SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 78


__ADS_3

clara baru sampai di rumahnya langsung berlari ke kamar mamanya


" ma gimana keadaan Refan? " ucap clara main nyelonong masuk


" ya ampun raa, ngagetin mama aja kamu. Refan udah ga papa ko lihat dia masih ga mau tidur " ucap melinda sambil menoleh ke refan yang ditidurkan di box nya


" sayang kangen sama mami yaa " ucap clara sambil menggendong refan


" maafin mami yaa udah lama tinggalin kamu ya sayang " ucap clara sambil menciumi wajah anaknya yang sedang tersenyum padanya


" maaf udah buat mama Repot jagain Refan " ucap clara


" mama ga repot koo, Refan kan juga cucu mama " ucap melinda


" makasih ma, aku bawa Refan ke kamar yaa " ucap clara dan di angguki oleh melinda


dikamarnya clara memberikan asi untuk Refan sambil menidurkannya, melihat Refan tengah mwnyedot asinya dengan mata terpejam sekilah seperti wajah Angga yang ada di depanya


" maafkan aku mas, maafin mama sayang " ucap clara sambil mengecup kening putranya


karena kelelahan diperjalanan clara ikut terpejam sambil menyusui Refan yang sudah tertidur juga


*


di Indonesia tepatnya kota Yogyakarta Angga masih dirawat dirumah sakit sambil memeluk foto yang ditinggal kan clara untuknya


" nak jangan berlarut dengan kesedihan, kamu harus bangkit jika mau clara kembali padamu " ucap suci


" kemana aku harus mencarinya bun " lirihnya


" sebentar lagi Rafi kesini, ayah akan kerumah clara untuk mencarinya " ucap ridho


ceklekkk


suara pintu terbuka dan terlihat Rafi disana


" assalamualaikum "


" waalaikumsalam " ucap ketiganya


" om tante gimana keadaannya " ucap Rafi sambil menoleh ke Angga


" sudah lebih baik nak " jawab suci


" apa kamu tau alamat rumah clara nak? " ucap ridho


" tau om, memangnya kenapa? "


" tolong antarkan saya kesana " ucap ridho


" baiklah, mari saya antar sekarang mumpung jadwal saya kosong " ucap Rafi


" aku ikut yah " ucap angga


" no gue ga mau lo pingsan di mobil gue, ayo om " ucap Rafi


" biar ayah aja, kamu tunggu diaini sama bunda " ucap ridho tegas


ridho dan Rafi langsung pergi ke rumah Clara yang sekarang hanya ada mira disana. sampai disana Rafi langsung mengetuk pintunya dan bibi yang membukakan nya


" cari siapa tuan? "


" Mira nya ada bi? " ucap Rafi


" non mira ada tuan, silahkan masuk " ucap bibi

__ADS_1


ridho dan Rafi masuk dan duduk diruang tamu menunggu si empu rumahnya


tok.....tok.....


" non ada tamu "


ceklek....


" siapa bi? " ucap mira


" yang kemarin kesini bantu bawa nona clara ke RS " jelas bibi


" oh baiklah, tolong buatkan minum sama cemilannya " ucap Mira lalu bergegas pergi ke ruang tamu


Mira yang melihat ada ayah Angga sembunyi dibalik tembok " kok ada bokapnya angga si " gumamnya


" gue harus telpon clara " ucampnya sambil melangkah menjauh


clara yang asik tidur terbangun karena telpon dari Mira


" emmm halo mir? "


" raa dirumah ada mertua lo kesini gue harus gimana? " panik mira


clara yang tadi masih setengah sadar langsung membuka matanya lebar


" apa ko bisa "


" ya bisa lah, Rafi yang nganter dia kesini "


" kamu jawab aja aku sekarng ada dimana tapi jangan beri tau alamat rumah papa " ucap clara


" oke babay " ucap mira mematikan ponselnya lalu pergi menemui ridho dan Rafi


" Clara nya ada nak? " ucap ridho


Mira menoleh ke Rafi yang sudah menganggukkan kepalanya


" clara sudah pulang ke rumah papanya kemarin om " ucap mira


" apa boleh om tau dimana, Angga sedang sakit di RS nak " ucap Ridho


" Angga sakit? " kaget Mira


" iya nak, dimana keberadaan manantu om " ucap Ridho


" clara sekarang ada di Shanghai Tiongkok om " ucap Mira membuat Ridho dan Rafi terkejut mendengarnya


" apa kamu sedang bercanda? " ucap Rafi " mana mungkin Clara pergi sejauh itu " lanjutnya


" aku tidak bohong fi, sebentar aku ambilkan foto clara " ucap Mira





Mira memperlihatkan foto-foto clara yang ada dipajang dikamar waktu kembali kesini


" apa kalian masih tidak percaya denganku? " tanya mira


keduanya diam melihat foto Clara yang terlihat bahagia disana


" apa kamu tau alamat rumahnya? " ucap ridho

__ADS_1


" maaf om kalau itu saya tidak berani memberikannya sebelum saya mendapatkan ijin dari om Egi maupun tante melinda


" siapa mereka? " tanya ridho


" mereka kedua orang tua kandung Clara " ucap mira


" baiklah kalau gitu terima kasih sudah membantu om, Rafi om pulang dulu yaa " ucap ridho


" mari saya antar om. " ucap rafi


" om naik taksi aja, assalamualaikum "


" waalaikum salam " ucap Mira dan Rafi


setelah ridho keluar dari rumah rafi langsung menatap mira dengan penuh pertanyaan


" kenapa melihatku seperti itu " ketus mira


" sebenarnya clara anak siapa, sampai bisa membangun perusahaan besar disini? "


" kan aku sudah bilang clara anak om Egi dan tente melinda " ucap mira


" maksudku apa mereka keluarga berpengaruh disana? " ucap Rafi


" maybe " ucap mira lalu meminum tehnya


*


ridho sudah sampai di ruang angga masuk dengan wajah bingung nya


" yah gimana, clara mana yah? " ucap Angga melihat ayahnya datang


" clara kembali kerumah orang tuanya nak " ucap ridho


" aku akan menyusulnya dimanapun dia. " ucap angga sambil hendak mencopot selang infus kembali


" kalau kamu lepas ayah ga bakal kasih tau kamu dimana clara sekarang " ancam ridho melihat sikap gegabah angga


" ayah tau dimana clara? " antusias Angga


" iya, sekarang pulihkan dulu tubuhmu. kita akan mencarinya bersama " ucap ridho


angga mengangguk sambil tersenyum melihat foto clara dan Refan


" papi akan menjemput mu dan mamimu " gumam angga


.


.


.


.


.


.


.


segini dulu yaa


jangan lupa like komen dan votenya


see you😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2