SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 72


__ADS_3

mira yang melihat clara tak membutuhkan bantuannya berlalu mencari makanan sambil mengeceknya


" hay om, semuanya sudah siap? " ucap mira pada herman


" sudah, para pekerja om sudah membereskannya " ucap herman " oh iya apa yang bersama clara tadi tuan Sadipta? "


" bukan om, dia Andi WU CEO perusahaan WU yang ada di Tiongkok " jelas mira


" kenapa bisa mengenal clara? " tanya nya


" tentu om, karena clara memenangkan tender kerja sama dengan nya " ucap mira sambil mencomot kue didepannya


" mir tolong jelasin ke aku semua ini " ucap Rafi yang melihat mira juga disana


" loh fi, kenapa kamu bisa ada disini? " kagetnya


" ya bisa lah, aku diundang dan parahnya angga juga datang " ucap Rafi


" angga? " Rafi mengiyakannya " astaga mati aku, aku harus ke clara dulu yaa "


" ga boleh, sebelum kamu jelasin ke aku dulu. apa hubungan Clara dengan laki-laki itu " ucap Rafi sambil menoleh ke Andi


" tuan Andi maksudmu? "


" siapa lagi yang bersama Clara, angga sudah seperti singa mau nerkam disana " ucap Rafi


" clara dan dia hanya sebatas partner kerja aja ga lebih " ucap mira


" tapi dari cara mereka bicara sepeti ada hubungan yang sangat terjalin baik oleh keduanya " ucap Rafi


" itu gak sepeeti yang lo lihat " ucap mira


" sekarang kamu ikut aku" ucap rafi sambil menggandeng tangan mira


" tapi clara.... " belom selesai bicara Rafi langsung menyelanya

__ADS_1


" itu urusan mereka, kamu ga usah ikut campur " ucapnya lalu pergi mengajak mira dari sana


sedangkan Clara setelah berbincang dengan para pembisnis ia ingin istirahat di ruangannya " tuan, saya permisi istirahat dulu. rasanya kaki saya pegal terlalu lama berdiri " ucapnya sopan


" iya istirahat lah, mau saya antar? " tawarnya


" tidak teimakasih tuan, saya bisa sendiri " ucap clara sambil tersenyum lalu beranjak dari sana


Angga yang melihat Clara pergi dari sana mengikutinya sedangkan Romi tetap di sini untuk menggantikannya


Clara memakai lift khususnya sedangkan Angga menyusul menggunakan lift biasa. sampai di ruangannya clara langsung masuk dan duduk disofa sambil memijat kakinya


angga yang baru sampai dan melihat Clara memijat kakinya menghapiri dan langsung ikut memijatnya


Clara terkejut melihatnya, karena Angga sedikit berbeda gaya rambutnya dan wajahnya melihat kebawah membuat clara tak mengenalnya


" tuan maaf, tolong lepaskan kaki saya " ucap clara sambil mencoba berdiri tapi ditahan angga


" apa pijatanku tidak enak? " ucapnya tapi masih dengan kepala menunduk


Angga yang sudah geram sedari tadi langsung mengangkat wajahnya, dan menatap lekat clara


clara yang melihat wajahnya langsung diam seketika " mas Angga " gumamnya


" apa sekarang sudah mengenaliku? " ucap angga sambil bediri dan duduk di samping Clara


" maaf mas, aku harus pulang " ucap clara seraya berdiri dan hendak berjalan tapi Angga memegang tangannya


" ayo pulang bersamaku kerumah " ucap angga lalu mengandeng nya berjalan


" rumah itu bukan lagi tempat ku pulang " ucap clara


" lalu kamu mau meninggalkan suamimu lagi hah? " ucap angga dengan nada sedikit membentuk


" kamu yang membuatku kehilangan hakku disana mas, kamu sudah mencapakanku dan memilih dia lalu untuk apa aku bertahan disana " ucap clara lantang sambil menangis meluapkan emosinya

__ADS_1


" raa aku bisa jelasin, ini salah paham " ucap angga sambil membawa Clara kedalam dekapannya, Angga merasa sangat bersalah melihat tangisan Clara


" aku mau pulang " ucap clara sambil melepaskan pelukannya dan mengusap sisa air matanya


" baiklah, ayo kita pulang kerumah yaa " bujuk angga


" aku punya rumah sediri mas, terimakasih " ucap clara sambil berjalan meninggalkan Angga yang mematung disana


melihat Clara yang tak mau memberinya kesempatan Angga hanya diam melihat punggung Clara yang menjauh darinya


" aku ga boleh nyerah, nak tunggu aku pasti memenangkan hati istriku " ucap Angga saat mengingat wajah refan


Angga langsung mengejar clara dan mengikutinya sampai rumah Clara, melihat clara berjalan dengan gotai memasuki rumah Angga hanya bisa meminta maaf dalam hatinya


" aku tak kan menyerah untuk mendapatkan mu kembali sayang "


.


.


.


.


.


.


.


segini dulu yaa


jangan lupaa like, komen dan votenyaa


see you😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2