
malam sudah berganti pagi clara sudah bangun dari mimoi indah nya. clara melihat kesamping bagian ranjang yang kosong
" kemana mas angga " gumamnya lalu mengedarkan pandanganya keseluruh ruangan
manik matanya terhenti di sofa tempat Angga merebahkan tubuhnya " apa aku menjijikkan hingga dia tak mau tidur seranjang denganku? " lirihnya
clara hanya bisa menghela nafasnya berusaha iklas menjalani jalan yang sudah ia pilih " aku yakin ini jalan yang terbaik " ucapnya menyemangati diri sendiri.
clara bergegas merapikan tempat tidur lalu kekamar mandi untuk membersikan tubunya yang terasa lengket. setelah sudah cukup berendam untuk menghilangkan rasa pegal ia langsung membilas badanya dan memakai pakaiannya
keluar dari kamar mandi clara melihat angga sudah bangun tengah sibuk dengan ponselnya " apa mau mandi sekarang, biar aku siapkan air untukmu " tawar clara
" ngga perlu aku bisa sendiri " jawab Angga dengan nada dingin dan berlalu masuk kamar mandi
clara melamun didepan cermin sambil menyisir rambutnya dan mengoleskan pelembab dan liptint agar tidak terlihat pucat
angga keluar kamar mandi sudah memakai pakaian lengkap
" ayo sarapan " ucapnya tampa menoleh ke clara
" iyaa " saut clara lalu mengambil tasnya
mereka turun menuju restoran hotel tempat resepsi kemarin. kedua orang tua mereka tidak ada yang menginap di hotel mereka langsung pulang kerumah setelah acara selesai
" pelayan " ucap angga yang sudah duduk disalah satu meja dengan clara
" mau pesan apa tuan? " waiters
" saya sandwich sama orange jus, kamu pesenlah " ucap angga
" salad sayur sama susu saja " ucap clara
" bailak mohon tunggu sebentar nona tuan " ucap waiters dan berlalu pergi
__ADS_1
" setelah ini kita kerumahmu, ambil barang-barang yang sekiranya penting untuk mu " ucap angga
" kenapa harus sekarang " tanya clara
" sebagai istri kau harus ikut dan tinggal bersama suamimu, apa kau mau jadi istri durhaka? " ucap Angga
" aku hanya butuh waktu " ucap Clara
" sudahlah turuti apa kata ku " tegas angga
Clara hanya diam ia masih berat meninggalkan keluarga yang sudah merawatnya sedari kecil tapi juga tak mau menjadi istri yang tak patu pada suaminya
" permisi tuan, nona " ucap waiters sambil menata makanan yang mereka pesan tadi " selamat menikati sarapannya " ucapnya
" terimakasih " ucap Clara dan dijawab senyuman oleh waiters itu
mereka diam sambil menikmati sarapannya sesekali angga mencuri pandang clara yang tengah asik mengunyah saladnya
setelah sarapan mereka langsung bergegas menuju rumah herman diperjalanan angga fokus dengan kemudinya sedangkan Clara melamun ke arah luar jendela
" eh clara udah pulang nak " ucap pamela sambil tersenyum ramah ke angga dan clara
" iya bu, clara mau ambil barang-barang Clara" ucap clara
" ayoo masuk, mari nak angga " ucap pamela
" angga clara sini ayah mau bicara dulu" ucap herman yang tengah duduk di ruang tamu
" ada apa yah " tanya clara
" nak angga tolong kamu jaga clara baik-baik yaa, tanggung jawab saya sebagai ayah sudah selesai sekarang kamu sebagai suaminya harus bertanggung jawab dan membahagiakan dia. kamu sanggup nak? " ucap herman
clara yang mendengar perkataan ayahnya meneteskan air matanya. ia terharu dengan apa yang sudah herman katakan dan menganggap nya jadi anaknya
__ADS_1
" insyaallah saya akan bertanggung jawab dan membahagiakan nya " ucap angga
" ayah percaya padamu nak " ucap herman sambil tersenyum ke angga " clara jangan menangis nak, seharusnya kamu bahagia telah memiliki yang tampan dan berwibawa sepeti nak angga " ucap herman sambil mengelus puncak kepala Clara
" maaf kan Clara kalau selama ini clara selalu membuat ayah susah dan membebani ayah " ucap Clara sambil mencium punggung tangan herman
" sudah kamu ga perlu minta maaf sekarang berjanjilah pada ayah untuk selalu tersenyum dan bahagia " ucap herman
" iya yahh " ucap Clara sambil tersenyum manis ke herman
" ayoo ibu bantu beres-beres nya " ucap Pamela
" clara masuk dulu yah " ucap ckara dan diangguki oleh herman
dikamar swtelah selesai memasukkan baju dan yang lainya kedalam koper
" bagus lah kalau kamu segera keluar dari rumah ini " ucap Pamela
" maksud ibu? " ucap Clara
" yaa intinya parasit yang sudah mengerogoti keluarga ku selama bertahun-tahun ahirnya pergi juga " ucap pamela lalu keluar dari kamar Clara
clara hanya diam menahan air mata dan sesak didadanya. beberapa kali membuang nafas agar Clara sedikit merasa lega dan keluar sambil membawa kopernya
" sini kubantu " ucap angga dan membawanya keluar lalu dimasukkan di bagasi mobil
" terimakasih " ucap Clara
" patulah pada suamimu nak " ucap herman
" iya ayah terima kasih untu semuanya " ucap clara " aku pasti merindukan ayah "
" jika rindu ayah mainlah kemari, pintu rumah ini akan selalu terbuka untukmu " ucap herman
__ADS_1
" baiklah clara pamit dulu, assalamualaikum " ucap clara
" hati-hati waalaikumsalam " ucap herman