SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 4


__ADS_3

"Kamuu....." ucap angga dan clara bersamaan


" loh udah saling kenal rupanya " ucap ayah angga


" wah kalau begini dipercepat aja nikahannya pa" ucap bunda angga antusias


" gabisa gitu dong bun " ucap angga


" gak masalah kok nak angga, bagaimana menurutmu nak? " tanya herman ke aleta


" emm....


aleta nurut keputusan ayah " ucapnya sambil tersenyum


" tukan aleta aja mau kok,


baiklah, bagaimana kalau tukar cincinnya


langsung setelah ijap qobul aja " ucap ayah angga


" saya setuju pak, apa sudah memilih hari ?"


tanya ayah aleta


" bunda udah pilih yah bulan depan ada hari baik tanggal 28 gimana? " ucap bunda suci


" boleh kalau gitu mari kita makan malam dulu nanti lanjut lagi " ajah herman(ayah clara) sambil tersenyum senang, sedangkan istrinya sedari tadi hanya diam sambil mencibir clara dalam hatinya


mereka makan malam dengan hikmat tak ada yang berbicara saat makan hanya ada dentingan sendok dan garpu


setelah makan mereka kembali duduk di ruang tamu


" nak ajak nak clara untuk jalan-jalan " ucap bunda suci


" iya bun, ayo " ucap angga dengan wajah datarnya sambil berjalan keluar disusul clara menuju taman depan rumah clara

__ADS_1


sedari tadi angga hanya diam sambil duduk dikursi yang ada ditaman itu


" hey udah ga sakit kakimu sedari tadi berdiri, sini duduk "


" iyaa "


" apa sudah baik kakimu? "


" sudah lumayan "


" mengapa kamu setuju dijodohkan, bahkan kau hanya menurut tampa menolak " sinisnya


" aku hanya ingin membalas kebaikan ayahku"


" apa kau punya otak, demi ayahmu kau rela mengorbankan kebahagiaan mu? "


"iya"


" dasar keras kepala, jangan salahkan aku jika kau tak bahagia nanti " ucapnya langsung pergi meninggalkan clara


" hey cepat ayo pulang " teriak angga yang sudah jauh dari clara


kanget mendengar suara angga clara langsung berjalan dan menyema sisa air matanya


sampai dirumah angga dan keluarganya langsung pamit pulang karena hari sudah larut


" ayah apa boleh clara bertanya?"


" mau tanya soal apa nak? "


" bagaimana ayah menemukan clara? " ucapnya sambil berkaca-kaca


" apa kau yakin mau mendengarkannya nak " dan diangguki oleh clara


flashback

__ADS_1


19 tahun lalu saat suherman hendak pulang dari kantor ada kejadian penculikan salah satu keluarga besar dan terdengar beberapa suara tembakan dari dalam rumah itu


" astaga ada apa ini " ucap suherman yang masih didalam mobil


beberapa saat kemudian ada 5 lebih mobil polisi yang masuk kedalam rumah tersebut hingga terdengar lagi beberapa tembakan disana


takut dan tidak mau ikut campur suherman kembali melanjutkan perjalanannya dan mau tidak mau memilih jalan yang sedikit jauh dari rumahnya


cittttt. herman ngerem mendadak karna tepat didepan mobilnya terdapat kereta bayi. herman turun dan menghampiri kereta bayi itu betapa terkejutnya melihat bayi perempuan yang sedang tidur sambil menyedot dotnya


" ya allah kenapa kamu ada disini nak " ucap suherman sambil menggendong bayi itu


" cantik dimana orang tuamu hem "


" kita tunggu disini yaa siapa tau mereka lalai dan segera menjemput mu "


seherman menunggu di sana sudah lebih 3jam dan bayi itu menangis karna kehausan


" sebentar yaa kamu tahan dulu kita tunggu orang tuamu" sambil berusaha menenangkan bayi tersebut


sudah sangat lama herman menunggu namun tak ada keluara yang mencarinya dan dengan senang hati herman membawa bayi itu pulang kerumahnya


ia juga memasang foto bayi itu di sosmed agar orangtuanya bisa menjemput nya dirumah


flashback off


" apa sampai sekarang tak ada satupun yang mencariku? "


"nak kau harus sabar mungkin waktunya belum tepat, sekarang kamu tidur sudah malam "


" terimakasih yah " ucap clara sambil memeluk herman


" kamu kan ank ayah jadi sudah seharusnya ayah menjagamu "


" clara tidur dulu yah , selamat malam "

__ADS_1


" selamat malam nak " sambil mengecup kening clara


__ADS_2