
setelah dari rumah Clara, Angga langsung pulang dan mengistirahatkan tubuhnya dikamarnya dan clara
" aku yakin kita pasti akan kembali bersama raa "ucap Angga lalu memejamkan matanya
*
sedangkan clara pulang dengan wajah sembabnya, mira yang sudah pulang terlebih dulu diantar Rafi terkejut melihat clara langsung menghampirinya
" raa kenapa? "
" mas angga mir " ucapnya sambil memeluk mira
" kenapa, kamu diapakan sama dia? "
clara hanya menggelengkan kepalanya
" baiklah, sekarang kamu tenangin diri dulu ayo kuantar kekamar "
sapai di kamar clara langsung pergi kekamar mandi untuk mencuci mukanya dan menganti pakaian. tiba-tiba tubuhnya terasa lemas pandanganya kabur dan brukk......
" raa selesai belum? " ucap mira yang menunggu clara tapi tak kunjung keluar
" raa, udah belum? " teriak mira sambil mengetuk-ngetuk pintunya
" raa jangan buat aku parno, aku buka yaa " ucap mira lalu membuka pintunya, terlihat clara yang jatuh pingsan sampai dahinya berdarah karena terbentur
" ya allah, claraa " ucap mira langsung menghampiri clara dan memangku kepalanya
" raaa, bangun raa jangan buat aku takut " panik mira sambil menangis
dengan sekuat tenaga mira memapah tubuh clara untuk direbahkan di kasurnya " raa bangun dong "
" biii " teriak mira. bibi yang sedang menjemur pakaian langsung keatas mendengar teriakan nonanya
" iya non ada apa? "
" suruh pak supir siapkan mobil " ucap mira
" mobil sedang pergi di serfis, setelah mengatarkan nona pulang tadi " ucap bibi
" gue mesti gimana, clara harus dibawa ke RS, apa ga ada taksi lewat bi? "
" tidak ada non, pejagaan di sini ketat. sebaiknya nona minta tolong ke teman anda dulu untuk mengantarkan nona ke RS secepatnya "
" bentar bibi jagain clara dulu saya mau telpon, dan rolong hentikan pendarahan di kepalanya " ucap mira lalu berlari ke kamarnya
dengan kecepatan super ea😅( kaya super dede si mira )
__ADS_1
mira langsung menelfon Rafi yang terlintas fi pikiran nya
" halo, tumben kamu nelfon aku tadi aja marah-marah "
" tolong lo cepet kerumah sekarang, anterin gue ke RS clara ga sadarkan diri fi cepet "
" kok bisa, tadi baik-baik aja "
" udah yanyanya nanti aja, ini lagi urgent cepetan " ucam mira langsung mematikan sambungan teleponnya
Rafi langsung menghubungi angga sambil mengemudikan mobilnya, karna rumah angga tak jauh dari perumahan rumah clara
" halo ngga, sekarang lo kerumah clara, dia pingsan tadi mira telpon gue mau bawa ke RS, cepetan "
" apa, iya gue kesana sekarang " ucap angga langsung lari kemobilnya mwnuju rumah clara secepat mungkin
tak sampai 20 menit angga sampai dulu di rumah clara dan disusul Rafi juga.
Angga langsung masuk kedalam rumah dan naik ke atas mendengar suara mira yang nangis di sana
angga yang melihat darah di kening clara langsung menggendong nya dan membawanya ke RS " Angga kenapa dia yang kesini " gumam mira sambil mengikuti angga yang memasukkan clara kedalam mobilnya
mira juga ikut masuk sambil memeluk Clara didepan sudah ada angga dan Rafi yang ikut dimobil Angga dan menitipkan mobilnya dirumah clara
sapai di RS clara langsung dibawa ke IGD untuk di periksa, Angga Rafi dan Mira menunggu di ruang tunggu
" tadi dia pergi ke kamar mandi, aku menunggunya di ranjang tapi clara tak keluar juga saat aku buka pintunya dia sudah pingsan dan mungkin pelipisnya terbentur lantai " jelas mira
baru saja mira selesai bicara dokter yang memeriksa clara keluar " keluarga pasien bernama clara "
" saya suaminya dok " ucap angga
" lukanya tidak parah, hanya terbentur dan membuat kulitnya terbuka. saya tolong jangan buat pikirannya tetekan juga jaga pola makanya " jelas dokter tersebut " sebentar lagi saya pindahkan keruang rawat "
" baik terima kasih dok " ucap Angga
" sama-sama pak " ucapnya lalu kembali masuk kedalam
clara sudah dipindahkan di ruang VIP karena Angga yang memintanya, angga tidak tega melihat istrinya yang baru saja bertemu kembali sekarang terbaring lemah dengan selang infus dan darah yang mengalir masuk kedalam tubuh nya
" maafin gue yang ga becus jaga lo raa " ucap mira sambil menagis dan menggenggam tangan clara
" cepet bangun, gimana kalau tante sama on nelfon "
Angga dan Rafi hanya mendengarkan ocehan Mira didepan Clara. baru saja Mira membocarakanya kevin langsung menelfonya
" kan bener raa, gimana gue bilangnya " ucap mira sambil memandangi handphone yang terus berdering
__ADS_1
" iya halo key " ucap Mira
" kak dimana kak clara, aku telpon dari tadi ga diangkat-angkat "
" emm clara mungkin lagi tidur, kecapekan tadi di acara perusahaan "
" oh baiklah, sepertinya refan rindu mami galaknya sedari tadi nangis terus kak "
mira yang mendengar itu hanya diam sambilandangi wajah pucat clara
" key bilangin tunggu maminya bangun dulu yaa, kalau nangis terus nanti jelek ponakan tampan ante "
" *dengar kan Refan yang tampan ga boleh nangis kata ante yaa, cup ya sayangnya om " ucap kevin sambil mencium wajah refan yang di kereta dorongnya
sedangkan melinda sibuk membuat susu untuk cucu kesayangannya
" aku tutup dulu ya kak, kalau kak clara bangun suruh hubungi aku* "
" iya nanti ku telpon " ucap mira langsung mematikan sambungan teleponnya
" diamana anakku sekarang? " ucap Angga yang mendengar semua obrolan mira
" tanyalah ke clara saat sudah bangun, aku tak punya hak memberitahumu " ucap mira " titip clara sebentar, aku mau pulang untuk ambil kebutuhan clara "
" kembalilah kesini besok pagi, aku yang akan menjaganya malam ini " ucap Angga dan mira hanya bisa mengiyakannya
" ayo kuantar " ucap Rafi
" baiklah "
.
.
.
.
.
.
jangan lupaaa
like, komennnn dan votenyaaaaa
biar semangat author nulinyeee oke
__ADS_1
see you😘😘😘😘😘