SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 54


__ADS_3

setelah 3 jam pasca operasi clara sudah dipindahkan diruang rawat dengan keadaan keritis. banyinya tampak sangat sehat dan begitu alis, bibir dan hidungnya persis seperti angga sedang sedangkan matanya teduh seperti Clara


bayi laki-laki itu terlihat sangat kehausan dan hanya bisa diberi sufor oleh melinda yang sedang menggendong nya sekarang


" minum ini dulu yaa nak, mami mu lagi sakit " ucap melinda sambil meneteskan air matanya


Angga yang sedang tidak dirumah merasa bedanya tidak bertenaga bahkan hanya untuk berdiri saja tidak bisa. suci, ridho dan yang lainya hanya kasian melihat keadaan angga yang yidak terawat


" bun, kenapa badan ku lemes seperti ini? " lirihnya


" apa ada yang sakit nak? " ucap suci


" badanku seperti tidak ada tulangnya, apa sudah ada kabar tentang clara aku sangat khawatir padanya yah" ucap Angga


" belum nak, sekarang kamu harus sembuh dulu baru kita bisa cari clara sama-sama " ucap ridho


" yang kuat dong bro, masa angga yang gue kenal lembek gini " ucap Niko


" bentar lagi dokter juga akan datang" ucap Romi yang setia menemani tuanya yang tiba-tiba lemes padahal tadi pagi masih tidak apa-apa


dokter pun datang dan langsung memeriksa keadaan Angga, ia mengerutkan keningnya karena tubuh Angga baik-baik saja


" apa ada yang sakit " ucap dokter


" tidak ada hanya lemes dok " ucap angga


" baiklah saya minta sempel darahnya untuk saya priksa di laboratorium" ucap dokter


" silahkan, apa saya mengidap penyakit keras dok " ucap Angga


" tidak, tubuh anda bahkan normal saya hanya meastikan saja " ucap dokter " kalau begitu saya permisi dulu "


" sekarang kamu istirahat yaa nak " ucap suci dan angga hanya menurutinya


setelah memejamkan matanya angga bermimpi bertemu Clara yang memakai baju putih sambil menggendong seorang bayi laki-laki


" apa ini kamu clara? " ucap angga


" iya mas, aku mau titip dia jagalah dengan baik " ucal clara sambil tersenyum dan memberi angga bayinya


" kamu mau kemana lagi raa? " ucap angga


" aku mau istirahat mas " ucap Clara


" tetaplah disini, dan bayi siapa ini " ucap angga

__ADS_1


" dia bayi kita mas, bahkan dia sangat mirip denganmu " ucap Clara


" dia anak ku? " ucap Angga sambil memandangi bayi itu


" iya mas aku pergi dulu yaa " ucap clara


melihat Clara terus menjauh darinya angga mengejar dan menarik tangan clara untuk ikut denganya " lepas mas aku lelah ingin istirahat" ucap clara


" bertahanlah demi bayi kita, aku mohon dia membutuhkan mu begitupun dengan aku " ucap angga sambil memeluk clara


clara hanya diam sambil tersenyum ke angga begutup angga " aku mencintaimu clara Isabella " ucap angga namun setelah itu clara langsung hilang dari hadapanya sepeti udara


angga langsung bangun dari tidurnya dengan peluh yang bercucuran di tubunya


" minum dulu nak " ucap suci yang kembali kekamar angga mendengar angga memanggil clara cukup kuat


" bun " ucap angga langsung nangis dan memeluk suci


" ada apa nak cerita sama bunda " ucap suci sambil mengelap air mata angga


" angga tadi bermimpi bertemu clara dengan mengendong bayi laki-laki yang sangat mirip dengan ku bun " ucap angga


" mungkin anakmu sudah lahir di dunia ini nak " ucap suci


" apa dia sedang baik-baik saja disana " gumamnya


" kamu doakan saja semoga clara dan anak kamu sehat dan baik-baik disana " ucap bunda menenangkan angga


•


•


•


•


sedang clara kondisi nya tiba-tiba drop dan membuat semua yang disana panik.


didalam dokter segera mengambil alat pemompa jantung karna detak jantung clara mulai melemah dan itu berhasil setelah terus mencoba sampai berkali-kali


salah satu perawatan memangil keluarkanya untuk masuk dan menyemangati Clara kedalam


Egi langsung masuk dengan menggendong baby boy yang belom mereka namai untuk ikut masuk menyemangati Clara.


Egi sangat sakit melihat Putri yang baru beberapa bulan bersamanya harus lemah dengan alat-alat penunjang kehidupan nya

__ADS_1


" raa kamu yang kuat yaa nak, kasian baby boy masih sangat membutuhkanmu " ucap egi gemetar


baby clara hanya diam menatap ke atas lalu beberapa saat menangi kencang dihadapan clara. egi yang panik langsung mengajaknya kekuar ruangan


dokter yang selalu menatap layar monitor melebarkan senyumnya melihat jatung clara kembali normal setelah mendengar yangisan anaknya


dokter terus memantau perkembangan clara karena hal ini cukup langka saat sang ibu keritis dan mendengar suara tangis anaknya kondisinya berangsur membaik


*


*


*


keesokan paginya tubuh angga sudah tidak lemas sepeti kemarin bahkan hari ini ia sudah kuat untuk lari mengelilingi komplek rumah orang tuanya ( semenjak kepergian Clara angga kembali ke rumah ridho dan suci )


" apa kamu sudah lebih sehat nak? " ucao suci sambil memberikan nampan makanan untuk angga


" sudah bun, angga besok sudah bisa berangkat kerja sambil cari clara " ucap angga Semangat


" pastikan dulu dirimu benar-benar sembuh nak " ucap suci


" bunda tidak usah khawatir, angga sudah tidak apa apa kok " ucap angga


" baiklah habiskan makananmu laku istirahat kembali


setelah makan angga masih duduk di ranjang dengan melamun ia masih memikirkan tentang mimpinya semalam. jika itu pesan dari clara lewat mimpinya angga bahagian ahirnya sekarang ia sudah menjadi ayah


" aku tak sabar melihat mu dan baby boy kita ra " ucap angga sambil melihat ke bingkai foto Clara


.


.


.


.


.


udah dulu yaaa


jangan lupa like komen dan votenya


se youuu😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2