
hari ini angha sedang sibuk dengan pekerjaanya yang sudah menumpuk akibat ia tinggal beberapa hari lalu. " sudah waktunya miting tuan " ucap Romi
" baiklah ayoo " ucap angga berdiri sambil memperbaiki jasnya
sesampainya diruang miting angga langsung melihat persentase perwakilan dari divisinya dengan mengambil suara dan mepertimbangkan pendapat meteng berjalan lama sampai tak terasa haru sudah sore dan waktunya pulang kantor
" baiklah meeting kita ahiri disini, kalian boleh pulang " ucap angga " Rom kita pulang sekarang "
" baiklah tuan " ucap Romi seperti biasa asepulang kerja angga selalu melamun entah apa yang selalu ada didalam pikiranya
sesampainya dirumah angga langsung pergi kekanar untuk mandi dan makan malam
" malam bun " ucap angga
" ayo makan nak, gimana hari ini? " ucap ridho
" semua berjalan seperti biasa yah " ucap angga
" oh yaa ayah sudah mengirim data perusahaan yang kamu inginkan tadi" ucap ridho
" angga belum melihatnya, seharian angga tidak memegang headphone " ucap angga " sebentar lagi angga lihat "
" selesai kan makanmu dulu nak " ucap suci
setelah selesai makan malam angga dan egi berada diruang keluarga sambil membicarakan masalah kantornya. angga membuka headphone nya ia terkejut melihat notifikasi dari nomor clara
dengan cepat angga langsung membaca isi pesan dari clara sampai meneteskan air matanya " yah Angga sudah menjadi orang tua yah " ucap angga sambil memperlihatkan foto baby Refan
" masyaallah tampanya cucuku " ucap ridho bahagian
" sebentar yah angga telpon Clara dulu " ucap angga dengan senyum di wajahnya yang sudah lama tak tampak setelah kepergian clara
sudah mencoba beberapa kali tetap saja tidak dapat dihubungi " kenapa sekarang ga aktif, kamu diaman raa aku ingin bertemu denganmu dan anakku " ucap angga yang ada di dalam kamar
tok...tok...tok..
" nak bunda boeh lihat cucuk bunda? " ucap suci
" boleh bun " ucap Angga lalu menyodorkan headphone nya yang sudah menampilkan wajah baby Refan
" dia sangat tampan seperti mu nak, siapa namanya " ucap suci bahagia
" Refan bun clara yang menamainya " ucap angga
__ADS_1
" nama yang bagus, kamu bersabarlah pasti clara cepat atau lambat kembali padamu nak " ucap suci
" aminn, bun angga mau buat acara sukuran besok di kantor untuk refan " ucap angha antusias
" bunda mendukungmu nak " ucap suci lalu pergi dari kamar angga
angga langsung menelfon Romi untuk melacak keberadaan terakhir dari nomor clara dan mempersiapkan semuanya untuk acara sukurannbesok. dengan wajah bahagia angga tidur sambil memperhatikan foto baby Refan fi headphonenya
" kita pasti akan segera ketemu nak " ucap angga lalu memejamkan matanya
keesokan harinya angga bangun lebih awal untuk mempersiapkan sukuran untuk baby Refan dengan bantuan Romi
" pagi yah bun " ucap Angga dengan senyum di bibir
" pagi sekali nak Bangunnya " ucap Ridho
" Angga mau ngadain syukuran kecil-kecilan di kantor untuk anak Angga yah " ucap angga
" angga harap ayah bunda bisa hadir disana " ucap angga
" memang acaranya jam berapa nak? " ucap suci
" jam makan siang di aula kantor bun " ucap angga
" Angga tunggu kedatangannya yah, bun angga berangkat dulu yaa assalamualaikum " ucap angga sambil menyalami keduanya
" waalaikumsalam "
" akhirnya Angga kembali seperti dulu yah " ucap suci
" semoga clara cepet pulang ya bun, kasian angga " ucap ridho
*
*
*
di Shanghai Egi yang sedang ada di perusahaan nya mendengar dari anak buah nya yang menjadi mata dan telinganya diSPT group soal syukuran untuk anak pertama CEO mereka
info: Egi yang penasaran sosok suami clara akhirnya menyuruh anak buahnya mecari tau tentang angga dan sampai sekarang ia tetap mengawasi angga
" dari mana dia mendengar kelahiran Refan " gumam Egi sambil melihat undangan untuk para karyawan dengan foto Refan disana
__ADS_1
Egi menelfon orang suruhannya untuk tetap meberi informasi tentang angga
" tolong vidiokan acaranya nanti " ucap egi
" baik tuan " ucap orang itu
" bekerjalah dengan cantik dan jangan sampai ada yang mengetahuinya " ucap egi lalu mematikan sambungan teleponnya
tepat setelah makan siang Egi dikirimi video angga yang sedang berbicara dengan gagahnya
" *selamat siang semuanya, terimakasih sudah mau hadir di acara syukuran saya untuk putra pertama ku. " ucapan Angga terhenti lalu mehirup nafas panjang
" kalian pasti sudah tau, kalau istriku sedang tidak bersama ku lantas dari mana aku tau kalau anakku sudah lahir didunia ini "
" saat saya sakit beberapa hari yang lalu, saya bermimpi bertemu denganya dengan baby boy yang digendongnya, mungkin hari itulah dimana dia melahirkan anakku disana " ucap angga sambil meneteskan ai matanya
para karyawan yang melihat itu terharu CEO yang mereka kenal dingin dan kejam mempunyai sisi lembut untuk keluarga dan orang yang dia cintai
" tolong bantu doakan saya agar kami cepat dipertemukan segera mungkin " ucap angga
" aminn, semua doa terbaik untuk anda Presdir " ucap para karyawan
" baiklah terimakasih dan selamat menikmati jamuannya " ucap angga lalu pergi dari sana sambil mengusap bekar airmata yang mengalir di pipinya*
Egi yang melihat itu merasa kasian pada menantunya, sebenarnya Egi sudah beberapa kali melihat clara menangis sambil mencium kemerja yang selalu ia simpan dengan baik di kamarnya
" berjuanglah nak, jika kau tulus mencintai putriku " ucap Egi .
.
.
.
.
.
.
sudah dulu ya guys
jangan lupa like, komen dan votenya yaa
__ADS_1
see you 😘😘😘