil mencekek leher Ryu dengan cambuknya "A..aahkkkk.."


Ryu terus menebas nebaskan pedangnya di tali cambuk Ciao "Percuma kau menebas nebaskan pedangmu di tali cambukku, karena cambuk ku tidak akan putus"


Ciao kemudian melemparkan Ryu kebebatuan karang di sekitar mereka hingga hancur akibat tertimpa Ryu yang delemparkan oleh Ciao


"Ha...baiklah..."


Walaupun Diserang terus menerus oleh ciao, tapi Ryu terus kembali bangkit untuk menghadapi Ciao.


Ryu kemudian melesat kearah Ciao dan bersiap menyerangnya, akan tetapi Ciao pikir dia bisa membaca pergerakan Ryu "Hah menyarang ku secara langsung gerakan mu terbaca!"

__ADS_1


Seketika dia mengarahkan pukulan kearah Ryu, tapi dengan secepat kilat Ryu menghilang dari hadapan Ciao "hah pengecut ...di mana kau"


Ternyata Ryu telah keluar dari dalam Air dan sudah bersiap menerjang Ciao dengan tebasan Pedang Naga Suci nya, dari udara Ryu tengah mempersiapkan serangan yang akan dilancarkannya kepada Ciao


"Aku diatas sini bodoh..."


Sontak Ciao langsung melihat keudara dari bawah permukaan air "Ah...apa..apa yang akan kau lakukan?"


Ryu yang sudah bersiap menerjang Ciao dengan tebasan Pedang Naga Suci, berkata "Kau akan segera tahu"


Terjangan yang sangat cepat di lakukan oleh Ryu kearah Ciao membuat Ciao tidak sempat untuk berlindung dari serangan yang akan di berikan oleh Ryu "Ah...apa...jangan jangan... haa... tidak...."


"Grwaaaaaaaaahhhh ..... Tebasan Kilat!"


Hasil dari serangan terjangan dan tebasan Pedang Naga Suci Ryu membuat Ciao kehilangan lengan kirinya "Ucapkan selamat tinggal dengan lengan kirimu"


"heaaakkkakakkkk........ be....beraninya kau!"


Seketika Darah mengalir dari bagian lengan kiri Ciao yang terpotong oleh tebasan Pedang Naga Suci milik Ryu.


Tetapi itu bukanlah Akhir dari Ciao, ciao kemudian mengangkat bagian baju yang menutupi perutnya, kemudian terlihat sebuah segel berbentuk tanduk yang berada di perutnya, yang membuat Ryu bingung "Apa yang akan di lakukannya" batin Ryu


Kemudian Ciao mengucapkan sebuah kalimat yang membuka segel yang berada di perutnya "Demi kebangkitan mu, kukorbankan diri ku seraplah jiwa ku, wahai Giban (monster yang di ciptakan dari kekuatan raja sheiki yang bangkit dengan cara mengorbankan jiwa orang yang memanggilnya untuk di serap oleh giban sebagai nyawa agar Giban bisa hidup, *yang hanya bisa memanggilnya adalah orang yang sudah ditanamkan langsung bibit giban oleh Raja sheiki yang berupa sebuah sege*l)


Seketika Jiwa Ciao keluar dari tubuhnya dan menjelma menjadi Giban yang berwujud (hiu)


Sontak Ryu langsung terkejut melihat Mahkluk yang bernama Giban


"Gi...giban... makhluk apa itu?" Tanya Ryu.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2