SELALU TERSAKITI

SELALU TERSAKITI
bab 75


__ADS_3

keesokan harinya Clara sudah diperbolehkan pulang oleh dokter karena kondisinya sudah lebih baik. Angga dengan telaten membereskan barang-barangnya dan clara untuk dimasukkan kedalam tas


" ayoo, kuat jalan atau kuambilkan kirsi roda? " ucap angga


" aku bisa koo " ucap clara


" baiklah sini kegang tanganku " ucap angga, dan Clara langsung mengaitkan tanganya ke lengan Angga


clara merasa Angga sekarang lebih perhatian padanya, dulu bahkan sangat dingin padanya tapi sekarang jauh lebih sabar dan perhatian terhadap Clara


sesampainya di rumah Clara langsung istirahat di kamar


" terima kasih sudah mau merawatku " ucap clara


" sudah tugasku sebagai suamimu " ucap Angga sambil tersenyum " sudah tidurlah " lanjut angga sambil mengecup keningnya Clara


baru saja hendak memejamkan matanya handphone Clara yang ada di meja samping tempat tidurnya, Clara langsung bangun dan mengambilnya


" halo vin "


" kapan pulang, Refan kemarin seharian nangis terus mungkin rindu maminya yang galak " ucap kevin


" apa badanya demam, kenapa bisa nangis. dimana Refan sekarang? " ucap clara panik


sedangkan Angga bingung melihat Clara yang panik saat menerima telepon itu


" baru aja tidur sama mama, makanya cepet pulang "


" aku usahain lusa aku pulang " ucap Clara


" baiklah kalau gitu aku turup dulu " ucap kevin


" baiklah, tolong cium revan untukku " ucap clara lalu mematikan telepon nya


Angga sedari tadi hanya mendengarkan Clara


" siapa yang telpon? "


" kevin mas " ucap Clara sambil meletakkan kembali headphone nya


" kevin siapa, dan kamu lusa mau pulang kemana? " ucap Angga


" dia adikku, dan aku harus pulang kerumah orang tuaku " ucap clara masih tak mau memberi tau dimana keluarga berada

__ADS_1


" kamu mau meninggalkan ku lagi? " ucap Angga


" maaf mas, kasian refan merindukan ku disana " ucap clara


" lalu bagaimana denganku yang sudah kamu tinggal selama ini, aku juga kangen kamu raa" ucap Angga


Clara hanya diam mendengar perkataan Angga " maaf " lirih Clara sambil menunduk menyembunyikan air mata yang sudah mengalir di pipinya


Angga langsung keluar dari kamar setelah mendengar jawaban dari Clara dengan rasa sakit hatinya dan pergi dari rumah Clara


Clara menangis melihat Angga yang pergi dengan mobilnya " maafkan aku mas " ucap Clara


mira yang melihat Angga dengan wajah marahnya langsung pergi kekamar Clara. melihat sahabatnya menangis mira pun memeluk clara mencoba menenangkannya


" kamu bertengkar lagi dengannya? "


" aku harus gimana mir " lirihnya


" semua keputusan ada di tanganmu, aku sebagai sahabat hanya bisa berdoa yang terbaik dan mendukung mu " ucap miraa


clara hanya mengangguk, clara bingung harus pulang atau tidak. satu sisi ia sangat merindukan putranya disisi lain Clara juga masih ingin bersama Angga walau hanya untuk beberapa hari


" sudah jangan terlalu banyak berfikir, sekarang istirahatlah " ucap Mira " aku keluar dulu kalau mau apa-apa panggil aku saja "ucapnya lalu menutup pintu kamar clara


" bun " ucap Angga langsung memeluk suci yang tengah membaca majala


" ada masalah di kantor nak? " tebak suci


" clara mau ninggalin aku lagi bun " ucap angga sambil terisak menahan tangisnya


" Clara menantu bunda, dimana dia nak? " ucap suci terkejut mendengarnya


" clara sudah tak mencintaiku lagi bun " ucap angga dengan tangisnya


" nak, bunda hanya bisa mendoakan mu. jodoh sudah ada yang mengatur, kamu harus berusaha jika ingin istrimu kembali " nasehatnya " sekarang pergilah mandi, tenangkan fikiranmu " ucapnya


Angga yang masih terisak berkalan gontai menuju kamarnya dan langsung membanting tubuhnya di kasur " apa kamu sudah mencintai pria lain raa " lirih Angga sambil menatap foto Clara


*


hari sudah malam Angga masih didalam kamarnya, suci mengetok pintunya beberapa kali tak ada sahutan dari Angga


" loh mana Angga bun? " ucap ridho

__ADS_1


" mungkin masih tidur yah, nanti setelah makan tolong ayah bangunkan " ucap suci sambil menghidangkan makanan untuk suaminya


setelah menghabiskan makan malamnya ridho langsung kekamar angga sedangkan suci membereskan piring


tok.....tok......tok.....


" Angga sudah malam bangun makan dulu nak " ucap ridho


pintunya terkunci dari dalam, ridho langsung mengambil kunci cadangannya dan langsung membukanya. terlihat Angga yang tak sadarkan diri dengan foto clara didekapnya


" ya allah, badan kamu panas banget nak "


" bun..... bundaa " teriak ridho


" ada apa yah? " tanya suci sambil ngos-ngosan karena berlari


" Angga pingsan dan badannya panas tolong telfon dokter " ucap ridho


" kita bawa ke RS aja yah, takut ada apa-apa " ucap suci yang melihat wajah pucat Angga


ridho langsung membopong Angga karena tubuhnya tak kuat kalau menggendong nya


Clara yang merasa bersalah mencoba menghubungi Angga tapi tak dijawab sedari tadi " aku akan kerumah besok mas, tolong maafkan aku " ucap clara


.


.


.


.


.


.


.


.


maaf yaa kalau cerita nya jelek dan ga nyambung author lagi kehabisan ide


jangan lupa like komen dan votenya

__ADS_1


see you😘😘😘😘


__ADS_2