Ryu Si Pendekar Naga Putih

Ryu Si Pendekar Naga Putih
Chapter 31 Para Iblis Bertopeng


__ADS_3

Seorang pria berjubah hitam misterius berhasil kabur dari kejaran para warga, bahkan napasnya sampai tidak teratur akibat berlari begitu kencang hingga jantungnya berdetak begitu cepat


"ah...ah.. Dasar iblis!"


Pria itu duduk, di bawah sebuah pohon untuk beristirahat sejenak, sampai pria itu melihat bayangan seseorang yang berada tepat di atas pohon yang sedang di gunakannya sebagai tempat beristirahat "Ah... siapa disana?"


Seseorang yang dari tadi mengintainya ternyata adalah Ryu, Ryu melompat dari atas pohon, lalu mendekat kearah pria itu "Oh.. jadi aku ketahuan ya"


Anehnya Pria itu berpikir bahwa Ryu adalah seorang iblis "Hey mataku boleh kau tipu tapi tidak dengan pikiranku, kau..kau adalah iblis kan?"


Kata katanya membuat Ryu semakin bingung dengan pria itu "Hey wajah tampan ku ini kau bilang iblis yang benar saja?"


Pria itu berkata "hey kau itu terlalu percaya diri? kau tidak bisa menipuku kau itu iblis kan"


Walaupun Ryu sudah mengatakan berkali kali bahwa dia bukanlah seorang iblis, Pria itu tetap keras kepala dan menunuduh Ryu adalah seorang iblis "Hey harus kubilang berapa kali lagi? aku ini bukan seorang ib....lis..... Mengerti? aku saja barus tiba didesa ini ! hey aku tidak mau panjang lebar, sebaiknya kau beritahu aku kenapa kau panggil para penduduk dengan sebutan iblis, dan kenapa kau bilang kalau desa ini palsu"

__ADS_1


Setelah mendengar penjelasan Ryu Pria itu setuju untuk memberitahu Ryu segalanya "Begitu ya, baiklah sebelum aku menceritakannya aku ingin meminta maaf dulu pada mu atas kesalah pahaman ku padamu karena aku tidak bisa memebedakan mana manusia dan mana iblis karena ilusi mereka dan Aku ingin memperkenalkan namaku, Perkenalkan namaku hakare"


Ryu langsung memaafkan Pria yang bernama hakare itu karena dia sudah tak sabar ingin mendengar penjelasan darinya "Ah ilusi? Baikah baiklah aku memaafkan mu, kalau begitu hakare cepatlah aku tidak mau menunggu lebih lama"


Hakare mulai menceritakannya "Jadi begini...."


~ Sementara itu didesa Akaragi ~


Yuki dan yang lain menginap disebuah penginapan didesa akaragi sambil menunggu Ryu kembali "ah orang itu lama sekali" Kata Yuki


Asap mulai masuk dari sela sela jendela, pintu dan lubang lubang kecil di dinding, Shain mulai merasa ada yang tak beres, apa lagi dengan asap yang mulai memenuhi ruangan tempat mereka menginap "Ah... ada yang tak beres, aku tidak bisa melihat apa apa dengan semua asap ini!"


Mereka mulai waspada dengan kedatangan asap yang masuk keruangan mereka, mereka saling mencari satu sama lain karena tidak bisa melihat di tengah asap yang memenuhi ruangan itu "Shain, Airi, Erin dimana kalian?"


Satu persatu mereka pingsan karena ditotok oleh seseorang "Kalian dimana...kakk..."

__ADS_1


Sayangnya Ryu datang disaat teman temannya telah hilang entah kemana


"Semuanya aku kembali aku bersama pria aneh ini ( Sambil membuka pintu ) hey apa kalian ada di dalam ( Tidak ada jawaban )"


Asap yang banyak keluar melewati wajah Ryu dan Hakare. Yang membuat mereka lansung batuk karena tak sengaja menghirup asap yang keluar dari ruangan itu setelah mereka membuka pintu "Uhuk uhuk..."


Ryu terkejut melihat barang barang yang berantakan dimana mana, dan yang paling aneh tidak ada seorang pun disana "Yuki, Airi, Erin,....Shain dimana kalian? hey ayolah aku sedang tidak ingin bercanda"


Hakare kemudian memegang pundak Ryu dan berkata "Ryu ini gawat sepertinya, teman temanmu sudah ditangkap oleh para iblis suruhan damyo"


Dan benar saja ada beberapa bukti kalau ada iblis yang masuk kedalam tempat penginapan itu salah satunya adalah hawa negatif iblis yang masih baru di tempat itu "Ah... sepertinya memang benar aku masih bisa merasakan hawa negatif iblis yang masih baru disini, Hakare apa kau tahu dimana keberadaan damyo? aku harus memberi pelajaran padanya!"


Dengan bantuan Hakare, Ryu akhirnya bisa mengetahui tempat keberadaan Damyo "Bagus! aku bisa menggunakan kekuatan ku untuk menghajarmu Damyo!"


~Bersambung~

__ADS_1


Pembicaraan Ryu dan Hakare di hutan akan dibahas di chapter berikutnya.


__ADS_2