
sinar matahari yang masuk dari sela-sela korden menyilaukan manik mata clara
perlahan clara membuka matanya mengerjapannya beberapakali matanya dan mengedarkan pengelihatannya kesekitar
" mira ini dimana? " lirih clara namun tak ada sautan dari mira
" mir bangun ini dimana? " ucap clara sedikit mengeraskan suara lemahnya
" hehh raa kamu idah sadar " ucap mira yang kaget mendengar suara Clara
" bentar yaa aku panggil dokter " mira langsung memencet tombol darurat disana
" ini dimana mir? " ucap clara
" di rumah sakit kamu kecelakaan kemarin malam " jelas mira
ceklekk
" permisi saya perisa dulu nona " dokter
" bagaimana keadaan teman saya dok " ucap mira yang melihat dokter telah selesai melakukan pemeriksaan
" kondisinya sudah lebih baik dari kemarin dan bayi dalam kandunganya cukup kuat dan sehat meski usia kandunganya masih 2 minggu " jelas dokter
" baiklah terimakasih dok " ucap mira
" sama-sama saya permisi dulu " ucap dokter
" mir aku hamil? " ucap clara sambil meneteskan air mata dan perlahan mengusap perut nya
" iya raa selamat yaa bentar lagi kamu mau jadi ibu " ucap mira
" anak ku mir " ucapnya sambil tersenyum
" iyaa makanya cepet sembuh yaa " ucap mira
" makasih yaa udah jaga aku " ucap clara
" iya kamu kan adik aku, sekarang makan yaa kasian ponakan aku " ucap mira sambil menyuapi clara bubur
__ADS_1
" iya maafkan mama ya sayang " ucap clara sambil terus mengelus perutnya
setelah makan dan minum obat clara kembali tertidur hingga siang hari. mira ijin tidak masuk kerja langsung menghubungi atasanya vino. vino yang mendengar clara kecelakaan langsung pergi ke rumah sakit untuk menjenguk clara
" mir gimana keadaan Clara " ucap vino
" lumayan baik pak, dan kandungan juga sehat " ucap mira
" clara hamil? " ucap vino
" iya pak, emm pak boleh saya titip clara sebentar saya mau pulang dan mengambil baju ganti " ucap mira
" silahkan aku akan menemaninya " ucap vino
" terimakasih pak " ucap mira langsung pergi pulang
vino memandangi wajah Clara dan menggenggam tangan clara " selamat untuk buah hati mu raa, sebentar lagi kamu akan jadi ibu "
vino hanya diam duduk di kursi samping bat clara. sekarang vino sudah mengiklaskan clara dan ia juga sudah dekat dengan wanita yang dikenalkan oleh orang tuanya
di sebrang sana angga sedang sibuk memantau kinerja anak buahnya dan beberapa kali ia marah-marah tak tau sebabnya
" apa masih lama kita disini, mereka sangat lelet dalam bekerja " ucap angga
" sudah jalan 65% tuan " ucap Romi
" pastikan seminggu lagi kita akan pulang " ucap angga sambil meminum minumanya
" akan saya usahakan tuan " ucap Romi
" apa keluarga ku ada yang menelpon mu? " ucap angga
" tadi bagi nyonya menanyakan kapan anda pulang dan saya jawab secepatnya tuan " jelas Romi
" apa dia juga menelpon? " ucap angga yang masih enggan mengucap nama clara
" nona tidak menghubungi saya tuan, apa mau saya menelponnya? " ucap Romi yang mengerti maksud tanyanya
" tak usah, sudah siang ayo makan dulu dan lanjut kerja lagi " ucap angga mengalihkan pembicaraan
__ADS_1
" baik tuan " Romi sebenarnya ingin membantu masalah rumah tangga tuannya yang berantakan akibat ulahnya sediri namun ia tak mau lancang untuk itu
*
*
di RS Egi dan Melinda kembali kesana untuk melihat hasil tes DNA dan mengunjungi clara. mereka langsung menuju ruangan dokter kemarin yang menangani clara
tok.....tok..." permisi dok " ucap Egi
" silahkan masuk bapak ibu " ucap dokter
" terimakasih dok, apa sudah bisa dilihat hasilnya dok? " ucap melinda tak sabar
" anda datang di waktu yang tepat, baru saja saya mengambilnya di laboratorium" ucap dokter sambil menyodorkan hasil tes DNA nya " silahkan di baca "
dengan semangat Egi membuka hasilnya, kertas itu ia baca dengan seksama dan hasilnya.............................🐵😅
.
.
.
.
.
.
.
.
.
penasaran gaa?
jangan lupa like dan komen jika perlu vote yaaa😉😗
__ADS_1