
Setelah berhasil menyelamatkan Adik Erin dan Membebaskan Hutan bambu dari pada Monster iblis Ryu kembali melanjutkan perjalanannya bersama Yuki tapi mereka mendapatkan dua teman baru, Yaitu Airi dan Erin,
ya walaupun Ryu sudah susah payah melarang mereka ikut, tetapi Airi dan Erin tetap saja bersih keras ingin ikut dengan Mereka berdua kedesa Fui.
Hingga Ryu terpaksa membawa mereka ikut kedesa fui.
"Baiklah kalian berdua boleh ikut"
Airi yang mendengarnya langsung senang.
" Bagus...te..terimakasih guru..."
Erin bertanya
"ah kakak kita di izinkan ikut oleh kakak naga ini"
Airi menjawab
"ya..."
Ryu kemudian berkata kepada Erin dan Airi, sambil mengancam mereka.
"Tapi...ingat kalau kalian hanya menggangu ku bersiaplah...kalian akan kutinggalkan di lembah yang gelap, yang di huni oleh monster monster ganas dan disanalah kalian akan dicabik cabik dan makan oleh monster itu ... paham"
Airi dan Erin berkata dengan tubuh mereka yang bergetar setelah mendengar perkataan Ryu.
"Pa...paham..."
"Kakak...naga...ini...kejam...sekali"
Yuki berkata
"sudahlah ayo cepat kita pergi"
Kemudian mereka berngkat, terbang dengan menggunakan daun eldian milik Ryu.
Sedangkan Erin dan Airi malah memandangi pemandangan sekitar sambil mengeluarkan kata kata berisik.
"Wah pemandangan dari atas sini indah sekali"
"kakak kakak coba lihat"
sambil menunjuk sebuah burung.
__ADS_1
"ya burung nya indah sekali"
kata Airi.
Ryu yang tak tahan mendengar nya langsung berkata dengan nada kesal sambil mengeluarkan Aura naga putih dari tubuhnya.
"kalian...berdua bisa tidak diam..."
sontak mereka berdua langsung diam tak berkutik.
"Ma....maaf guru..."
"ya...maaf Kakak naga"
Yuki berkata
" Hey Ryu tenanglah sedikit. "
Kesokan harinya mereka sampai di desa tempat tinggal Yuki, desa Fui.
Mereka kemudian turun dan daun eldian.
Saat itu desa fui telah sepenuhnya dikuasai para Monster iblis dan dipimpin oleh kaum iblis bernama Yudo.
Ryu bertanya "bagaimana kita bisa masuk"
Yuki menjawab "tenang kita lewat jalan rahasia ini saja"
Airi berkata dengan Ekspresi bingung "Jalan rahasia?"
Ryu, Yuki, Airi, dan Erin pergi memasuki Jalan rahasia yang di ketahui oleh yuki.
"jadi begini cara mu untuk pergi dari desa fui untuk menemuiku"
"ini jalan yang akan tembus kemarkas rahasi para biksu."
Sesampai di maraksa para biksu Yuki heran kenapa tidak ada seorang pun di Tempat itu.
"Paman jaen, biksu roku, apa ada seseorang disini "
Kemudian Ryu bertanya kepada Yuki
"Hey yuki...kenapa tidak ada seorang pun disini?"
__ADS_1
Yuki yang kebingungan menjawab .
"a..aku juga tidak tahu kenapa mereka semua tidak ada disini"
Erin berkata .
"Sepi sekali...tempat ini"
tiba tiba ada seseorang yang datang sambil bertepuk tangan.
"pok...pok...pok"
"bagus, kau memanggil pendekar naga putih ya"
Mereka berempat langsung menengok kearah orang itu, dan terkejutnya mereka mengetahui orang itu adalah...Yudo.
Yuki yang terkejut langsung berkata
"ah...kau...Yudo..."
Ryu berkata
"Ah..jadi dia Yudo."
Ryu langsung bersiap menghadapi yudo tapi, Ryu dan yang lainnya langsung pingsan tak sadar kan diri akibat terkena sumpit dari para prajurit yudo.
"aaaa...akkk apa....ini kepalaku...pusing"
Setelah Ryu Sadar dia sudah berada di sebuah penjara bawah tanah.
"aaa....aak...kepalaku sakit sekali...ah..di..dimana yuki dan yang lainnya,eh...diamana aku"
sementara itu Yuki, Airi, dan Erin berada di penjara yang berbeda.
Yuki kemudian sadar sementara Airi dan Erin masih tak sadarkan diri
"Di..dimana ini? Airi ...Erin..ah...dimana ini sebenarnya...Ryu...dimana ryu..."
Kemudian Seseorang dari Penjara yang lain berkata "Yuki...apa itu kau..."
Yuki yang melihat orang itu langsung berkata.
" kau...kau adalah...biksu roku"
__ADS_1
~Bersambung~