SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 27


__ADS_3

" mau makan apa? " tanya Rafi


" apa saja rafi, kita mampir ke toko baju depat itu sebentar " ucap mira


" baiklah sekalian baju clara juga " ucap rafi


" iya tunggu sebentar " ucap mira sambil tersenyum


" cantik banget sih kalau senyum " gumam rafi


setelah nunggu beberapa menit mira sudah keluar dengan menenteng beberapa paper bag " sudah? " tanya rafi


" sudah tinggal makanannya" ucap mira


" emm ngomong-ngomong kamu sudah lama kenal sama clara? " rafi


" sudah kulang lebih setahun, mulai clara kerja sekantor dengan ku " ucap mira


" kita pesen makanan disini aja yaa " aja rafi sabil memasuki restoran mewah


" emm kamu mau makan disini? " ucap mira


" maaf kamu aja yang pesan aku pesen makanan ditempat lai saja " tambah nya


" udah aku traktir sebagai tanda awal pertemanan kita" ucap rafi lalu menggandeng tangan mira masuk kedalam


" lain kali gantian aku walau tidak ditempat seperti ini " ucap mira


" akan ku tunggu waktu itu" ucap rafi sambil tersenyum


"mbak saya pesan pasta 4 porsi, orange jus 4, sama sushi 2 dibungkus " ucap rafi sambil menyodorkan kartu atm-nya"


" baiklah silahkan tinggu sebentar tuan " ucap waiters


" boleh aku meminta nomor handphone mu agar bisa dengan mudah mengubungimu? "


" emm kan bisa langsung ketemu " ucap mira


" yaa siapa tau ada yang penting mau aku sampaikan kekamu tentang keadaan Clara" ucap rafi


" eh iya juga, mana handphone mu" ucap mira

__ADS_1


" ini dengan senang hati" ucap rafi


" sudah tinggal kamu namain " ucap mira


" okey makasi " ucap rafi tersenyum sambil memberikan nama kontak mira


sedangkan di RS clara sudah sadar 15 menit yang lalu " gak kapok apa keluar masuk rumah sakit " ucap angga


clara sedari tadi hanya diam sambil mendengarkan angga yang sibuk memarahinya " udah belom bicaranya, aku juga capek dengerin kamu ngomong terus " ucap clara


" makanya lain kali tu hati-hati " ketus angga


" aku udah hati-hati kok " bela clara


" lalu kenapa kepalamu sampai seperti itu " sarkasnya


" em...... yaa...ya aku ga sengaja nabrak tembok kamar " alibi clara


" sudah tau tembok sekian lama kenapa kau tabrak?" selidik angga


" aaa udah lah, pertanyaanmu membuatku pusing stop okey " ucap clara


" tinggal ngomong aja apa susahnya sih " gerutu angga


" raa udah bangun? " tanya mira yang baru datang dengan rafi


" mir tolong anter aku ketoilet " ucap clara


" kenapa ga minta tolong denganku tadi " ucap Angga


" bukan muhrim " ucap rafi dan mira bersamaan


" ayo raa sini gue bantu " ucap mira


sambil membawa paper bag tadi


didalam kamar mandi


" nih daleman buat kamu raa "


" emm perhatian banget sih temenku yang satu ini makasii " ucap clara

__ADS_1


" iyaa raa boleh aku tanya, kenapa kepalamu itu bisa terluka? " ucap mira


" tolong jangan bilang kesiapan-kesiapan, sebenernya aku di dorong ibu sampai kepalaku menghantam tembok rumah " lirihnya sambil terisak


" tega bener ibu kamu raa " ucap mira


" yang sabar yaa semoga cepet dapet karma tu mak lampir "


" makasi udah selalu ada buat aku mir " ucap clara


" iya cepet bersih-bersih dan ganti baju kamu, aku keluar dulu nyiapin makananya " ucap mira dan diangguki clara


" loh mana dia? " tanya angga yang tak melihat clara


" dia, tunanganmu? " angga mengangguk


" masih ganti baju paling sebentar lagi keluar " ucap mira sambil menata makanannya


" mir bantu aku pakai bajunya " teriak cmara dari dalam kamar mandi


" bentar raa " ucap mira lalu masuk ke kamar mandi " sini aku bantu " lalu membantu clara memakai baju " sudah selesai yok "


clara keluar kamar mandi sudah tampak sedikit segar " waah banyak banget pesenya mir? " ucap clara


" Rafi yang beli semuanya " ucap mira


" sudah ayo dimakan keburu dingin " mereka makan dalam diam menikmati makanannya masing-masing setelah makan clara meminum obatnya dan segera istirahat


" fi kamu pulang saja antar dia sekalian, biar aku yang menjaganya " ucap angga


" tapi aku mau nemenin Clara" ucap mira


" sudah kamu pulang aja bersamaku, lagian besok kan kerja, ngga gue pamit dulu ya ayo mir " ucap rafi


" baiklah selamat malam raa " ucap mira


ke clara yang sudah tertidur karna pengaruh obat


angga hanya duduk disamping bad clara sambil mengecek pekerjaan dari handphone nya. setwlah selesai dengan gawainya karena sudah lelah angga merebahkan kepalanya di bad clara sambil memegang tangan clara


lanjut besok lagii

__ADS_1


jangan lupa like dan komenya biar semangat author nulinya heheπŸ˜„πŸ€—πŸ€—πŸ€—


__ADS_2