
sore harinya angga sudah bersiap untuk meninggalkan koya ini dan kembali ke tanah air
" apa semuanya sudah beres romi? " ucap angga
" sudah tuan kita take off jam setengah 9 masih ada 2 jam lagi " jelas Romi
" baiklah sebelum ke bandara kita mampir sarapan dulu di restoran yang ada di bandara " ucap angga
" baiklah tuan, mari " ucap Romi sambil mebawa koper angga dan dirinya
diperjalanan menuju bandara angga hanya melamun menatap jalanan " kenapa rasanya berat sekali meninggalkan kota ini, padahal baru pertama kali aku kesini " gumam angga
" tuan, apa ada yang ketinggalan? " ucap Romi yang melihat tuanya melamun sedari tadi
" tidak aku hanya lelah " ucap angga
sesampainya dibandara angga langsung pergi ke restoran disana untuk sarapan sebelum naik ke pesawat
" anda mau makan apa tuan? " ucap Romi
" sandwich dan jus jeruk saja " ucap angga
" baiklah saya pesankan dulu " ucap Romi
angga membuka ponselnya terdapat foto clara dan refan yang ia jadikan satu juga dijadikan wallpaper kunci ponselnya
" aku sangat merindukan kalian " ucap angga sambil mengusap-usap layar ponselnya
tiba-tiba kevin menelfon nya, anggapun langsung menjawabnya
" halo "
" apa sudah pulang? "
" belom masih dibandara, maaf aku tidak pamit ke orangtuamu "
" tak apa, jam berapa take off "
" sejam lagi tolong sampaikan salamku pada tante dan om "
*belum kevin menjawabnya teriakan clara sampai terdengar oleh Angga disana
" vin tolong buatin susu, ponakanmu nagis terus dari tadi " ucap clara
__ADS_1
" bentar kak, angga nanti aku telpon lagi yaa ponakan aku minta dibuatin susu* "
" iyaa " ucap angga belom selesai langsung diputuskan oleh kevin darisana
" suaranya seperti tak asing ditelinga ku, dan tangisan anak itu " ucap angga sambil menatap ponselnya
" tuan ini sarapanya " ucap Romi, sedangkan angga masih diam menatap ponselnya " tuan, anda tidak apa-apa? "
" eh tidak, terimakasih " kaget angga dan langsung meminum jusnya
setelah sarapan angga pun langsung cek in karena sebentar lagi pesawat akan berangkat
setelah mengantri beberapa saat angga sudah duduk di bangku pesawat dekat jendela
" see you next time Shanghai " ucap Angga setelah pesawat yang ditumpangi nya mengudara
sedangkan di kediaman Pradipta. Refan tiba-tiba saja bangun tidur langsung nangis tak mau berhenti
" kenapa kamu nagis terus nak " ucap clara sambil mencoba menenangkan refan sambil meneteskan air matanya
" apa dia sakit kak? " ucap Kevin, karena susu yang ia buat tadi Refan tak mau meminumnya
" kemarin baik-baik saja kok " ucap clara
" Refan kenapa sampai nangis seperti ini nak? " ucap melinda langsung menggendong Refan dari clara
" aku ga tau maa, bangun tidur langsung nangis keceng " ucap clara
" mungkin badan refan ada yang sakit maa, aku bawa kerumah sakit saja " ucap Egi
" ayo, kevin temani kakak mu dirumah " ucap melinda yang melihat clara lemas
" iya ma, kak ayo kuantar kekamar " ucap kevin sambil membopong tubuh clara
clara hanya menuruti kevin, tubuhnya terasa letih pikirannya khawatir pada Refan sampai baru melangkah hendak menaiki tangga clara langsung tidak sadarkan diri
" kak bangun, kak jangan buat aku takut " ucap kevin bingung dan langsung membawa Clara kerumah sakit menyusul mama dan papanya yang membawa refan
sesampainya dirumah sakit clara langsung dibawa keruang IGD, kevin duduk dan mencoba menghubungi papanya
" halo vin ada apa? "
" aku sekarang di RS, papa ada dimana? "
__ADS_1
" sedang di apotek RS menebus obat buat Refan "
" kak clara pingsan dan sekarang masih ada di IGD, aku tunggu papa disini "
" apaaa, kamu tunggu disitu bentar lagi papa sama mama kesitu "
" iya paa " ucap kevin lalu mematikan sambungan teleponnya
setelah diperiksa clara harus dirawat inap beberapa hari disini kesehatan tubunya sangat lemah dan terlalu banyak fikiran
" gimana keadaan refan pa? " ucap kevin
" tidak apa-apa, hanya anak bayi biasa rewel seperti itu " ucap egi
" apa kata dokter tentang kakak mu? " ucap melinda
" kakak terlalu banyak fikiran dan kecapean " ucap Kevin " mama sama papa pulang aja kasian refan biar kevin yang jaga kakak disini, dan bilang kemira intuk bawakan keperluan aku dan kakak "
" baiklah jaga kakak mu baik-baik, kalau ada apa-apa cepet hubungi papa " ucap Egi
" iya pa " ucap kevin, whi dan melinda pun pulang dwngan Refan juga yanh sedang tidur digendongnya
.
.
.
.
.
.
.
.
penasaran kelanjutanyaa ga?
jangan lupa like, komen dan votenya ya guys
see you 😘😘😘😘
__ADS_1