SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 12


__ADS_3

maap yaa udah lama ga update author masih banyak tugas dari sekolahnya


terus dukung author yaa😉😉


" kamu ayah jodohkan dengan ank temen ayah " ucap ayah Angga


" lohh kenapa ayah main jodoh-jodohin Angga sih, gak angga ga mau " ucap Angga


" ini sudah keputusan bersama, ga ada penolakan. " ucap ayah angga


" keputusan bersama apanya, aku yang mau dijodohkan aja ga tau " sarkas Angga


" terserah pokoknya besok malam kamu pulang lebih awal ikut ayah sama bunda ke rumahnya" ucap ayahnya


" terserah, angga keluar dulu" ucap angga sambil melangkah pergi


*****


di RS vino dengan telaten menyapi clara dengan penuh perhatian


" makasih yaa, maaf telah merepotkanmu" ucap clara


" makanya udah? " clara menggangguk


" aku sama sekali gak repot kok raa, justru aku malah seneng bisa nemenin kamu disaat seperti sekarang" ucap vino


" sudah malam kak vino pulang aja, aku sudah ga apa kok " ucap clara


" ga aku mau nemenin kamu, tidurlah kamu harus banyak-banyak istirahat yang cukup biar besok udah sembuh " ucap vino sambil mengelus-elus puncak kepala clara


" yaudah selamat malam " ucap clara sambil tersenyum manis

__ADS_1


" malam, semoga mimpi indah " ucap vino


vino pun tertidur di sofa Deket clara mereka sama-sama terbuai di alam bawah sadarnya


berbeda dengan Angga yang uring-uringan ga jelas di cafe bersama temannya


" apa kau sedang ada masalah? " tanya Rafi


" iyaa tumben orang cuek lagi galau haha" ucap niko


" gue dijodohin" ucap angga


membuat mata kedua sahabatnya melebar dan disusul dengan tawa


" hahaha seorang Angga Saputra calon CEO Saputra group dijodohin hahaha" ucap niko


" udah ketemu orangnya? " tanya Rafi


" nasip loo siapa suruh nolak cewek yang nembak lo di kampus " ucap niko


" mereka itu ga tau malau, mana ada ceweknya yang nembak duluan yaa mana mau aku hiih" ucap Angga yang merasa jijik mengingat nya


" sudah-sudah jangan ribut ga mau diliat orang? " tegas Rafi


" aku mau pulang, dan ini buat bayar bill- nya " ucap angga sambil menaruh uang di atas meja


hari telah pangi namun matahari masih malu-malu untuk menampakkan sinar terangnya


di RS clara sudah membuka matanya melihat jam sudah menunjukkan pulu 4:47 , lalu ia melihat vino yang masih terlelap di atas sofa


dengan perlahan clara turun dari bed-nya, hendak ke toilet baru maju 2 langkah clara terkejut oleh suara vino

__ADS_1


" mau kemana raa? "


" eh, apa aku berisik sampai mengganggu tidurmu? "


" tidak kamu mau kemana? " tanya vino


" aku mau ke toilet kak "


" mau ku bantu? "


" oh aku bisa sendiri terimakasih " ucap clara


selang beberapa menit Clara keluar nampak lebih segar, baru saja mendudukkan bokongnya dokter yang kemarin nangani clara masuk untuk melihat kondisi clara


" selamat pagi mbak " sapa dokter


" pagi dok "


" mari saya periksa sebentar keadaan mbknya kalau ga ada keluhan lagi nanti agak siangan boleh pulang " jelasnya


" iya dok, terimakasih"


" sudah tugas saya, kalau begitu saya permisi dulu"


" em, raa aku pulang dulu yaa mau ganti baju. nanti kalau kamu pulang telpon aku saja yaa " ucap ivan sambil tersenyum


" iyaa maaf ngerepotin kamu terus "


" ga ada yang kerepotan kok, jangan lupa telpon aku "


" hehe siap pak bos "

__ADS_1


ivan sudah keluar dari ruangan clara. clara hanya seorang diri yang tak punya siapa-siapa. mengingat dia dibuang oleh orangtuanya mata clara kembali meneteskan butiran air


__ADS_2