SECOND LIFE (Kehidupan Ke Dua)

SECOND LIFE (Kehidupan Ke Dua)
Bab 5. Jalan berdua


__ADS_3

Kini Jihyun pun sendiri ,


karena sudah sampai ditempat ini , ia putuskan untuk menghabiskan waktunya bebarapa saat lagi disini sambil berjalan jalan melihat berbagai tempat didalam taman hiburan tersebut.


    Sedangkan Yunna yang kini telah sampai pada sebuah danau buatan. tempat tersebut cukup indah dengan air yang jernih dengan kedalaman sekitar lima meter.


dikelilingi tanaman tanaman hias yang indah disepanjang tapi danau.


para pengunjung pun bisa menikmati sensasi mengagumkan ditengah danau melalui sebuah jembatan yang melintang tapi hingga ujung.


   Saat sedang berjalan jalan melintasi jembatan tersebut .


tiba tiba seorang anak yang terlepas dari pengawasan orang tuanya tak sengaja jatuh kedalam danau.


semua orang yang berada di tempat itupun panik , tak terkecuali Yunna.


Ia pun segera melepas sepatu dan tasnya , lantas ia pun terjun kedalam air untuk menolong anak tersebut.


Yunna berenang dan membawa anak itu ke tepi danau.


  secara bersamaan Jihyun yang juga baru saja sampai di tempat itupun lantas berlari menghampiri Yunna yang akan naik ke tepi danau.


Yunna menaikkan anak itu ketepi , kemudian Jihyun memegang tangannya dan membantunya juga untuk naik.


  Jihyun pun memberikan pertolongan pertama untuk anak tersebut yang tak sadarkan diri.


syukurlah, anak itu akhirnya sadar setelah memuntahkan air yang telah ia telan.


  anak itupun lantas di bawa orang tuanya dan beranjak dari tempat itu.


   Sementara Jihyun yang melihat Yunna basah kuyup itu dan kemudia menghampirinya .


" Kau baik baik saja ... ?"


tanya Jihyun.


" Letnan Kim ... aku baik baik saja ,


terimakasih telah membantuku tadi  !"


balasnya sambil membungkukkan badan tanda terima kasih .


" Aku tidak melakukan apa apa ...


kau lah yang menolongnya !"  imbuh Jihyun kembali sambil dengan ragu ragu memandanginya.


" Emm ... Inspektur park, emm maksudku Yunna …! maaf .. . pakaian dalammu !"


ucap Jihyun ragu dan gugup sambil mengarahkan pandangan matanya pada dada Yunna.


Yunna pun bingung , hingga ia pun juga mengarahkan pandangannya ke bawah.


" Ya ampun... !" panik Yunna menyilangkan kedua tangan ke dadanya.


Yunna tak kalah malunya melihat bentuk tubuh serta pakaian dalam yang terekspose karena pakaiannya yang basah itu.


Ia lantas segera berbalik badan karena malu sang kapten telah melihatnya.


menyaksikan hal itu, jihyun menahan senyumnya ,dan tiba tiba ia melepaskan jaketnya dan menyelimutkan pada bahu yunna.


",pakai ini, kau bisa kedingingan !" ucap Jihyun.


Yunna yang terkejut akan sikap Jihyun yang sedikit perhatian dan tidak seperti biasa yang selalu cuek serta terlihat acuh padanya itu pun mengucapkan terima kasih.


"Terima kasih Kapten . !"


",Tidak perlu sungkan , !

__ADS_1


bagaiman kalau kita cari minuman ?"


ajak Jihyun.


Yunna tak ingin menolak tawaran dan menyianyiakan kesempatan ini ,


lantas ia mengiyakan saja ajakan Jihyun .


   Meraka berdua pun berjalan bersama dan sesekali mengobrol.


" Letnan... sepertinya tadi kau bersama sesorang, tapi dimana dia sekaran?


tanya Yunna membuka obrolan.


" ooh , dia pergi lebih dulu karena ada urusan mendadak !


" dan kau,  apa kau juga hanya sendiri kemari ?  balasnya dan kembali bertanya.


" Ya, aku hanya sendirian. !"


" kenapa tidak mengajak oppamu itu ?, maksudku inspektur Ahn... !"


ucap Jihyun seraya meledek namun dengan nada datar.


" Apa ... ? itu tidak mungkin , dia pasti punya kepentingan sendiri dengan kekasihnya,..!"


"Emm... jadi benar bukan dia pria yang kau sukai, ? aku lihat kalian sangat dekat sejak pertama kali kau masuk dalam Tim kami !


