
~Gunung Sun~
Angin berhembus kencang digunung Sun sementara terlihat dari kejauhan Ryu yang sedang menggendong 2 ekor kerbau dipundaknya sembarih terus berkeliling gunung Sun. Dan saat ini sudah 4 hari setelah Ryu akhrinya dilatih oleh sun.
Sementara Sun mengawasi Ryu dari atas pohon sembarih memakan pisang. "Hei hei tinggal 50 putaran lagi kau bisa istirahat cepat selesaikan Ryu! aku lelah terus mengawasi mu" Ucap Sun.
lalu Ryu mengoceh dalam batinnya "Chi memangnya siapa yang memberikan tugas sepeti ini!"
"Berhentilah mengoceh dan lakukan saja apa yang kuperintahakan!" Ucap Sun.
Ryu yang kaget, bagaimana Sun bisa tahu kalau dia sedang mengoceh langsung berkata. "Ah... bagaimana Guru bisa tahu kalau aku sedang mengoceh!" Ucap Ryu sembarih menoleh kehadapan Sun.
"Hah berarti memang benar kau sedang mengoceh! sebenarnya aku tadi hanya mengetesmu, tapi setelah aku tahu kalau kau benar sedang mengoceh akan kutambah putaranya menjadi 70 kali putaran!" Ucap Sun.
Kesal Ryu langsung melemparkan kedua kerbau itu kearah Sun, namun dengan tongkatnya Sun dapat dengan mudah menangkis kerbau kerbau itu.
"Ah... kalau hanya latihan seperti ini kapan aku bisa mengalahkan Raja Sheiki?"Ucap Ryu kesal.
Ryu yang kesal lantas langsung mengeluarkan pedang naga suci, kemudian menerjang kearah Sun. "Kau ini memang orang tidak sabaran!" Ucap Sun.
__ADS_1
Pertarungan pun terjadi seluruh kera digunung Sun keluar untuk menyaksikan pertarungan antara Sun dan Ryu.
"Hey pemuda itu baru saja diangkat sebagai murid oleh yang mulia, sudah berani mengajak yang mulia untuk bertarung!" Ucap salah satu Kera digunung Sun.
Tongkat Sun dan Pedang Ryu saling beradu, Tongkat Sun begitu keras hingga membuat tangan Ryu kanannya yang sedang memegang pedang bergetar.
"Ah... Tongkatnya begitu keras hingga membuat tangan kananku bergetar, aku ingin seberapa kuat dirimu Guru Sun!" Batin Ryu.
Ryu kemudian mengeluarkan kekuatan naga putih miliknya untuk melihat seberapa kuat Sun.
Ryu kembali berlari menyerang Sun tapi kini dengan aura naga putih disekujur tubuhnya. "Kau bertambah cepat setelah menggunakan kekuatan Naga Putih!" Ucap Sun sembarih terus menangkis serangan yang dilancarkan Ryu.
Sesaat terliahat Sun tersenyum kecil sembarih berkata "Kau terlalu meremehkan ku Ryu."
Serangan Ryu membuat asap dimana mana membuatnya tak bisa mengetahui apakah serangannya mengenai Sun atau tidak "Apakah berhasil!"
Sun kemudian berjalan keluar dari asap dengan aura emas menyelimuti tubuhnya. "Hmm... jadi itu yang kau sebut dengan serangan?" Ucap Sun sembarih terus berjalan kearah Ryu.
Tak ada luka yang terlihat ditubuh Sun, hingga membuat Ryu bertanya tanya sekaligus gemetar. "Bagaimana bisa?" Tanya Ryu.
__ADS_1
Sun berjalan perlahan kearah Ryu lalu mengambil tongkat emasnya, kemudian melesat dengan cepat menghantamkan tongkatnya ketubuh Ryu yang saat itu tak bisa bergerak akibat melihat aura dashyat milik Sun. "Inilah yang disebut dengan serangan!" Ucap Sun.
Serangan Sun begitu keras hingga membuat Ryu memuntahkan darah dari mulutnya!
"Huakk... Aku kalah!" Ucap Ryu menahan sakit lalu kemudian pingsan.
Sadar Ryu kemudian membuka matanya, lalu ia melihat kesekitar, ia melihat begitu banyak kera. Perlahan Ryu bangun, saat itulah datang salah satu Kera datang kepadanya.
"Hei kau sudah sadar? kau ini benar benar ceroboh, menantang yang mulia saat kau baru saja diangkat menjadi muridnya. Jauh berbeda dengan Zang dan Lei." Ucap Kera itu.
Mendengar perkataan Kera itu, Ryu langsung bertanya "Siapa itu Zang dan Lei, apa bisa kau jelaskan?"
"Jadi kau tidak tahu, Zang dan Lei adalah murid pertama yang mulia mereka adalah pendekar bersaudara. kabarnya mereka tengah dalam perjalanan kemari, setelah diperintahkan guru untuk mengembara menghabisi iblis iblis yang ada." Jelas Kera itu.
"Murid pertama guru?" Ucap Ryu penasaran.
Sedangkan terlihat seorang pemuda dan seorang wanita yang tak lain adalah Zang dan Lei yang saat ini sedang menuju gunung Sun yang sudah berada tak jauh dari mereka. "Kakak sepertinya kita bertemu Guru?" Ucap Lei.
Zang tersenyum kecil sembarih berkata "Ya sebentar lagi kita pasti akan bertemu Guru aku ingin melihat siapa murid baru Guru, apakah dia layak atau tidak menjadi murid Guru atau tidak"
__ADS_1
~Bersambung~