
hari sudah berganti pagi wajah clara terlihat sedikit sembab akibat kemarin malam menangis cukup lama hingga ketiduran
setelah membersihkan rumah dan membuat sarapan Clara langsung berangkat kerja sambil membawa bekal.
hari ini clara berangkat kekantor menaiki ojek online yang ia pesan tadi
sesampainya dikantor clara mampir ketaman depan kantor untuk sekedar duduk dan memakan sarapannya
saat makan sandwich nya clara melihat nenek yang tengah memungut barang rongsokan di tempat sampah
clara yang melihat tidak tega
" nenek lagi cari apa? " tanya clara lembut
" nenek lagi cari botol plastik bekas untuk dijual kembali " ucap nenek itu
" ini nek saya ada sandwich sepotong buat nenek mau? " ucap clara sambil menyodorkan bekal nya
" mayaallah makasih banyak neng nenek dari kemarin cuma minum air putih, nene ga mampu beli sebungkus nasi terimakasih banyak neng " ucapnya sambil menerima kotak bekal clara
" iya nenek makan dulu setelah itu lanjut kerja lagi, ayo kita sambil duduk dibangku sana " ajak clara
" terimakasih nak sudah berbaik hati memberi nenek makanan " ucap nenek sambil melahap sandwich nya
" sama-sama apa nenek punya saudara? " tanya clara
" nenek hanya sendiri suami nenek meninggal 2 Minggu yang lalu " ucapnya sambil berkaca-kaca
" maafkan saya nek saya tidak mau membuat nenek sedih " ucap clara
" saya juga hidup sediri, entah dimana keluarga kandung saya "
" nenek doakan semoga kamu segera bertemu dengan keluargamu nak " ucap nenek
" iyanek dan ini ada sedikit rezeki dari saya buat nenek " ucap clara sambil memberikan beberapa lebar uang ke nenek
" tidak usah nak " tolak nenek
__ADS_1
" apa nenek tega membuatku bersedih " ucap clara " maka terimalah " tambahnya
" terimakasih banyak nak " tagisnya
" iya sama-sama nenek semoga bermanfaat ya nek, saya pamit kerja dulu " ucap clara
" iya nak bahagia menantimu " ujar nenek
" aminn, clara berangkat dulu ya nek assalamualaikum" ucap clara sambil mencium punggung tangan nenek setelah itu beranjak dari duduknya dan berjalan menuju kantor
" sungguh mulia hatinya, semoga kelak dia bahagia " doa nenek yang melihat punggung clara semakin menjauh
sesampainya digedung GV group clara langsung naik ke ruangannya. dimeja kerjanya sudah banyak berkas-berkas yang harus ia selesaikan hari ini dan pulang lebih awal
" hay raa udah kerja aja masih pagi " ucap mira
" eh baru sampe mir? " ucap clara sambil fokus ke komputer nya
" iya rajin banget kerjanya? " ucap mira
" iya hari ini aku harus pulang cepet, kasiap ibu tiap hari beres-beres rumah sendiri" ucap Clara
" eh eh itu pelipislo kenapa di perban? "
" emm cuma kejedot kok " alibi clara
" ga mungkin kejedot sampe darahnya keluar banyak raa " ucap mira
" eh darah perasaan tadi ga ada darahnya kok " ucap clara
" ayoo gue anter ke rumah sakit yaa biar diobati yang bener " ajak mira
" ga usah mir ini ga papa kok " ucap clara
" udah ga usah bantah gue, ayoo" ucap mira
" eh mir ga usah " clara
__ADS_1
" udah ayok ga ada penolakan, tu lihat wajah lo tambah pucat " ucap mira
" iya bentar tas aku " ucap clara
dengan hati-hati mira memapah clara memasuki lift
" kok tambah berat kepalaku mir " ucap clara
" tahan bertar lagi sampe di lobby kok raa " ucap mira sedikit panik
ting pintu lift terbuka clara dan mira pun keluar. baru beberapa langkah clara sudah tak tahan kepalanya terasa berat dan pandanganya sedikit buram dan
brukk...........................
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
segini dulu yaa author lagi sakit
__ADS_1
jangan lupa like dan komenya βΊοΈππππ