
angga kembali dan langsung pergi kerumah orang tuanya
" assalamualaikum yah bun angga pulang " ucap angga sedikit berteriak
" waalaikumsalam, kenapa teriak-teriak sih " ucap ridho ayah angga
" diamana bunda yah? " ucap angga sambil mendudukkan dirinya di sofa
" ada apa nak baru dateng sudah teriak saja " ucap suci yang baru kembali dari dapur sambil membawa teh untuk suaminya
" bun apa clara kesini bilang kalau mau pergi? " ucap angga
" maksud kamu apa nak? " ucap mereka berdua
" Clara pergi dari rumah dan hanya meninggalkan surat untuk angga bun " ucap angga sedih
" apa kalian sedang bertengkar nak? " ucap suci
" clara salah paham bun " ucap angga terhenti dan langsung menceritakan semua yang sebenarnya
" apa bunda tau clara dimana bun? " ucap angga
" clara tak bicara apa-apa sama bunda hanya berpesan untuk selalu menjaga kesehatan saat dia tak ada " ucap suci sambil menangis
" kamu yang sabar ya nak, ayah bakal bantu kamu untuk cari Clara" ucap ridho menyemangati
" clara sempat bilang kalau sebelum kesini dia habis dari rumah ayahnya " ucap suci
" baiklah semoga ayah herman tau keberadaan clara dan cucu bunda " ucap angga semangat
" clara hamil nak? " ucap suci
" iya bun clara hamil anak angga, angga pergi dulu assalamualaikum " ucap angga
" waalaikum salam hati-hati nak " ucap ridho
dengan berharap herman mengetahuinya keberadaan clara angga langsung pergi kerumah mertuanya itu. sesampainya disana angga langsung mengetuk pintu itu sedikit kencang
" nak angga " ucap herman
" ayah boleh angga bicara sama ayah? " ucap Angga
" boleh silahkan masuk " ucap herman dan mereka duduk diruang tamu
" apa yah herman tau diamana clara sekarang? " ucap angga
" memangnya Clara kemana nak? " ucap herman
__ADS_1
" clara pergi dari rumah tampa sepengetahuan angga dan hanya meninggalkan surat untukku " ucap angga
" kemarin clara kesini dan pamit mau ikut keluarga kandung nya nak " ucap herman
" keluarga kandung? " tanya angga
" apa Clara tak cerita padamu? " angga hanya menggeleng, hermanpun menceritakan tentang hidup clara
" bagaimana aku baru mengetahuinya, dimana kamu raa " ucap angga frustasi sambil mengacak rambutnya
" coba nak angga telfon dia mungkin nomornya masih aktif" ucap herman
" sebentar " ucap angga sambil menekan-nekan ponselnya namun nihil nomor clara sudah tidak aktif
" sudah tak aktif " ucap angga
" sabar nak, jika clara memang jodohmu dia pasti akan kembali padamu" ucap Herman
" aminn, kalau begitu angga pamit dulu yah, assalamualaikum" ucap angga sambil menyalami herman
" iya nak teruslah berusaha " ucap herman
angga pergi ke apartemen yang sempat ia tinggali dengan Clara beberapa bulan lalu
" kenapa kamu main tinggalin aku raa " ucap angga sambil melihat foto Clara yang ditinggal disana
" aaa mungkin temen tuan mempunyai kontaknya " gumam romi dan langsung menghubungi Rafi
" halo Rom, ada apa? " ucap rafi
" hallo tuan apa anda memiliki nomor salah satu temen nona clara? "
" aku tak punya, memangnya ada apa? "
" nona pergi dari rumah tuan, dan sekarang tuan angga bingung mencarinya "
" kemarin aku sempat bertemu dengannya di bandara " ucap rafi
" apa tuan tidak bercanda " antusias Romi
" memangnya aku bercanda sekarang dimana angga? " ucao rafi
" tuan ada di apartemennya " ucap romi
" baiklah aku akan kesana " ucap rafi lalu mematikan sambungan telefonya
" semoga nona bisa ditemukan secepatnya, kasian tuan angga " ucap Romi lalu melanjutkan pekerjaannya yang menumpuk di meja kantornya
__ADS_1
Rafi yang mendengar masalah sahabatnya langsung pergi ke apartemen bersama Niko yang dijemputnya tadi. sesampainya di sana Rafi dan Niko langsung masuk karna apartemennya tidak dikunci oleh angga
" fi kemana dia? " ucap niko yang melihat apartemen sepi dan sedikit berantakan
" kita lihat dikamarnya dulu " ucap rafi dan berjalan menaiki tangga disusul niko juga
" ngaa " ucap Rafi sambil membuka pintu kamar itu perlahan. diranjang terlihat angga yang berantakan sedang tidur dan memeluk foto clara juga tercium bau alkohol
" astaga angga " ucap niko dan rafi bersamaan, mereka kanget dengan kondisi angga sekarang
angga yang mendengar pekikan suara sahabatnya langsung membuka matanya berharap clara datang juga disana
" kenapa lo bisa kayak gini? " ucap niko
" ada masalah apa bro sampe lo mabuk-mabukan kaya gini? " tambah niko yang memang tak tau masalah sahabatnya
" sekarang lu mandi dulu oke " ucap rafi sambil membopong tubuh lemas angga
setelah mandi angga terlihat lebih segar namun tatapannya masih kosong dan diam gak mau bicara
" angga gue sama Niko sempet liat clara sama temen kantornya itu dibandara " ucap Rafi sontak angga langsung menoleh padanya
" apa lo tau clara mau kemana, di balang kan mau pergi kemana? " ucap angga
" waktu itu dia ngomongnya mau pergi kekampung temenya itu kalau ga salah namanya mira " ucap Rafi
" apa kakak ipar ga pamit sama lo bro? " ucap niko
" tidak bahkan dia mengira aku punya wanita lain dan memilih pergi dari rumah " ucap angga
" jangan putus asa gini dong, besok kita coba cari clara kekampung temennya " ucap rafi
.
.
..
.
.
.
segini dulu aja ya guys author mau ujian soalnya
jangan lupa like komen dan votenya๐ค๐๐๐
__ADS_1