SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 52


__ADS_3

angga kembali dan langsung pergi kerumah orang tuanya


" assalamualaikum yah bun angga pulang " ucap angga sedikit berteriak


" waalaikumsalam, kenapa teriak-teriak sih " ucap ridho ayah angga


" diamana bunda yah? " ucap angga sambil mendudukkan dirinya di sofa


" ada apa nak baru dateng sudah teriak saja " ucap suci yang baru kembali dari dapur sambil membawa teh untuk suaminya


" bun apa clara kesini bilang kalau mau pergi? " ucap angga


" maksud kamu apa nak? " ucap mereka berdua


" Clara pergi dari rumah dan hanya meninggalkan surat untuk angga bun " ucap angga sedih


" apa kalian sedang bertengkar nak? " ucap suci


" clara salah paham bun " ucap angga terhenti dan langsung menceritakan semua yang sebenarnya


" apa bunda tau clara dimana bun? " ucap angga


" clara tak bicara apa-apa sama bunda hanya berpesan untuk selalu menjaga kesehatan saat dia tak ada " ucap suci sambil menangis


" kamu yang sabar ya nak, ayah bakal bantu kamu untuk cari Clara" ucap ridho menyemangati


" clara sempat bilang kalau sebelum kesini dia habis dari rumah ayahnya " ucap suci


" baiklah semoga ayah herman tau keberadaan clara dan cucu bunda " ucap angga semangat


" clara hamil nak? " ucap suci


" iya bun clara hamil anak angga, angga pergi dulu assalamualaikum " ucap angga


" waalaikum salam hati-hati nak " ucap ridho


dengan berharap herman mengetahuinya keberadaan clara angga langsung pergi kerumah mertuanya itu. sesampainya disana angga langsung mengetuk pintu itu sedikit kencang


" nak angga " ucap herman


" ayah boleh angga bicara sama ayah? " ucap Angga


" boleh silahkan masuk " ucap herman dan mereka duduk diruang tamu


" apa yah herman tau diamana clara sekarang? " ucap angga


" memangnya Clara kemana nak? " ucap herman

__ADS_1


" clara pergi dari rumah tampa sepengetahuan angga dan hanya meninggalkan surat untukku " ucap angga


" kemarin clara kesini dan pamit mau ikut keluarga kandung nya nak " ucap herman


" keluarga kandung? " tanya angga


" apa Clara tak cerita padamu? " angga hanya menggeleng, hermanpun menceritakan tentang hidup clara


" bagaimana aku baru mengetahuinya, dimana kamu raa " ucap angga frustasi sambil mengacak rambutnya


" coba nak angga telfon dia mungkin nomornya masih aktif" ucap herman


" sebentar " ucap angga sambil menekan-nekan ponselnya namun nihil nomor clara sudah tidak aktif


" sudah tak aktif " ucap angga


" sabar nak, jika clara memang jodohmu dia pasti akan kembali padamu" ucap Herman


" aminn, kalau begitu angga pamit dulu yah, assalamualaikum" ucap angga sambil menyalami herman


" iya nak teruslah berusaha " ucap herman


angga pergi ke apartemen yang sempat ia tinggali dengan Clara beberapa bulan lalu


" kenapa kamu main tinggalin aku raa " ucap angga sambil melihat foto Clara yang ditinggal disana


" aaa mungkin temen tuan mempunyai kontaknya " gumam romi dan langsung menghubungi Rafi


" halo Rom, ada apa? " ucap rafi


" hallo tuan apa anda memiliki nomor salah satu temen nona clara? "


" aku tak punya, memangnya ada apa? "


" nona pergi dari rumah tuan, dan sekarang tuan angga bingung mencarinya "


" kemarin aku sempat bertemu dengannya di bandara " ucap rafi


" apa tuan tidak bercanda " antusias Romi


" memangnya aku bercanda sekarang dimana angga? " ucao rafi


" tuan ada di apartemennya " ucap romi


" baiklah aku akan kesana " ucap rafi lalu mematikan sambungan telefonya


" semoga nona bisa ditemukan secepatnya, kasian tuan angga " ucap Romi lalu melanjutkan pekerjaannya yang menumpuk di meja kantornya

__ADS_1


Rafi yang mendengar masalah sahabatnya langsung pergi ke apartemen bersama Niko yang dijemputnya tadi. sesampainya di sana Rafi dan Niko langsung masuk karna apartemennya tidak dikunci oleh angga


" fi kemana dia? " ucap niko yang melihat apartemen sepi dan sedikit berantakan


" kita lihat dikamarnya dulu " ucap rafi dan berjalan menaiki tangga disusul niko juga


" ngaa " ucap Rafi sambil membuka pintu kamar itu perlahan. diranjang terlihat angga yang berantakan sedang tidur dan memeluk foto clara juga tercium bau alkohol


" astaga angga " ucap niko dan rafi bersamaan, mereka kanget dengan kondisi angga sekarang


angga yang mendengar pekikan suara sahabatnya langsung membuka matanya berharap clara datang juga disana


" kenapa lo bisa kayak gini? " ucap niko


" ada masalah apa bro sampe lo mabuk-mabukan kaya gini? " tambah niko yang memang tak tau masalah sahabatnya


" sekarang lu mandi dulu oke " ucap rafi sambil membopong tubuh lemas angga


setelah mandi angga terlihat lebih segar namun tatapannya masih kosong dan diam gak mau bicara


" angga gue sama Niko sempet liat clara sama temen kantornya itu dibandara " ucap Rafi sontak angga langsung menoleh padanya


" apa lo tau clara mau kemana, di balang kan mau pergi kemana? " ucap angga


" waktu itu dia ngomongnya mau pergi kekampung temenya itu kalau ga salah namanya mira " ucap Rafi


" apa kakak ipar ga pamit sama lo bro? " ucap niko


" tidak bahkan dia mengira aku punya wanita lain dan memilih pergi dari rumah " ucap angga


" jangan putus asa gini dong, besok kita coba cari clara kekampung temennya " ucap rafi


.


.


..


.


.


.


segini dulu aja ya guys author mau ujian soalnya


jangan lupa like komen dan votenya๐Ÿค—๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜๐Ÿ˜˜

__ADS_1


__ADS_2