
sore hari clara baru keluar dari kamarnya dan peegi ke dapur untuk mengisi perutnya yang sudah meronta-ronta
" wah sudah makan aja nih, ga ngajak-ngajak lagi " ucap clara yang melihat mira sedang menikmati makananya
" sudah berapa kali ku ketok pintumu tapi tak ada sautan, yasudah kutinggal makan dulu " ucap mira
" mau makan apa non? " ucap bibi
" apa aja bi, yang lenting bisa buat saya kenyang " ucap clara
" raa tuan WU baru datang besok pagi dan siangnya kita langsung keperusahaan " jelas mira
" oke, habis makan kita jalan-jalan yok " ucap clara " makasih bi " ucap clara setelah menerima makanan yang di siapakan bibi
" sama-sama non " ucapnya lalu kembali kedapur
" emang mau kemana? " ucap mira
" sekarang masih jam 3, bentar lagi jam pulang kerja gimana kalau kekantor kak vino? " ucap clara
" boleh, aku peegi mandi dulu " ucap mira yang sudah menyelesaikan makannya
clara pun memakan makanannya setelah itu kembali kekamar untuk menganti bajunya
tok....tok..tok...
" masuk " ucap clara
" udah siap belom? " ucap mira yang muncul dari balik pintu
" udah ayo " ucap clara
dan menuju teras yang ada pak supir tadi yang sedang menikmati kopinya
" pak saya pake mobilnya dulu mau keluar sebentar "
" mau saya antar non? "
" tak usah biar saya dan mira saja yang menyetir, emm dimana kuncinya " ucap clara
" ada di mobil non, hati-hati nona "
" iya pak " ucap mira. merekapun melajukan mobilnya menuju kator tempat keduanya bertemu untuk pertama kalinya juga tempat mengais rezeki nya dulu
" wah makin tinggi aja ni bangunan " ucap mira
" makin sukses aja kak vino " ucap clara
" langsung kekantor aja raa, lagipula kalau ke kang asep perutku sudah ga muat " ucap mira sambil tertawa
" iya deh " mira pun langsung membelokkan kemudinya masuk parkiran kantor vino
mira dan clara langsung berjalan menuju resepsionis yang masih teman mereka dulu yang mejaganya " permisi, apa pak vino masih di kantor? " ucap mira
" miraa...... wah tambah cantik aja kamu " ucapnya
" dari dulu aku cantiknya mah " ucap mira pede
" bina, dimana pak vino? " ucap clara muncul dari belakang clara
" hey raa, oh pak vino ada di ruangannya ko " ucap bina resepsionis
" apa dia sedang sibuk? " ucap clara
" sebentar aku telpon kan " ucapnya
" halo pak ada yang ingin bertemu dengan anda "
" siapa? "
__ADS_1
clara langsung meminta telepon nya dan berbicara sama vino
" apa kakak sibuk, kalau begitu aku pulang saja "
" tunggu siapa ini, aku tak punya adik sepertimu "
" oh maaf tuan, bahkan anda telah melupakan saya "
" sebenarnya siapa kamu? "
" kalau mau tau saya tunggu di lobby " ucap clara lalu mematikan sambungan teleponnya
vino yang mendapatkan telepon misterius langsung keluar ruangan nya dan turun menggunakan lift CEO, sampai di lobby vino langsung menemui bina
" siapa yang menelepon ku tadi? "
" dia sedang duduk disana pak " ucapnya sambil menunjuk clara dan mira yang tengah duduk di sofa tamu
vinopun langsung menghampiri nya penasaran siapa yang memanggilnya kakak, karena penampilan clara yang berbeda dengan sebelumnya membuat vino tak mengenalinya dari belakang
" ada apa anda mencari saya nona? " ucap vino
clara dan mira serempak menoleh kebelakang yang sudah berdiri vino disana
" claraaa... miraa " ucap vino kaget
" apa sekarang aku boleh memanggil mu kakak? " ucap clara sambil tersenyum
" raa akhirnya pulang juga kamu " ucap vino lalu memeluk clara
