SECOND LIFE (Kehidupan Ke Dua)

SECOND LIFE (Kehidupan Ke Dua)
Bab 3. Cemburu


__ADS_3

Kini hanya tinggal Jihyun dan Yunna , mereka berdua berjalan bersamaan menuju tempat dimana mobil mereka parkir.


Yunna pun menjadi salah tingkah dan bingung harus diam saja ataukah harus mengobrol. Ia tak tau harus membicarakan apa, Yunna berfikir sambil berjalan dibelakang Jihyun dan menjaga jarak langkahnya.


Tapi sialnya, karena tak memperhatikan jalannya , Yunna tersandung sebuah batu lalu hampir tersungkur.


dan brukk ... Yunna pun menghantam punggung ketua Timnya yang ia rasakan kekar dan lebar itu.


" Hey ada apa denganmu ... apa kau melamun hingga tak memperhatikan jalanmu .... ?" omel Jihyun dengan nada ketusnya.


" Maafkan Letnan ... aku kurang hati hati "! balas Yara.


" Bersyukur kali ini hanya punggungku yang kau tabrak, bagaimana jika itu punggung sebuah mobil ... ?


heuh .... kau ceroboh sekali "


imbuh Jihyun kembali.


Hingga kemudian terdengar suara seorang wanita memanggil namanya.


" Jihyuun ... !" panggil wanita itu.


Jihyun pun menoleh pada sumber suara , ternyata seorang wanita cantik dengan balutan dress pink selutut dipadu dengan blazer warna hitam .


terlihat sangat cantik dan anggun.


ia adalah Oh Yunmi, seorang dokter yang Jihyun sukai dan kini dikabarkan tengah dekat dengannya.


Oh Yunmi pun melambaikan tangan dan segera berlari kecil menghampirinya,


saat tepat berada di hadapan Jihyun, Ia pun hampir terjatuh karna high heels yang ia kenakan.


Dengan sigap Jihyun pun meraih tubuhnya.


" oo ... awas hati hati "! ucap jihyun dengan dekapannya yang masih erat .


" Hampir saja... "! sahut Yunmi.


" Kau tidak apa apa ... apa ada yang terluka ?" Tanya Jihyun dengan lembut dan perhatian.


Sikapnya berbeda sekali dengan yang baru saja Yunna alami .


[ denganku ia bahkan mengomeliku dan sangat dingin ,


tapi dengan wanita ini ia sangat lembut dan perhatian sekali . !] batin Yaraa dalam hati .


" Kenapa kau disini ... ? tanya Jihyun pada Yunmi.


" tadi aku ada urusan sebentar disekitar sini, dan kebetulan sekali aku melihatmu Jihyun " balas nya dengan senyum yang menawan.


Kini dihadapan Yunmi, Jihyun pun terlihat salah tingkah . sikap dingin dan galak yang setiap hari Yunna saksikan seakan hanyut begitu saja.


Yunna yang menyaksikan mereka berdua mengobrol dan saling tatap , Ia merasa seolah diirnya adalah sebuah obat nyamuk bakar . Ia pun menyela pembicaraan mereka.

__ADS_1


" Ehmm .... maaf Letnan , aku pergi dulu"


Jihyun yang hampir lupa akan keberadaan Yunna disampingnya pun membalasnya.


" Oh... ya baiklah , sampai besok !"


Kemudian Yunna pamit dan masuk kedalam mobilnya.


" Siapa gadis itu.... ? " tanya Yunmi .


",Dia adalah salah satu anggota Tim kami , namanya Park Yunna . "


" oooh... aku rasa dia cantik juga , wajahnya juga imut .


emm ... kalian pasti betah seharian bekerja jika punya rekan yang begitu cantik"! Ledek Yunmi.


" aah ... apa maksudmu , jangan mengada ada . mungkin lebih betah jika kau yang disampingku " balas Jihyun sambil berbasa basi.


Mereka berduapun masuk kedalam mobil milik Jihyun dan pulang bersama, mereka juga terlihat menyukai satu sama lain. bahkan Jihyun pun terus melempar senyuman.


Sedangkan Yunna yang memperhatikannya dari dalam mobil hanya bisa menatap dangan perasaan yang sedikit kecewa dan juga cemburu.


" Oooh ... jadi itu wanita yang inspektur Ahn maksud tadi siang.


pantas saja jika kapten menyukainya , wanita itupun sangat cantik .


pria mana yang tidak akan suka .


Dan untuk apa aku kesal , aku bahkan bukan siapa siapanya!"


Yunna pun sampai di rumahnya dengan wajah yang berubah kusut karna menyaksikan adegan kaptennya tadi.


