Ryu Si Pendekar Naga Putih

Ryu Si Pendekar Naga Putih
Chapter 38 Melawan Iblis Palu dan Kapak


__ADS_3

"Chi dimana sebenarnya para warga?" Tanya Airi, sembarih terus mencari dimana keberadaan warga desa bersama dengan teman temannya, Yuki, Erin, dan Shain.


Sementara itu Ryu dan Sina masih terus membasmi para iblis yang ada dihadapannya, demi bertemu dengan Kasin dan mengalahkannya.


~Terowongan bawah tanah~


"Tak kusangka, ternyata didesa ini memiliki terowongan bawah tanah." Kaget Yuki yang melihat terowongan bawah tanah, yang tepat berada dihadapan mereka.


Lagi lagi Shain merasakan hawa negatif yang perlahan mendekat kearah mereka "Ah.. ini? semuanya dibelakang!" Ucap Shain sembarih memperingati teman temannya.


Untung saja mereka semua berhasil menghindari serangan yang tiba tiba muncul tepat dihadapan mereka, tepatnya serangan itu keluar dari terowongan gelap bawah tanah.


Perlahan wujud iblis yang diam diam menyerang Shain dan teman temannya keluar dari kegelapan.


Gemetar, dan keringat mulai muncul ditubuh mereka, melihat iblis yang akan mereka hadapi bukan hanya satu iblis yang memiliki energi yang sangat mengerikan, melainkan dua Iblis bertubuh kekar dengan aura yang kuat ditubuh mereka, ditambah dengan senjata Kapak dan palu ditangan mereka.


"Ada penyusup ya!" Ucap salah satu iblis yang menyerang Shain dan teman temannya.


"Apa kalian penjaga disini?" Tanya Airi sembarih memegang gagang pedangnya


"Tentu saja" Ucap salah satu iblis sembarih bersiap menyerang dengan palunya.

__ADS_1


Iblis pemegang palu langsung melesat kemudian bersiap menghantamkan palunya kearah mereka, tetapi dengan cepat Airi menahan palu itu dengan menggunakan pedangnya.


"Shain hempaskan dia dengan kekuatan iblis milikmu! Yuki, Erin pergilah biar aku dan Shain yang menangani ini, cepat selamatkan para warga!" Ucap Airi sembarih terus berusaha menahan palu keras milik salah satu dari iblis itu.


"Shain, Airi jangan sampai mati!" Ucap Yuki sembarih beranjak pergi keterowongan bawah tanah bersama Erin.


Yuki dan Erin pergi masuk keterowongan bawah tanah, sementara Shain dan Airi harus menghadapi kedua iblis yang berada dihadapan mereka berdua.


Shain hendak mengambil kesempatan dengan menghempaskan iblis pembawa palu, tetapi sayangnya sebelum berhasil melakukan itu Shain terpental akibat pukulan dari Iblis pembawa kapak. "tak akan kubiarkan kau!" Ucap Iblis pembawa Kapak.


"Hwuaakkk..." Ucap Shain yang terpental kedinding.


Bukan hanya Shain, Airi yang sudah tak bisa menahan palu dari Iblis pembawa palu, dihempaskan hingga tubuh Airi menghantam tanah "heakkk..."


~Sementara itu, Ryu dan Sina~


Setelah berhasil membasmi iblis diarea depan Desa, Ryu dan Sina melanjutkanya kearea dalam Desa dekat Kantor kepala desa.


Tebasan pedang naga suci dan kibasan kipas merah terus menerus menumbangkan para iblis dihadapan mereka, tapi saat pertarungan sedang berlangsung tiba tiba Ryu merasa khuwatir kepada teman temannya.


Karena hal itu Ryu hampir saja menerima serangan dari salah satu iblis sebelum iblis itu berhasil dihabisi oleh Sina, Sina yang melihat Ryu saat itu langsung bertanya kepadanya "Ada apa denganmu? kau tadi hampir saja terkena serangan"

__ADS_1


Sembarih memasang wajah khuwatir Ryu menjawab "Ah.. maafkan aku, tapi tiba tiba muncul perasaan tidak enak didalam hatiku"


"Chi merepotkan saja.. dasar" Batin Ryu sembarih mencoba untuk tenang


~Pertarungan Shain dan Airi melawan kedua iblis~


Airi bangkit, setelah itu kembali menyerang kedua iblis itu dengan jurus Tebasan Seribu


Serangan itu begitu cepat bahkan sampai membuat dua iblis yang menerimanya cukup kewalahan "Hebat, Chi.. aku tidak bisa melihat saja, aku harus membantu kak Airi."


Shain bangkit, kemudian membantu Airi dengan melancarkan serangan Tanduk Petir "Kak Airi menyikirlah! aku akan memberikan serangan kepada mereka"


"Baiklah, lakukan dengan cepat!" Ucap Airi sembarih menyingkir dari hadapan kedua iblis itu.


Serangan pertir berbentuk tanduk dilancarkan kearah Kedua iblis itu, tak ada pilihan lain selain menerima serangan itu, karena kedua iblis itu entah mengapa tidak bisa bergerak setelah terkena tebasan pedang airi.


serangan itu berhasil mengenai kedua iblis itu, hingga asap dari serangan Shain menutupi seluruh tubuh kedua iblis itu, yang membuatnya dan Airi tak bisa melihat apa apa.


"Apa kita berhasil?" Tanya Shain sembarih menatap fokus kearah gumpalan asap.


~Bersambung~

__ADS_1


Visual Erin



__ADS_2