" kak ini kantor " ucap clara, vino yang sadar atas tindakannya langsung melepaskan pelukannya
" maaf aku bahagia melihat mu kembali " ucap vino
" memangnya aku dari mana " ucap clara sambil tertawa
" dari mana aja kalian selama ini? " ucap vino sambil menjitak kepala clara dan melototi mira
" traveling apanya sampai setahun ga pulang-pulang, apa kamu tau aku di interogasi sama suamimu itu " kesal vino
clara dan mira hanya tersenyum sambil mengaruk kepalanya yang tak ada kutunya
" mengapa harus mencariku " ucap clara
" ya kamu istrinya lah, mira apa dia habis kejedot benda keras kepalanya? " ucap vino
" bukan kejedot lagi pak, bahkan lebih parah dari itu " ucap mira dengan gelak tawanya
" dasar kalian " ketusnya
" kita makan malam yok " ajak vino
" ayo aku sudah lapar " ucap clara
" perasaan tadi udah makan deh " sindir mira
" kan tadi sekarang lapar lagi, ayo kak vino yang traktir kita makan di kang asep " ajak clara
" baiklah ayoo " ucap vino sambil menggeleng-ngelengkan kepalanya
merekapun pergi kewarung kang asep yang jaraknya hanya beberapa puluh meter dari kantor vino
" kang pesen kayak dulu yaa " ucap clara
" eihh neng clara, dari mana neng lama bener ga tau kemari? " ucap kang asep
" saya pinda de luar negeri kang sama mira, makanya kalau kesini saya mampir " ucap clara
" wah keren, mau pesen berapa neng "
__ADS_1
" 3 porsi minumnya es teh " ucap clara
" siap ditunggu dulu neng " ucap kang asep dan clara menyusul mira dan vino yang sudah duduk di sana
setelah beberapa menit akhirnya pesenan mereka pun datang dan langsung di comot oleh ketiganya
" emmm makin enak aja " ucap clara
" iya apalagi udah lama ga makan di warung kang Asep " ucap mira
" makan dulu nanti baru ngobrol " ucap vino
merekapun makan dengan hikmat, setelah makan mereka langsung pulang masing-masing karna hari kuga sudah malam
" hati-hati " ucap vino
" iya makasih traktirannya " ucap clara dan mira dan di angguki oleh vino
*
*
paginya clara pergi ke pasar dengan bibi yang bekerja dirumahnya " non mau belanja apa? "
" saya mau masak ayam kecap dan rebusan sayur sawi bi " ucap clara
" mari nona kita beli ayam dulu " ucap bibi
" baiklah " clara mengikuti bibi berbelanja di pasar, sudah lama dia tidak merasakan berbelanja di pasar seperti ini setelah bekerja di kantor vino dulu
setelah membeli semuanya clara dan bibi langsung pulang tapi saat menuju mobil clara melihat buah jambu air merah yang membuatnya menelan ludahnya
" bi clara mau buah jambu itu " ucap clara
" sebentar saya belikan non "
" aku ikut bi, tapi bibi yang beli ini uangnya " ucap clara sambil menyodorkan beberapa lembar uang
" tidak usah non, uang dari tuan masih ada " ucap bibi
" tak apa, itukan dari papa ini dari aku buat bibi terima yaa " ucap clara
" terimakasih nona " ucap bibi " mari non "
clara sangat senang memilih buah jambu itu, setelah memilih jambu clara langsung kembali ke mobil menunggu bibi yang sedang membayar disana
suci yang juga ada di penjual buah sebelah clara tadi memandangi clara
" apa dia clara, tapi gayanya bukan seperti menantuku " ucap suci yang masih melihat clara masuk ke mobil mewah
" mungkin aku hanya merindukannya, sampi orang ku sangka dia " ucap suci lalu kembali memilih buahnya
sesampainya dirumah clara langsung mandi dan bersiap untuk pergi ke perusahaan dan bertemu dengan tuan WU .
.
.
.
.
.
.
lumayan panjang bab ini
jangan lupa like, komen dan vite yaa
__ADS_1
see you 😘😘😘😘