" Aku pulang .... "! ucap Yaraa saat memasuki rumahnya.


"Kau sudah kembali ... ?


apa kau sudah makan malam ?" tanya ibunya yang baru saja terjaga dari tidurnya.


" sudah ibu ... kenapa ibu belum tidur ?"


" Ibu tadi menunggumu dan ketiduran didepan televisi.


bagaimana hari ini, apa pekerjaanmu lancar ? "


" emm ... ! " balas Yunna singkat sambil masuk ke kamarnya .


" sepertinya dia lelah .... "


batin ibunya.


Yunna yang sedang membasahi kepala serta tubuhnya dengan kucuran air dalam kamar mandi sambil terus teringat akan Jihyun dan dokter tadi .


" hemm... sepertinya aku ini terlalu halu dan berharap, ia bahkan tak pernah sedikitpun bersikap lembut padaku.

__ADS_1


kenapa juga aku suka padanya ... menyebalkan. tapi memang kenyataanya dia itu sangat tampan, wanita bodoh mana yang tidak akan suka.


haisst... " keluhnya sambil memukul mukul kepalanya.


 


Setelah ini, penyelidikan kasus yang mereka tangani masih terus dilakukan .


selama beberapa hari para anggota Tim pun berpencar mengumpulkan informasi penting sebanyak banyaknya. tak jarang Yunna pun kadang bergabung bersama Jihyun serta para rekan yang lain.


karena seringnya mereka bersama , Yunna yang ingin sekali berusaha agar tidak lagi menyukai jihyun justru semakin hari perasaan itu semakin dalam. Dan apa boleh buat , ia pun harus tetap mengesampingkan perasaannya dan mengedepankan profesionalisme bekerja serta menjaga sikapnya agar tidak selalu salah tingkah di hadapannya.


dan saat ini, atas kerja keras para Tim berhasil mengumpulkan para saksi atas kasus obat terlarang tersebut.


mereka menginterogasi para saksi agar memberikan kesaksian dan keterangan serta mengumpulkannya untuk dijadikan sebuah bukti , sampai tiba saatnya merekapun menunda penyelidikan untuk beberapa saat karena suatu hal dan juga kebetulan sudah dua minggu lebih mereka disibukkan dengan kasus ini hingga tak sempat mengambil cuti dan beristirahat.


Mereka memutuskan untuk bergantian mengambil waktu cuti.


Dan besok adalah giliran Yunna dan inpektur Ahn serta ketua Tim mereka yang akan beristirahat .


Yunna pun juga ingin sesekali melupakan tugasnya dikantor dan menghabiskan waktu layaknya wanita wanita lain yang pergi jalan jalan dan berbelanja.


Dan hari ini, ia memutuskan untuk pergi ke taman hiburan.


Ia yang tengah bersiap siap untuk pergi, mengenakan dress warna merah seatas lutut dengan lengan sejajar dada , yang memperlihatkan bahu dan pundaknya yang mulus. serta rambutnya yang bergelombang itu ia biarkan terurai, berbeda dengan saat bertugas ia selalu mengikat tinggi rambutnya.


Tapi kali ini ia terlihat sangat cantik ,


imut serta menggemaskan .


Dan hari ini Yunna juga tidak ingin mengendarai mobilnya, ia ingin menikmati serunya naik bus dengan santai sambil melihat pemandangan sepanjang jalan.


Ia pun telah sampai disebuah halte bus.


lalu dari sisi jalan Jihyun yang melintas dengan mobilnya tak sengaja melihat Yunna yang sedang duduk menunggu kedatangan bus.


Ia sempat terpaku, memperhatikan Yunna sekilas dari jendela mobilnya . tapi karna laju mobilnya , ia pun berpindah menatap Yunna dari kaca spion hingga semakin jauh sosok Yunna semakin menghilang dari kaca spion tersebut .


Tae yeon yang sedikit tak yakin bahwa itu Yunna atau orang lain.


" Yunna ... apa aku salah lihat ?


Tapi ia berbeda sekali hari ini ... tidak seperti biasanya "


Gumam Jihyun hingga ia telah sampai didepan rumah Yunmi.


Ternyata hari ini mereka berdua juga membuat janji untuk pergi bersama hari ini.


Dan niat Jihyun kali ini adalah ia akan mengungkapkan perasaannya setelah sekian lama ia menyukai Yunmi sejak masa sekolah dulu.


Namun karena kepergian Yunmi yang secara tiba tiba keluar negri untuk belajar disana ,


Jihyun pun tidak sempat mengungkapkan perasaannya.

__ADS_1


...****************...


__ADS_2