
" raaa bangun raa, jangan buat gue takut. tolong ada yang pinsan " panik mira
" clara kenapa dia sampai begini? " ucap vino yang baru saja datang sudah disugui pingsannya clara
" pak vino buruan bawa ke RS pak " ucap mira yang sudah menangis
tampa menjawab mira vino langsung menggendong clara menuju mobilnya
" kamu masuk mobil dulu dan letakkan kepala clara di pangkuanmu " ucap vino ke mira
" baik pak " setelah itu mereka bergegas menuju ke RS terdekat
para karyawan yang melihat bagaimana cemasnya CEO mereka melihat clara yang sedang pingsan menjadi gosip terpanas
" wah sepertinya pak vino sangat mengenal clara yaa " ucap karnyawan 1
" iya bener, apalagi dengan spontan mengendong clara so sweet " karyawan 2
" ada hubungan apa yang sama pak vino beruntung banget clara " karnyawan A
" halah palingan juga dia suka ngerayu pak vino " ucap karyawan B
" bilang aja iri, sekarang bubar semua " icap sekertaris emy
sedangkan di RS mira tak henti-hentinya meneteskan air matanya. clara sedang berada diruang IGD
vino hanya diam menatap lurus kedepan
tiba-tiba ia ingat harus menghubungi calon suami clara karna dia berhak tau
" mira mana Hp clara? " tanya vino
" eh ini ada ditas pak " ucap mira lalu menyodorkan hp milik clara
" mau diapakan pak? "
" saya mau telfon calon suaminya " ucap vino
mira yang mendengar itu hanya diam
*tutt .......tutt.......
📞" iya halo*? " ucap angga disebrang sana
" dengan tunangan clara? "
📞" iya, bukanya ini hp calon istri saya kenapa bisa ada dianda? "
" saya vino atasan clara, sekarang clara sedang berada di RS xxxx segeralah kemari "
📞" apaa, baiklah saya segera kesana terimakasih telah menolongnya " ucap angga lalu mematikan sambungan telepon nya
" dia terlihat sangat mencintai mu raa " lirihnya
ceklekk
suara pintu terbuka tampak dokter yang menangani claraa keluar
" dengan keluarga pasien bernama Clara " ucap dokter
" kami dok " ucap mira dan dianggiki oleh vino
" baiklah bisa ikut saya ke ruangan saya " dokter
" biar saya saja, mira kamu tunggu disini " ucap vino
" baiklah pak "
diruangan dokter
" bagaimana keadaannya sekarang dok? " ucap vino
"ibu clara terkena gagar otak ringan kepalanya terbentur cukup keras dan banyak kehilangan darah. kulit pelipisnya juga terbuka cukup lebar juga tadi saya lihat hanya dibalut perban yang ada tetesan obat merah untung anda cepat membawanya kesini kalau tidak mungkin lukanya terinfeksi banyak bakteri sehingga bisa infeksi " jelas dokter
" apa sekarang sudah baikan dok? " ucap vino
" hanya butuh istirahat beberapa hari kedepan " ucap dokter
__ADS_1
" baiklah terimakasih dok, saya permisi dulu " ucap vino
clara sudah dilindahkan diruang vip no 3, sedari tadi mira hanya menatap kosong clara
yang terbaring lemah
" raa bangun, jangan bikin goe khawatir raa " ucap kira sambil menangis sesenggukan
ceklek
" apa dia belom sadar? " ucap vino
" belom pak " lirih mira
" sebaiknya kamu kembali kekantor saja biar clara saya yang jaga " ucap vino
" saya balik kemantor percuma kalau pikiran saya disini pak, berikan saya libur sehari untuk jaga clara pak " ucap mira memohon
" baiklah saya keluar dulu, apa kamu mau minum" ucap vino
" terimakasih pak " ucap mira
sedangkan angga setwlah mendapat telepon clara masu rumah sakit langsung bergegas menuju mobilnya
" ehh mau kemana ngga kita langi miting woyy" ucap niko
" ada masalah apa? " ucap rafi
" clara masuk rumah sakit, boleh pergi apa engga? " ucap angga
" kenapa gabilang dari tadi kalau kakak ipar sakit, ayo gue ikut " ucap niko
" ayo kita kesana bareng" ucap rafi
" hem lo aja yang nyetir fii, gue mau hubungin bunda dulu " ucap Angga
" jangan bunda takutnya dia syok ayah lo aja " ucap niko
" tumben bener " saut rafi
angga pun menghubungi ayahnya bahwa clara sedang dirawat di RS
" diruangan mana kakak ipar? " ucap niko
" diruang vip no 3 " ucap angga
