SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 45


__ADS_3

" ya allah ada apa pa? " ucap wanita yang dudu di samping kemudi


" papa nabrak orang ma " ucap pria yang mengemudikan mobil itu


" ayo turun takut terjadi sesuatu dengan nya" ucap nya " angkat dia pa kita bawa kerumah sakit " ucap wanita itu sambil menitihkan air matanya


dengan cepat mereka langsung membawa clara ke RS terdekat dan langsung masuk keruang IGD. wanita itu mengambil headphone clara yang ada di dalam tas dan langsung menghubungi mira yang sudah yang sedari tadi menelponnya


info: hp clara baru beli dan masih menggunakan kartu lama


" halo raa, kamu kemana jam segini belom pulang. apa nginep di rumah mertua ?"


" hallo maaf apa anda saudara yang punya headphone ini? "


" eh anda siapa mengapa ponsel temen sama ada dengan anda? "


" teman anda mengalami kecelakaan sekarang ada di RS**** di IGD "


" ya allah raa, terimakasih saya akan segera kesana " ucap mira langsung memutuskan sambungan teleponnya


" gimana ma? "


" temenya sudah menuju kkesini pa "


ceklekk pintu IGD terbuka dokter langsung mencari keluarga pasien kecelakaan


" keluarga pasien kecelakaan? " dokter


" saya dok " ucap wanita itu


" kepalanya terbentur dan banyak mengeluarkan darah dia membutuhkan donor darah AB- dan golongan darah itu tidak ada di rumah sakit ini " ucap dokter " dan Alhamdulillah kandunganya aman janinnya juga tidak apa-apa " ucap dokter


" darah saya AB- dok ambil darah saya " ucap pria itu


" baiklah mari ikut saya " ucap dokter


wanita itu kembali duduk ditempatnya tadi ia sempat berfikir sangat kebetulan jika golongan darah gadis itu sama dengan darah suaminya. karena golongan darah suaminya termasuk langka bahkan anak laki-laki nya golongan darahnya sama dengan dirinya tapi tidak suaminya


" bagaimana keadaan temen saya nyonya " ucap mira sambil ngos-ngosan


" apa anda temen yang punya tas ini? " ucapnya seraya menunjukan tas Clara


" benar saya yang tadi anda telpon dan itu tas temen saya Clara bagaimana keadaanya? " ucap mira


" dia membutuhkan transfusi darah dan sekarang suami saya sedang mendonorkan daranya. oh ya juga keadaan bayinya aman " jelasnya


" bayi? " tanya mira memastikan

__ADS_1


" benar dia sedang mengandung dan dimana suaminya " ucap wanita itu


" ya ampun raa anda aja masalah lo " ucap mira sambil menatap ke pintu IGD


" maaf perkenalkan saya melinda pradipta " ucap melinda


" saya mira teman clara " ucapnya


" apa clara sedang ada masalah hingga dia menyebrang tidah melihat rambu lalulintas sampai tetabrak tadi " ucap melinda


" sepulang dari kantor tadi dia ingin pergi ke rumah mertuanya dan sekarang suaminya keluar kota dengan wanita lain tak pulang-pulang " jelas mira


" sungguh malang nasipnya memiliki suami yang tidak bertanggungjawab " ucap melinda


" bahkan dulu clara juga dijual oleh ibu angkatnya untuk menikah dengan laki-laki itu " ucap mira


melinda yang mendengar itu merasa sesak dan sakit di hati kecilnya sungguh berat jalan hidup yang di alami gadis itu bahkan suaminya rela menduakan nya saat ia hamil


" apa kamu sudah lama mengenalnya? " ucap melinda


" saya mengenalnya baru beberapa tahun saat dia kuliah sambil bekerja " ucap mira


" clara juga dulu pernah cerita bahwa dia anak yang ayahnya pungut di pinggir jalan sekitar 20 tahun lalu " ucap mira " eh maaf nyonya saya jadi cuhat ke anda"


" 20 tahun lalu? " ucap melinda


" benar, ada apa nyonya? " ucap mira


" apa dia putiku yang selama ini ku cari " batinya


" maa " ucap pria itu


" papa sini duduklah, apa darahnya cocok? " ucap melinda


" cocok bahkan dokter mengira aku ayahnya " ucap pria itu sambil tersenyum


" terimakasih tuan sudah menolong teman saya " ucap mira


" sudah kewajiban saya, perkenalkan saya Egi Pradipta "


" saya teman clara, mira " ucap mira


" maaf mengganggu pasien atas nama clara sudah dipindahkan di ruang vip no 2 " ucap suster


" baiklah terimakasih dok " ucap mira " saya permisi dulu, jika mau menemui teman saya ada di ruang inapnya " ucap mira


" iyaa " ucap melinda setelah melihat kepergian mira melinda langsung berbicara serius terhadap suaminya

__ADS_1


" mas, apa mas ikut merasakan sakit meliht gadis itu terluka? " ucap melinda


" iya ma seperti ada aliran uang menghantarkan sakitnya ke papa. kenapa mama beeyanya seperti itu? " ucap Egi, melinda pun langsung menceritakan apa yang ia dengar dari mira tadi


" sebaiknya kita minta tes DNA pada dokter tadi " ucap melinda


" bener kata mama semoga dia putri kecil yang kucari selama ini " ucap Egi


" maaf dok boleh saya masuk? " ucap Egi


" silahkan bapak Egi ada perlu apa? " dokter


"boleh saya minta tolong buatkan tes DNA saya dengan Clara dok " ucap Egi


" untuk alasan apa pak " dokter


" kami mau memastikan jika clara anak kami yang hilang beberapa tahun lalu atau tidak " ucap melinda


" baiklah karna sempel darah bapak dan pasien sudah ada munkin besok siang hasinya sudah ada " ucap dokter itu


" terimakasih dok " ucap Egi


" sudah tugas saya membantu anda " dokter


" baiklah saya permisi dulu " ucap Egi dan melinda


mereka langsung pulang dan berniat besok menjenguk clara dengan hasil tes DNA ditangan mereka


mira hanya menangis melihat keadaan clara yang masih tak sadarkan diri


" cepet sadar raa kasian anak kamu dia butuh nutrisi untuk perkembangan nya " lirih mira


" semoga penderitaan mu segera berakhir raa" doa mira sambil mengengam tangan sahabatnya itu


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


sudah dulu yeeee


jangan lupaa like dan komenya 🤗


__ADS_2