" Tidaaaak ... tentu saja bukan dia ,


aku itu menyukai […] !! " tiba tiba Yunna menghentikan kata katanya,


[houhh hampir saja , jika aku keceplosan maka matilah aku ! ] gumamnya dalam hati.


   Kemudian tiba tiba ponsel Jihyun pun berbunyi.


sebuah panggilan dari salah satu anggota Timnya.


"Ada apa …? "


[ kami mengikuti sebuah mobil pengantar paket mencurigakan ]


" Lalu dimana kalian sekarang ?, kirim alamatnya padaku !"


[Baik Letnan... ] ,


dan panggilan pun ditutup.


"Ada apa Letnan ? apa terjadi sesuatu ?"


tanya Yunna penasaran.


" Yaa ... mereka mengikuti sebuah mobil pengantar paket yang mencurigakan.


Kini mereka ada dilokasi mobil itu berada.


sebaiknya aku harus kesana,!"


" boleh aku ikut kapten? "


" Apa kau tidak keberatan? ini masih hari cutimu?"


" Tidak apa, lagi pula aku tidak ada tujuan lagi!"


" Baik lah ... kalau begitu ayo!"


balas Jihyun .

__ADS_1


   Mereka pun segera menuju lokasi tersebut.


Dan sesampainya di tempat itu, sudah ada dua orang inspektur dari anggota tim .


tempat itu terletak disebuah lahan kosong yang jauh dari keramaian.


hanya terdapat sebuah gudang berang barang bekas termasuk beberapa mobil mobil bekas.


Mereka pun memberi hormat kepada Kapten mereka ,  hingga mereka pun terkejut akan kedatangan Yunna yang menyusul dibelakang Jihyun.


" Ommoo ...  lihat itu siapa yang datang?"


ucap salah seorang diantara mereka.


" Yunna... kau cantik sekali hari ini...,


bahkan kau juga terlihat sangat imut dengan penampilan seperti ini!"


" Letnan Kim,..  apa kalian berdua ..?


tidak mungkin kalian berkencan. !"


ucap mereka menebak.


" Haaist ...  bicara omong kosong apa kalian ini. !" balas Jihyun sambil dengan nada khas memenggertak.


" Aku tidak sengaja bertemu dengannya di suatu tempat.! jadi jangan bergosip dan jaga bicara kalian "!


Jihyun pun lantas menghampiri mobil pengantar paket tersebut.


Yunna yang mendengar ledakan merekapun melotot sambil mengepalkan tangannya didepan wajah dua seniornya itu.  mereka berdua cekikikan karena puas telah meledek kaptennya dan Yunna.


  Kini mereka pun memeriksa mobil tersebut dan menjelaskan tentang semua yang mereka temukan.


" Apa kalian sudah periksa semua cctv jalan yang mobil ini lintasi?"


" Sudah Letnan , Mobil ini tidak menuliskan alamat kantornya, serta nomor plat ini pun tidak terdaftar."


" Benar Letnan, dari rekaman terakhir sebelum menuju tempat ini,  Mobil ini berhenti didepan Rumah sakit Yesang dan mengantarkan peket ke Rumah sakit tersebut. " tutur mereka menerangkan.


    Rumah sakit Yesang adalah rumah sakit yang cukup besar dengan banyak dokter dokter serta profesor ternama   yang bekerja disana.


Dirumah sakit itulah Oh Yunmi bekerja sebagai dokter spesialis penyakit dalam.


Mereka berempat pun juga memeriksa tempat itu dan sekitarnya yang mungkin bisa menjadi petunjuk .


pada saat itu lah , Yunna yang memeriksa di sekitar tempat itu tak sengaja menginjak sebuah kertas yang sudah robek menjadi empat bagian, dengan bagian lain yang terlihat telah dibubuhi sebuah tanda tangan.


Ia pun memungutnya dan memasukkan dalam tasnya.


Lalu ia pun kembali bergabung dengan para seniornya dan memutuskan untuk pergi dari tempat itu.


" Baiklah ... kalian bisa kembali kekantor. kita akan lanjutkan penyelidikan esok hari ,


sampai ketemu besok " ucap Jihyun memberi perintah.


"Siap Letnan... !" balas kedua inspektur itu.


" Ayo Yunna. !" ajak Jihyun


Kedua inspektur itu pun kembali bergosip tentang mereka berdua.


" Kau lihat, bahkan Yunna mengenakan jaket milik Letnan Kim,


aku rasa ada sesuatu !"


ucapnya bisik bisik.

__ADS_1


Jihyun pun lantas mengantarkan Yunna pulang. awalnya Yunna menolak , tapi karena mereka satu arah, maka Yunna pun menerima tawaran Jihyun.


...****************...


__ADS_2