setelah melewat beberapa ruangan napak ruangan clara yang ada dipojok
" ini dia ruanganya. " ucal Rafi
tok.....tok....tok...ceklekk
terlihat clara terbaring di hospital bad sengan selang infus dan kepala yang di lingkari casa perban
" maaf apa ini ruangan nona clara " tanya rafi
" eh iya, saya temanya " ucap mira yang baru sadar ada orang dibelakangnya
angga iba melihat clara yang terbaring disana yang biasa keras kepala dan murah senyum, sekarang hanya menutup matanya
" kenapa hingga sepeti ini? " ucap angga
" saya juga tidak tau, tadi pagi dikantor kepala clara sudah diperban dan mengeluarkan banyak darah saat hendak saya antar ke RS sampai dilobby kantor tiba-tiba clara pingsan dan tak sadarkan diri " jelas mira
ceklekk
" sudah datang yaa, perkenalkan saya vino atasan clara yang menelfon tunangan clara tadi " ucap vino
" saya tunangannya terimakasih, bagaimana keadanya sekarang? " ucap Angga
" clara gagar otak ringan akibat benturan keras yang mengenai kepalanya " ucap vino
" gagar otak ringan" gumam angga
" hanya clara yang tau penyebabnya, karna anda sudah disini tugas saya selesai saya permisi dulu " pamit vino
" baiklah sekali lagi terimakasih banyak pak vino " ucap angga
__ADS_1
" vino saja " ucapnya dan berlalu keluar ruangan clara
" apa saya boleh tetap menemaninya? " ucap mira
" silahkan nona " ucap rafi
suasana jadi hening seketika tak ada yang mau membuka suara, hingga terdengan suara panik di ambang pintu
" bagaimana keadaan menantu bunda " ucap suci yang baru masuk diruangan clara
" bunda, clara terkena gagar otak ringan bun " ucap angga
" ya allah nak kenapa sampai begini? " ucap bunda sambil mengelus muka ara lembut
" angga kamu kembalilah kekantor biar bunda yang jaga clara " ucap bunda
" baiklah Bun kalau ada apa-apa hubungin angga yaa " ucapnya sambil mecium punggung tangan suci
" kami juga pamit bun " ucap niko dan rafi
" iya hati-hati nak " setelah kepergian mereka bunda hanya terfokus ke clara
" apa kamu temen clara nak? " tanya bunda
" iya nyonya saya temen kantor Clara " ucap mira
" terima kasih sudah menjaga menatu bunda " ucapnya sambil memeluk Clara
" iya nyonya sudah kewajiban saya sebagai temen " ucap mira
" panggil bunda saja yaa " ucap bunda
" iya bun "
" mir haus minta minum " ucap clara yang baru sadar
" raa Alhamdulillah, minum ya sini aku bantu " mira dengan cekatan membantu clara benyandarkan badanya
" ini minum dulu nak " ucap bunda sambil memberikan minum ke clara
" terimakasih bun maaf sudah merepotkan bunda " lirihnya
" bunda ga repot, yang peting kamu lekas sembuh nak " ucap bunda dan hanya diangguki oleh clara
setelah minum clara kembali tertidur karna pengaruh obat yang diberikan dokter tadi
SKIP biar cepet
sore hari angga sepulang kerja langsung pulang menganti baju dan bergegas ke RS Rafi yang melihat angga akan pergi ke RS langsung ikut dengannya sambil membawa parcel buah untuk menemui clara
sesampainya disana bunda dan mira tampak ngobrol sambil mengupas buah
" bunda " ucap angga
" sudah sampai nak " ucap bunda
" sudah sore bunda pulang saja biar aku dan rafi yang menemani clara disini " ucap Angga
" iya bunda pulang besok pagi bunda kesini lagi, mira kamu mau pulang bareng bunda nak " ucap bunda
" mira pulangnya nunggu clara bangun dulu bun takut mau ke toilet ga ada yang bantuin " ucap mira
" baiklah, kalau gitu bunda pamit dulu agga jaga mantu kesayangan bunda baik-baik " ucapnya
" iya bun, mang jamal udah sibawah bun " ucap angga ( mang jamal supir keluarga Saputra)
" mau makan malam apa? " tanya rafi
" pergilah cari makan malam dan antar nona ini beli baju ganti " ucap angga
" mari nona " ucap rafi
" mira saja tuan " ucap mira
" kalau gitu pangil saja aku Rafi, aku keluar dulu ngga " ucap Rafi
" hemm " angga
__ADS_1
nanti lanjut lagi okey
jangan lupa like komen nya 😘🤗🤗🤗