SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 70


__ADS_3

GEDUBRAKKKK


pintu itu langsung terbuka dan mejanya juga tergeser kebelakang, laki-laki itu langsung masuk dan mencari keberadaan mira


" mir keluar mir gue mau tanya "


laki-laki itu langsung menuju kamar yang cuma ada satu dirumah mira


" mir plis buka, aku ga bakal apa-apa in kamu, aku cuma mau nanya "


" pergiiiiiiii " teriak mira dari dalam


" mir plis, buka yaa aku janji ga macem-macem oke " bujuknya


" peegii, aku ga ada urusan denganmu " ucap mira


" plis mir, setelah ini aku langsung pergi janji" mira yang mendengar suara memohon itu bangkit dari ranjang dan membuka pintunya


baru saja pintu itu terbuka mira langsung ditarik kedalam pelukan laki-laki itu dengan sangat erat " lepassss " ucap mira


" plis bentar aja, aku rindu padamu " ucapnya


" lepas fi, apa-apaan sih " ucap mira, laki-laki itu Rafi sahabat angga


" jujur mir aku suka sama kamu, aku cinta sama kamu " ucap Rafi sambil menatap lekat wajah mira


" ngomong apa sih ngawur, udah pergi sana " ucap mira sambil memalingkan wajahnya


" aku serius, waktu terakhir kali ketemu kamu dibandara aku mau ngungkapin perasaan aku, rupanya kamu pergi bersama clara " ucapnya


mira yang mendengar itu cukup terkejut, memang dulu sebelum pergi ke Tiongkok mira dan Rafi sangat akrab juga sering berbalas pesan


" maaf fi, aku harus pergi " ucap mira lalu berjalan meninggalkan Rafi tapi tangannya dicekal olehnya


" kamu nolak aku mir? " ucap rafi


" aku ga pantas sama kamu " ucap mira dengan air matanya uang menetes


" siapa bilang kamu ga pantes untukku " ucap rafi


" aku ga punya orang tua dan tak punya nama yang bisa dibanggakan " ucap mira


" aku cinta kamu apa adanya mir, aku sudah mencarimu dan clara kemanapun tapi hasilnya nihil " ucap rafi


mira hanya diam, sebenernya ia juga pernah suka dengan rafi sejak di hari pernikahan clara dulu " maafkan aku " ucap mira


" kamu mau kan " ucap rafi, mira hanya menganggukkan kepalanya dengan air mata yang mengalir di pipinya dan Langsung dipeluk oleh rafi

__ADS_1


" terimakasih sayang " ucap rafi


" aku tak bisa lama-lama, aku harus pulang " ucap mira


" ini rumahmu, kamu mau pulang kemana? " bingung Rafi


" eh.. anuu akuuu " ucap mira bingung mau alasan apa


" dimana clara dan bayinya? " tanya rafi membuat mira melebarkan matanya


" clara sedang tak ada disini " ucap mira


" aku tak suka pembohong " tegas Rafi


mira yang takut melihat wajah Rafi hanya bisa pasrah " Clara ada dirumah, tapi aku mohon jangan kasih tau angga soal ini oke "


" baiklah, ayo ku antar " mira hanya mengiyakanya, diperjalanan mira hanya melamun takut clara mengetahui apa yang terjadi hari ini


" mati akuu " gumam mira sambil menepuk keningnya


" sayang, kenapa kamu pusing?" ucap Rafi


" hah eng engga kok hehe " ucap mira


" didepan kita belok kemana? "


" rumah siapa yang kalian tinggali di koplek perumahan mewah ini? "


" ya rumah clara lah " ceplos mira, Rafi yang mendengar itu bingung bagaimana bisa perumahan mahal ini clara bisa punya satu disini bahkan per unitnya seharga 1-2 M


setelah melewati puluhan rumah, mobil rafi sampai di rumah yang lebih besar di bloknya


" ini rumahnya? " ucap Rafi


" iyaa, aku turun dulu yaa. ingat jangan kasih tau angga " ucap mira lalu pergi masuk kedalam


" sebenernya clara anak siapa, sampai punya rumah disini " gumam Rafi


*


*


*


keesokan harinya clara dan Mira pergi ke kantor untuk menyiapkan untuk acara 3 hari lagi " ruangan kerjamu sudah jadi raa, ayo kita lihat dulu " ucap mira


" ayo aku tak sabar " ucap clara " oh iya apa undangan sudah jadi? "

__ADS_1


" masalah undangan sudah ditangani oleh asisten tuan Andi, dia mengundang beberapa pemilik dan CEO di sini juga beberapa petinggi " jelasnya


clara hanya mengangguk, sampai di ruangannya clara dibuat kagum dengan desainnya yang terkesan elegan dan nyaman untuk bekerja " aku suka mir "


" bagus kan, tempatku juga bagus didepan ruangan mu " ucap mira


" tuan Andi sangat mengerti kesukaanmu " goda mira


" ih apaan sih, ini tikang desainya yang pinter " ucap mira " sudah ayo bekerja, jangan bicara terus " tegasnya


" siap bos, saya permisi keruangan saya selamat bekerja " ucap mira sambil menahan tawanya


sedangkan Rafi kini sedang membicarakan kerjasama nya dengan angga, tapi fikirannya masih pada kejadian semalam


Rafi ingin sekali memberitau kabar baik ini ke angga, tapi ia juga sudah berjanji dengan mira


" woyy kerjaaa, mikirin apa sih? " ucap angga spontan Rafi menoleh ke angga


" maaf, lagi banyak pikiran " ucap Rafi


" cicilan lo belum lunas? " ucap Angga


" hahhh iya, bingung mau bayar duwitnya keselip dimana " ucap Rafi sambil tertawa


" masalah kerjaan kita bicarakan nanti lagi " ucap angga " o iya, gue dapet undangan dari perusahaan baru itu, lo dapet ga? "


" perusahaan asing ntu? " tanya Rafi dan diangguki oleh angga


" dapet bareng aja "


" oke, Romi juga ikut " ucap angga " kalau gitu gue balik kekantor dulu "


" yaa hati-hati bro " ucap rafi sambil melihat angga yang berjalan keluar cafe " maaf ngga gue ga bisa bantu lo, semoga lo lekas ketemu sama clara "


.


.


.


.


.


segini dulu yaa


jangan lupa like, komen dan votenya

__ADS_1


see you😘😘😘😘


__ADS_2