SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 79


__ADS_3

seminggu telah berlalu, kini Angga sudah bersiap untuk pergi ke Shanghai dengan Romi dan ayah juga bundanya


di bandara pesawat yang mereka tumpang take off sebentar lagi, mereka segera cek in dan langsung masuk kedalam pesawat


perjalanan yang memakan waktu terasa sangat lama oleh angga yang tak sabar menemui istri dan putranya disana


setelah sampai di bandara internasional Pudong Shanghai, Angga dan keluarganya langsung menuju hotel tempat mereka bermalam karena disana sudah menunjukkan jam 7 malam


" nak bersih kan tubuhmu, kita akan makan malam di bawah " ucap suci


" bunda sama ayah aja, Angga nanti pesan untuk diantar ke kamar aja " ucap Angga


" baik kalau begitu " ucap ridho menimpali


" Romi nanti pergi kekamarku, kita makan sambil membicarakan soal clara " ucap angga


" baik tuan " jawab romi lalu mereka masuk ke kamarnya masing-masing


Angga langsung pergi menyegarkan tubuhnya dan menganti bajunya, Angga duduk memandang foto clara sambil menunggu pesan antarnya


Romi yang mau masuk ke kamar Angga bertepatan dengan makanan yang dipesan tuanya


" apa ini dipesan dengan atas nama tuan Angga? "


" iya tuan "


" biar saya saja yang membawanya masuk "


" baiklah terima kasih tuan, permisi "


Romi langsung masuk setelah dibukakan pintu oleh Angga, mereka makan sambil membicarakan rencana besok untuk mencari alamat rumah clara


*


keesokan harinya clara libur kekantor, memilih mengajak Refan jalan ke mall dengan Kevin untuk membeli baju baru untuk anaknya yang mulai tambah mengembangkan badanya


" kak udah siap belum? "


" bentar kamu gendong dulu Refan, aku ganti baju dulu "


" ibu-ibu rempong " cibir Kevin


" apa kamu bilang? " teriak clara


" udah cepet aku tunggu didepan dengan Refan " ucap kevin


setelah Menganti bajunya dan sedikit memoles wajahnya Clara langsung menghampiri kevin yang sedang mengejar kupu-kupu dengan Refan yang tertawa digendongnya

__ADS_1


" Vin ayoo, keburu siangan nanti "


" nak mami galak udah dateng yok "


" sini biar gu gendong "


" kakak aja yang nyetir, aku mau lama-lama dengan ponakanku " ucap kevin sambil menoel-noel wajah gembul refan


" dasar " cibir clara sambil tersenyum melihat tingkah putranya


sampai di mall banyak pasang mata yang melihat itu begitupun dengan para karyawan mall yang memberikan hormat terhadap kevin


yaa, mereka belanja di salah-satu mall milik kevin. jadi tak heran jika mereka menghormatinya


" kak mau beli apa aja sih, muter-muter ga jelas " gerutunya


" bentar aku masih mau jalan-jalan aja, bentar lagi kita langsung ke baby shop aja " ucap clara sambil nyengir


" badanku rasanya hambir patah gendong Refan yang gendut ini " ucap kevin


" salah siapa tadi minta mau lama-lama sama keponakanya "


" ya gatian dong, kakak kan maminya "


" aku capek habis muter-muter " ucap clara lalu duduk di bangku yang ada didepannya


" dasar punya kakak satu ngeselin banget, untung sayang kalau engga udah gue buang kali " cibir kevin sambil berjalan


sedangkan Refan tertawa melihat raut wajah kesal om-nya


" bahkan kamu sama seperti mamimu huh "


saat hendak masuk toko, langkah kevin terhenti mendengar ada yang memanggil namanya


" siapa yang manggil? "


kevin celingak-celinguk mencari orang yang tadi memanggil nya


" mungkin aku salah denger " gumamnya lalu masuk ke dalam toko dan langsung membeli kereta untuk Refan


" nah, kalau gini kan enak tinggal dorong " ucap kevin sambil memberikan beberapa mainan ke Refan


" hey kevin, ku panggil tadi tidak menghiraukan ku "


" hay bro, sama siapa? "


" sendiri lagi pingin jalan aja, waaah ngomong-ngomong siapa ini? " orang itu langsung melihat wajah sumringah Refan yang sedang asik bermain tiba-tiba seperti tidak asinh dengan baby boy itu

__ADS_1


" ponakan, lagi nemenin kakak belanja "


" oh maaf kalau aku mengganggu waktu mu "


" tidak kok, ayo ikut nanti aku kenalkan dengannya " ajak kevin


" apa boleh? "


" tentu "


*


clara yang sedari menunggu dengan ocehan yang tak habis dari mulutnya


melihat kevin yang datang dengan Refan dalam kereta dorong langsung meneriakinya


" kevinnnn, dari mana aja sih lama banget ayoo cepet " teriak Clara


" baru ditinggal betar aja galaknya udah keluar, iya kakak jalan duluan aja " ucap kevin


Clara langsung pergi dengan muka kesalnya meninggalkan mereka bertiga


" apa dia kakak mu? "


" iyaa, dia sangat cerewet dan galak " jawab kevin


" akhirnya aku bertemu dengan mu kebali "


.


.


.


.


.


.


segini dulu yaa


coba tebak siapa laki-laki itu hehehe


jangan lupa like komen dan votenya


see you

__ADS_1


__ADS_2