Ryu Si Pendekar Naga Putih

Ryu Si Pendekar Naga Putih
Chapter 40 Kecepatan Kasin


__ADS_3

Ryu menghancurkan pintu dihadapannya, dan menemukan Kasin yang sedang duduk dikursi, seolah telah menunggu kedatangan mereka "Oh sungguh tamu yang kurang sopan" Ucap Kasin sembarih berdiri dari tempat duduknya.


Sementara para warga berhasil diselamatkan oleh Yuki dan Erin, itupun berkat bantuan dan Airi dan Shain yang telah berhasil menahan dan menghabisi kedua Iblis yang menghalangi mereka.


Kipas merah milik Sina dan Pedang Naga Suci milik Ryu sudah bersiap untuk menerima perlawanan dari Kasin "Ryu, kau harus berhati hati dia bukanlah Kasin yang dulu, dia sudah sangat kuat" Ucap Sina berusaha memperingati Ryu.


"Bukannya kau yang harus berhati hati, kau tak perlu menghawatirkan ku!" Ucap Ryu.


Obrolan langsung terhenti ketika Kasin melesat dengan cepat, kearah Ryu dan Sina. Gerakan cepat yang dihasilkan Kasin begitu kuat sampai sampai membuat wajah Ryu tergores tanpa menyentuhnya sedikit pun.


Bahkan Sina tidak dapat melihat pergerakan yang ditimbulkan oleh Kasin "Ini kecepatan yang melampaui batas apa ini? jangan bilang dia.." Ucap Sina yang sedang menyimpulkan sesuatu.


Ucapan Sina terhenti begitu Kasin kembali muncul dihadapannya dan Ryu "Kalian pasti bingung! bagaimana bisa aku mendapatkan kecepatan seperti ini? akan ku beritahu.."


Ucapan Kasin langsung dipotong oleh Ryu dan berbicara dengan santainya "Kenapa kau hendak memberitahu kami? Aku dan Sina juga tidak menanyakan apa apa?" Tanya Ryu.


Walaupun yang Ryu ajak bicara adalah musuh tapi Sina tidak suka dengan perkataan Ryu yang tidak sopan "Hey Ryu itu.. itu tidak sopan"


Walapun Ryu telah berkata seperti itu, Kasin tetap melanjutkannya "Huh.. Seperti biasa kau tidak sopan, tapi tak apa aku tetap akan memberitahukannya, aku dulu begitu lemah sampai aku diberi kekuatan oleh yang mulia Sheiki, yaitu kecepatan tanpa batas" Ucap Kasin.


Setelah menunggu, Ryu akhrinya senang karena dia bisa kembali melanjutkan pertarungannya "Sudah selesai? bagus ayo lanjutkan pertarungan."


Pertarungan berlanjut setelah Kasin mengatakan "Baiklah". Serangan demi serangan dilancarkan oleh kasin, sementara Ryu dan Sina hanya bisa menerima serangan tanpa bisa melawan balik, yang disebabkan oleh cepat Kasin bergerak.

__ADS_1


Kasin dengan kecepatanya melesat dan berpindah kearea yang lebih luas, sedangkan Ryu dan Sina langsung mengejar perginya Kasin.


Kasin membawa Ryu dan Sina kesebuah area berbatu yang luas, agar lebih mudah baginya untuk bergerak leluasa "Silahkan serang aku jika kalian berdua bisa, aku akan melawan kalian berdua Rambut putih yang tidak sopan dan Sina si penghianat, lawanlah aku!"


"Chi.. lama kelaman orang ini membuatku kesal" Ucap Ryu.


Begitu angin berhembus diantara mereka bertiga, Sina langsung mengibaskan kipasnya kearah Kasin, walau dengan cepat Kasin menghindari serangan yang dilancarkan Sina.


Ryu dan Sina terus menerus melancarkan serangan kepada Kasin, tapi tak ada satupun serangan yang mengenainya. Sampai mereka sadar bahwa mereka hanya membuang buang tenaga "Ah.. kita hanya membuang buang tenaga!" Ucap Sina yang sudah mulai kewalahan.


Kasin terus menerus bergerak kesana kemari, sembarih sesekali berhenti untuk berucap sesuatu "Aku bosan sekali. Hanya aku yang terus menerus menyerang kalian, kapan kalian menyerangku? aku sudah sangat bosan"


Karena tak bisa melawan, tiba tiba terlintas dibenak Ryu untuk menggunakan kekuatan mata Raga miliknya yang mungkin bisa digunakannya untuk melawan Kasin "Aku tahu cara yang bisa digunakan untuk melawannya! jika kita ingin melawan kecepatan yang begitu dasyat, kita harus melampawi atau mengendalikan kecepatan itu"


Perkataan Ryu membuat Sina sedikit bingung "Apa maksudmu, apa kau berniat untuk mengendalikan waktu?" Tanya Sina.


"Apa maksudmu kau memiliki mata yang mempunyai kekuatan dewa, dan kau ingin menggunakan kekuatan pengendali waktu dari dewa waktu?" Kaget Sina mendengar penjelasan Ryu.


"Benar! tapi.. menggunakan kekuatan Dewa waktu memiliki konsekwensi tersendiri, dimana biasanya pengguna mata Raga akan mati setelah menggunakannya, juga kekuatan ini hanya bisa dipakai dalam waktu yang singkat tergantung penggunanya" Ucap Ryu.


Sina baru ingin menentang Ryu untuk menggunakan kekuatan itu tapi Ryu terpaksa menggunakannya, karena tiba tiba Kasin hendak melesat kearahnya dan menyerangnya "Rasakan ini!" Ucap


Kasin sembarih melesat kearah Ryu.

__ADS_1


Bersamaan dengan aura emas dan segel berlambang jam didahi Ryu muncul, waktu tiba tiba terhenti. terlihat Sina dan Kasin yang terdiam kaku tanpa bergerak sedikitpun, burung burung yang terbang seakan terdiam dan tertahan diudara.


Tak mau membuang waktu karena penggunaan waktu kekuatan yang singkat, Ryu langsung menyerang Kasin. "Satu, Dua, Tiga.. chi.. tubuhku.."


Entah mengapa darah tiba tiba keluar dari mata Raga milik Ryu, tubuhnya terasa diserang dari dalam, pertanda tubuhnya sudah tak sanggup menggunakan kekuatan Waktu "Ah.. harus kuakhiri sekarang juga"


Serangan diakhiri Ryu dengan Jurus Arus Waktu, di iringi dengan lambang Jam didahi Ryu yang bersinar dengan warna keemasan "Jurus Arus Waktu" Teriak Ryu.


Waktu kembali berjalan, Sina kembali bergerak dengan ekspresi bingung, sementara tubuh Kasin seketika meledak "Hwaakkkk.."


Pertarung seketika berakhir setelah Ryu tumbang setelah memuntahkan darah dari mulutnya "A.. aku menang!"


Sementara Sina langsung mendekat kearah Ryu saat Ryu tumbang ketanah "Ryu bangun bangun, jangan bilang kau menggunakan kekuatan itu, Ryu.."


Bersambung


**Yuk dukung Author dengan cara dibawah ini👇


Klik like👍


Komen💥


Vote🙋

__ADS_1


Rate bintang 5☆☆☆☆☆


Sampai jumpa dicahpter selanjutnya bye**..


__ADS_2