
Terlihat Ryu dan Topeng naga yang sama sama kewalahan, keringat saling bercurcuran diantara mereka berdua. "Ah... kau sangat kuat! itulah yang membuatku sangat ingin membunuhmu!" Ucap Ryu.
"Benarkah?" Tanya Topeng naga, dengan aura putih yang perlahan muncul ditubuhnya.
Ryu tersenyum jahat, kemudian Ia dan Topeng naga saling melesat satu sama lain, mereka saling beradu pukulan hingga masing masing dari mereka terpental.
"Hah, apa dengan kekuatan itu kau pikir bisa menyelamatkan aken? apa kau pikir aken akan senang kau selamatkan dengan kekuatan kegelapanmu?" Tanya Topeng naga.
Untuk sesaat Ryu terdiam, namun aura kegelapan masih menyelimuti dirinya. "Memangnya kau tahu apa tentang diriku, kata katamu sangat membuatku marah!"
Ryu yang sangat marah kemudian berlari kearah Topeng naga, tangan yang dilapaisi dengan aura kegelapan berniat ia gunakan untuk menghajar Topeng naga.
Tapi semua itu berhasil dihalau oleh Topeng naga dengan menggunakan jurus pelindung. "Tidak semudah itu! Tameng Suci" Ucap Topeng naga.
__ADS_1
Topeng naga mengumpulkan energi alam ketubuhnya, berencana menyerang Ryu dengan jurus yang ia miliki. "Aku tidak suka melawan orang yang tidak sadar, jadi aku akan menyadarkanmu terlebih dahulu dengan jurus ini Cahaya tanah rimba" Ucap Topeng naga.
"Coba saja jika kau bisa! dan aku yang akan menghabismu!" Ucap Ryu dengan percaya diri.
Sebuah cahaya hijau dari Topeng naga melesat kearah Ryu dengan sangat cepat, sementara Ryu dengan sigap melancarkan serangan balik untuk menahan serangan yang dilancarkan Topeng naga. "Hmm cahaya yang indah! tapi itu terlalu indah untuk melukaiku. Akan kutunjukan apa itu yang disebut dengan serangan rasakan ini!".
Kedua serangan saling beradu, namun betapa terkejutnya Ryu melihat serangan Topeng naga perlahan mulai melenyapkan serangan miliknya. "Kenapa bagaimana bisa?" Tanya Ryu.
"Seseorang yang dikendalikan oleh emosi, tak akan bisa menyerangku. Oleh karena itu sadarlah jika ingin menyerangku!" Jawab Topeng naga.
Bersamaan dengan kekalahan Ryu, Sina dan teman temannya yang lain akhirnya berhasil masuk kedalam arena pertarungan. "Ah... Ryu, Yuki... kalian cepat tolong mereka!" Perintah Sina.
"Astaga apa yang membuat mereka sampai seperti ini? mereka berdua benar benar terluka parah!" Kaget Airi.
__ADS_1
Erin dan Shain dengan sigap menopang Ryu dan Yuki dan membawa mereka pergi, sedangkan Topeng naga sudah tak terlihat disekitar tempat itu.
~Topeng Naga~
Topeng naga yang sudah terluka parah kini sedang menyandarkan tubuhnya disebuah pohon. "Khak... Ryu perjalanan sepertinya masih panjang, sebelum kau berhasil mengendalikan kekuatan Naga putih, sejak 3000 tahun yang lalu kau tak pernah berubah."
Sebuah portal tiba tiba muncul dihadapan Topeng naga, ia secara sigap langsung waspada begitu melihat portal itu muncul. "Chi apa lagi ini?" Tanya Topeng naga.
Seseorang perlahan keluar dari dalam portal, yang mengejutkan orang itu adalah Raja para iblis, Sheiki. "Kau... kau adalah... Shei...ki?" Ucap Topeng naga.
Sheiki menjawab. "Benar panggil aku yang mulia Sheiki! Raja para iblis. Jadi kau yang disebut Topeng naga, yang baru baru ini menghabisi ratusan Iblis sekaligus pimimpinnya digua tengkorak."
Gemetar itulah yang dirasakan oleh Topeng naga ketika bertemu dengan Sheiki raja para iblis. "Hah... chi! kenapa aku harus dengannya disaat seperti ini?" Batin Topeng naga.
__ADS_1
"Aku penasaran terhadap dirimu! dibandingkan dengan Pemuda naga itu, kau jauh lebih menarik! aku ingin melihat wajah dibalik topeng itu!" Ucap Sheiki yang seketika membuat tubuh Topeng naga gemetar.
~Berambung~