
Diriku yang sedang dikendalikan oleh kekuatan besar, meneyrang xion lau dengan membabi buta.
Para murid yang menonton pertarungan kami terheran heran karena kekuatan dasyat yang menyelimuti diriku"hey, kekuatannya seperti monster apakah itu benar benar dia?"
Safau dan Yugou langsung lari kocar kacir setelah melihat kekuatanku itu "Yu...Yugou ayo lari! kita bisa terbunuh olehnya"
"Ya... lebih baik begitu"
Tetapi Xion tetap maju menyerangku dengan kakuatan kumbang hijau miliknya "Aku tidak akan kalah darimu..."
Dengan mengarahkan tinjunya dia berlari kearahku dan bersiap menghantamku dengan kepalan tangan nya "Terima ini!"
Tapi baru saja pukulannya hendak mengenai diriku tapi aku lebih dulu menghantam perutnya, hingga Xion lau memuntahkan darah dari mulutnya "Semua yang menggangguku akan ku habisi" Kataku yang sedang dikendalikan oleh kekuatan besar.
"A...akkkk bagaimana mungkin aku bisa....ka...lah!"
Seketika Xion lau tumbang, dan kemudian Kakek Fan shen menyudahi pertarungannya "Pertandingan selesai! kau pemenangnya ( Ryu ), Ryu.. tenanglah kendalikan kekuatanmu"
Tetapi aku yang tak terkendali mengamuk dan menghancurkan apa saja yang berada di sekitarku "Grwaaaaaa.... semua yang mengganguku akan kuhabisi!"
Para murid langsung berlari berusaha melindungi diri dari amukan ku "Semuanya ayo pergi, menjauh dari tempat ini, sekarang"
Sementara Kakek Fan shen turun dan mencoba untuk menenangkanku "Ryu kendalikan dirimu!"
Perlahan Aura putih menyelimuti tubuh Kakek Fan Shen "Kalau begitu tak ada pilihan lain"
Pertarungan pun terjadi antara aku dan kakek Fan Shen, Kakek fan shen langsung mengeluarkan pedang naga suci untuk menghadapi diriku "Tebasan kilat naga"
Tetapi dengan tatapan mata kanan ku yang berwarna keemasan aku dengan mudah menangkis serangan Pedang suci "yang mengangguku akan kuhabisi"
Kakek Fan Shen dengan kecepatan kilat menerjangku hingga aku terpental keudara "Maaf untuk ini Ryu"
"Kwuaaaakkk....."
Kakek Fan shen langsung melompat keudara dan mementalkanku kembali ketanah "Graa... mau apa kau?"
"Hanya berusaha menadarkanmu"
"heaakkkkkkk..."
__ADS_1
Aku bangkit dan kemudian melancarkan serangan berupa akar pepohonan yang mengarah kepada Kakek Fan shen "Mati kau!"
Kakek Fan Shen yang menyadari serangan yang dilancarkan oleh ku adalah serangan yang dapat mengendalikan tanaman dan pepohonan seperti kekuatan dewi alam
"Itu... bukanya kekuatan dewi alam"
Serangan akarku itu berhasil mengikat Kakek Fan shen hingga seluruh badanya tertutupi oleh akar "Musnah sudah"
Tetapi dari akar itu muncul cahaya putih dari sela sela akar, kemudian akar musnah bersamaan dengan cahaya putih yang semakin terang.
Terlihat kakek Fan shen yang dibaluti aura berwarna putih dengan jubah berlambang naga yang terbuat dari energi naga yaitu Drayu "Apa kah aku harus serius untuk melawan mu, Ryu"
Aku berlari kearah Kakek Fan shen bersiap untuk menyerangnya "Mati kau orang tua!"
Namun niatku itu digagalkan oleh seseorang berjibah hitam yang mentotok diriku hingga membuatku jatuh tak sadarkan diri "huh... hampir saja, lama tak berjumpa kakak Fan!"
Kakek Fan shen berkata
"Jadi itu kau... Gao shen! )"
Aku kemudian terbangun, dan melihat teman temanku yang sedang menunggu diriku sadar.
Aku yang baru sadar bertanya kepada teman teman ku "Apa yang sebenarnya terjadi?"
Wai shen menjawab "Kau tadi lepas kendali, dan kekuatan mu itu membuat semua orang lari ketakutan"
Ran bertanya kepada diriku "Hey darimana kau bisa mendapatkan kekuatan sebesar itu"
Diriku yang juga tidak tahu sedikitpun tentang kekuatan dasyat ku itu berkata
"Aku juga bingung, selama ini aku tak pernah mengeluarkan kekuatan seperti itu"
Sementara itu dikediaman Kakek fan shen
Pria berjubah hitam atau Gao shen yang sebenarnya adalah adik dari kekek fan shen itu datang untuk memberitahukan informasi baru tentang ras iblis kepada Kakek Fan shen.
Kakek Fan shen bertanya
"Ada apa kau datang kesini"
__ADS_1
Gao shen menjawab dangan tampang serius "Aku kesini untuk memberitahukan sebuah informasi penting tentang ras iblis"
Kakek Fan shen yang penasaran tentang informasi mengenai ras iblis itu kemudian bertanya kepada Gao shen
"Informasi apa?"
Gao shen menjawab
"Setelah mereka berhasil memusnahkan ras manusia setengah dewa beberapa tahun yang lalu, Ras iblis berencana untuk mengambil alih alam manusia"
Kakek Fan shen kemudian berkata
"Ah... Ras iblis, jadi begitu"
Kemudain Gao shen menanyakan tentang diriku yang memiliki mata yang mereka sebut dengan mata raga
"Ngomong ngomong, mata anak yang lepas kendali tadi itu... adalah mata raga kan?"
"Benar!"
Gao shen yang bingung karena mata raga hanya dimiliki oleh ras Manusia setengah dewa, kemudian balik bertanya kepada Kakek Fan shen
"Tapi... bukanya mata Raga hanya dimiliki oleh Ras Manusia setengah dewa"
"Itulah yang aku pikirkan"
~Beberapa tahun kemudian~
Setelah beberapa tahun kemudian aku resmi menjadi pewaris Kekuatan Naga Putih.
Tetapi tak lama berselang, Peperangan terjadi diantara Ras iblis dan Manusia kami ras manusia berusaha mempertahankan alam kami tapi saat itu terjadi
"Srekkkk..."
Suara sayatan itu terdengar ditelingaku dan aku melihat Kakek Fan shen yang kepala terpotong oleh tebasan pedang Raja sheiki, "Kakek!"
Dan saat itulah aku disegel para dewa dan saat itu juga Iblis berhasil menguasai alam manusia di bumi.
~Bersambung~
__ADS_1