SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 17


__ADS_3

maaf yaa baru bisa up sekarang, author mau ujian tugasnya masih banyak lagiπŸ™ curhat dahπŸ˜ŒπŸ˜…


happy reading 😘


sore harinya Clara beres-beres rumah juga menyiapkan makan malam. setelah masak Clara dipanggil ayahnya


" nak sini ayah mau bicara sama kamu " ucap ayahnya


" iya ada apa yah? "


" bagaimana tadi sama angga apa dia baik sama kamu sayang " ucapnya sambil mengelus pucuk kepala clara


" baik kok yah, bunda suci juga baik "


" syukurlah ayah jadi senang mendengarnya, semoga kedepanya kamu bahagia nak "


" aminn, makasih doanya ayah" ucap ckara sambil memeluk ayahnya


" apa kamu ada jam kuliah nak? "


" ada yah, mungkin nanti clara pulang sedikit terlambat "


" yasudah hati-hati nanti di kampus, sedah malam kamu siap-siap dulu sana "


" iya, clara kekamar dulu yah "


dan diangguki oleh herman


setelah siap-siap dan makan malam clara bergegas pergi kekampus dengan ojolnya


sapai dikampus clara sudah melihat mely dan vika lagi asik makan cemilanya dikursi deket gerbang


" ekhemm enak banget makanya, mau dong " goda clara


" beli sendiri lah " ucap mely yang masih fokus kemakananya

__ADS_1


" udah sampe raa? " tanya vika


" baru aja masuk yok"


" eh sejak kapan raa datengnya, mau jajan? " sapa mely baru sadar


" dari tadi melyy loo sih makan mulu temen dateng aja ga kelihatan " ucap vika


" yakan tadi gua makan " ucap mely


" sudah ah gorang mulu kalian, ayo masuk " ajak Clara


" ayokk" ucap keduanya bersamaan


setelah dua jam lebih dosen yang mengajar pun keluar clara dan 2 sahabatnya pun segera keluar dari ruangan menuju parkiran


" jadi mampir ke cafe ni? " tanya vika


" jadi ada yang mau aku ceritain ke kalian " ucap Clara


sesampainya di cafe mereka sudah memesan makanan masing-masing setelah mengisi perut mely ingat ucapan clara tadi


" tadi mau cerita apa raa? " ucap mely


" ehh iya jadi lupa " ucap clara


" jadi ada masalah apa raa? " ucap vika


" aku dijodohin sama ayah buat bantu keuangan restoran". ucap Clara sedih


" astaga tega bener bokaplo " ucap mely


" sebenernya ayah nolak buat jodohin aku tapi ibu yang maksa ayah dan ternyata aku bukan anak kandung mereka" ucap clara dengan mata berkaca-kaca


" yang sabar yaa raa, jadi selama ini kamu cuma anak angkat? " tanya vika

__ADS_1


" bukan anak angkat lebih tepanya anak pungut. karna ayah nemuin aku di jalan dan saat itu ibu lagi ngandung cella "


" terus lo terima perjodohan itu? " saut mely


" maka dari itu aku nerima perjodohan ini untuk bales budi kebaikan ayah yang udah mau ngerawat aku sampai sekarang"


" sabar yaa raa, mungkin suatu hari lo bakal ketemu sama keluarga kandung lo" ucap vika sambil memeluk Clara begitu pun mely


" makasi banyak yaa udah mau jadi sahabat aku sampe sekarang" ucap clara


" sama-sama raa gue bangga juga seneng punya sahabat kaya elu " ucap mely


" iya lo semua udah gue anggep kaya sodara gue" suasana jadi haru


" emm pulang yok dah malem " lanjut vika


" iya besok aku juga harus kerja " ucap clara .


" ayok " saut mely


diperjalanan mereka bercanda ria sambil menikmati perjalanan menuju rumah Clara


setelah 25menit perjalanan mereka sampai mengantarkan clara dirumahnya


" makasih yaa untuk waktu dan tumpangannya" ucap Clara


" kaya ama siapa aja " ucap mely


" yaudah kita pulang dulu yaa raa" ucap vika


" iya hati-hati jangan ngebut, selamat malam "


" malam, daaaa raa" ucap keduanya bersamaan


clara masuk kerumah yang tampak sudah sepi mungkin ayah dan ibunya dudah tidur

__ADS_1


clara pun bergegas menuju kamar dan segera bersih-bersih badannya setelah itu langsung tidur


__ADS_2